7 Obat Alami Herpes agar Cepat Kering yang Bisa Coba di Rumah

- Lidah buaya memiliki sifat antiinflamasi dan menenangkan kulit, membantu luka herpes lebih cepat kering.
- Minyak kelapa mengandung asam laurat yang bersifat antibakteri dan antiviral, melembapkan kulit, serta membantu luka lebih cepat kering.
- Bawang putih, teh hitam, madu murni, kompres susu, dan minyak pohon teh juga dapat membantu meredakan gejala herpes serta mempercepat penyembuhan.
Herpes bisa muncul tiba-tiba dan bikin kulit terasa perih, panas, hingga tidak nyaman untuk beraktivitas. Walaupun umumnya tidak berbahaya, luka herpes yang basah atau melepuh sering membuat Mama ingin mencari cara cepat agar lekas kering.
Selain obat medis, ada beberapa bahan alami yang dapat membantu meredakan gejala dan mempercepat proses penyembuhan. Menariknya, sebagian besar bahan ini mudah ditemukan di rumah dan punya sifat antiviral, antiinflamasi, atau menenangkan kulit.
Dalam artikel ini, Popmama.com telah merangkum 7 obat alami herpes agar cepat kering yang bisa Mama coba di rumah. Yuk, simak dan temukan yang paling cocok untuk membantu meredakan keluhannya!
1. Lidah buaya

Melansir dari laman PubMed, Lidah buaya dikenal dengan sifat antiinflamasi dan menenangkan kulit, sehingga bisa membantu luka herpes lebih cepat kering. Gelnya dapat merangsang regenerasi sel dan mempercepat penyembuhan.
Temuan menunjukkan efek penghambatan yang signifikan dari gel lidah buaya 0,2-5% terhadap pertumbuhan HSV-1 pada lini sel Vero. Oleh karena itu, gel ini dapat menjadi pengobatan topikal yang bermanfaat untuk infeksi HSV-1 oral tanpa toksisitas yang signifikan.
Meski efektif sebagai obat alami, lidah buaya sebaiknya digunakan sebagai pelengkap, bukan pengganti pengobatan medis jika luka herpes sering muncul atau parah.
2. Minyak kelapa

Minyak kelapa mengandung asam laurat yang bersifat antibakteri dan antiviral ringan, sehingga bisa membantu menghambat virus Herpes simplex.
Selain efek antivirus, minyak kelapa juga melembapkan kulit. Mengoleskan tipis-tipis pada area luka herpes bisa menjaga kulit tetap lembut, mengurangi rasa perih atau gatal, dan membantu luka lebih cepat kering.
Meski begitu, minyak kelapa bisa jadi pilihan alami untuk Mama yang ingin meredakan gejala herpes di rumah. Kombinasi efek antivirus dan melembapkan kulit membuat luka terasa lebih nyaman dan proses penyembuhan terasa lebih cepat.
3. Bawang putih

Studi pada laman PubMed yang berjudul In vitro virucidal effects of Allium sativum (garlic) extract and compounds menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih dan senyawa aktifnya seperti Allicin dan Ajoene memiliki aktivitas virusid‑terhadap HSV‑1 dan HSV‑2.
Untuk mendapatkan manfaatnya, Mama bisa menghaluskan 1 siung bawang putih dan mencampurnya dengan sedikit minyak zaitun, lalu oleskan campuran ini pada luka herpes setidaknya 3 kali sehari.
Meski bermanfaat, bawang putih tetap sebaiknya dijadikan pelengkap alami, bukan pengganti pengobatan medis, terutama jika herpes sering kambuh atau parah.
4. Teh hitam

Kantong teh hitam mengandung tanin, senyawa alami dengan sifat astringen dan anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi pembengkakan dan rasa tidak nyaman akibat luka herpes.
Untuk mengobati luka herpes, seduh kantong teh hitam dalam air mendidih selama beberapa menit, lalu angkat dan biarkan dingin hingga suhu yang nyaman. Setelah dingin, tekan kantong teh lembap dengan lembut ke area yang sakit selama 5-10 menit.
Ulangi dua hingga tiga kali sehari untuk meredakan nyeri. Kantong teh sebaiknya hanya digunakan sekali dan dibuang setelah setiap penggunaan untuk mencegah kontaminasi bakteri.
5. Madu murni

Madu murni dikenal memiliki sifat antibakteri dan antiviral berkat kandungan hidrogen peroksida alami serta senyawa bioaktif lainnya. Melansir dari Healthline, beberapa penelitian juga menyebut madu dapat membantu meredakan peradangan dan mempercepat penyembuhan luka.
Mama bisa mengoleskan sedikit madu murni pada luka herpes sekitar 2-3 kali sehari. Teksturnya yang lembut membantu menenangkan kulit yang perih, sementara sifat antimikrobanya bekerja mendukung proses pemulihan.
Karena madu bersifat lengket, jaga kebersihan dan hindari mengontaminasi wadah. Hentikan penggunaan jika terjadi iritasi atau reaksi alergi.
6. Kompres susu

Susu mengandung imunoglobulin alami, yaitu protein yang membantu tubuh melawan infeksi dan mengurangi peradangan pada kulit.
Melansir dari Healthline, metode ini mirip dengan penggunaan mandi susu untuk eksim, karena efek menenangkan dan melembapkan dari susu dapat membantu meredakan iritasi.
Untuk membuat kompres susu, siapkan susu murni dingin dalam mangkuk bersih, lalu rendam kapas atau kain lembut di dalamnya. Tempelkan ke area herpes selama 5-10 menit, kemudian keringkan dengan menepuk-nepuk kulit menggunakan handuk bersih.
Pastikan Mama menggunakan susu segar setiap kali kompres untuk mencegah bakteri masuk ke luka terbuka, dan hindari metode ini jika Mama memiliki alergi atau sensitivitas terhadap susu.
7. Minyak pohon teh

Minyak esensial tea tree dikenal memiliki sifat antivirus dan antimikroba yang dapat membantu melawan virus penyebab herpes.
Namun, minyak ini harus diencerkan terlebih dahulu dengan minyak pembawa seperti minyak kelapa atau minyak zaitun agar tidak menyebabkan iritasi pada kulit.
Setelah diencerkan, oleskan tipis campuran tersebut ke area luka 1-2 kali sehari. Cara ini dapat membantu meredakan peradangan dan mendukung proses penyembuhan lebih cepat.
Itulah 7 obat alami yang dapat membantu luka herpes lebih cepat kering dan terasa lebih nyaman. Meski bahan-bahan ini cukup aman digunakan di rumah, tetap ingat bahwa pengobatan alami hanyalah pendukung, bukan pengganti obat medis.
Jika luka herpes sering kambuh, semakin parah, atau mengganggu aktivitas Mama, jangan ragu untuk berkonsultasi langsung dengan dokter. Semoga gejalanya cepat membaik, ya Ma!


















