Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

8 Olahraga yang Bikin Umur Lebih Panjang, Ada Jogging hingga Badminton

8 Olahraga yang Bikin Umur Lebih Panjang, Ada Jogging hingga Badminton
Unsplash/Dmitriy Ignatenko
  • Studi mengaitkan aktivitas fisik rutin dengan harapan hidup lebih panjang, mencakup olahraga sosial seperti badminton, sepak bola, dan tenis hingga latihan mandiri seperti joging, berenang, senam, serta kalistenik.
  • Tenis dilaporkan memiliki potensi tambahan usia tertinggi, hingga 9,7 tahun dengan sekitar 103 menit bermain per minggu; badminton dikaitkan hingga 6,2 tahun dan sepak bola 4,7 tahun.
  • Berbagai olahraga tersebut juga dikaitkan dengan manfaat kardiovaskular, kapasitas paru-paru, kekuatan tulang, pengelolaan berat badan, massa otot, dan penurunan risiko kematian atau penyakit jantung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Menjaga tubuh tetap aktif menjadi salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mendukung kesehatan hingga usia lanjut.

Tidak hanya membantu menjaga kebugaran, beberapa jenis olahraga juga dikaitkan dengan harapan hidup yang lebih panjang.

Menariknya, manfaat tersebut bisa diperoleh dari berbagai aktivitas, mulai dari olahraga yang dilakukan bersama orang lain hingga latihan sederhana yang memanfaatkan berat tubuh sendiri. 

Berikut Popmama.com telah merangkum sejumlah olahraga yang bikin umur lebih panjang. 

  1. 1. Badminton

    Badminton
    Pixabay/anncapictures

    Badminton ternyata berpotensi membantu memperpanjang usia lho, Ma. Para partisipan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Mayo Clinic Proceedings tahun 2018 terbukti berpotensi memiliki usia hingga 6,2 tahun lebih panjang dengan rata-rata waktu bermain sekitar satu setengah jam setiap minggunya.

    Berdasarkan studi yang diterbitkan dalam Journal of Sports Science, badminton juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Olahraga ini dapat membantu meningkatkan kapasitas paru-paru sekaligus mengoptimalkan kinerja jantung dan pembuluh darah.

    Karena manfaat tersebut, kapasitas VO2 max atau jumlah maksimum oksigen yang dapat digunakan tubuh ketika berolahraga cenderung mengalami peningkatan.

    Sementara itu, tekanan darah dan rata-rata detak jantung para partisipan juga dilaporkan mengalami penurunan yang cukup signifikan.

  2. 2. Sepak bola

    Sepak bola
    Pexels/Chris L

    Meluangkan waktu sekitar 184 menit setiap minggu untuk bermain sepak bola juga dikaitkan dengan usia yang lebih panjang. Para partisipan diketahui dapat hidup sekitar 4,7 tahun lebih lama dibandingkan mereka yang tidak aktif bergerak.

    Sepak bola termasuk olahraga yang cukup kompleks karena melibatkan koordinasi berbagai kelompok otot. Saat bermain, tubuh melakukan beragam gerakan seperti menendang, berlari, hingga melompat.

    Sebuah studi literatur yang diterbitkan dalam jurnal Biology of Sport menjelaskan bahwa sepak bola yang dilakukan setidaknya tiga kali dalam seminggu dapat membantu meningkatkan kinerja jantung dan pembuluh darah.

    Tak hanya itu, olahraga ini juga berpotensi membantu memperkuat tulang. Bermain sepak bola secara rutin dikaitkan dengan penurunan massa lemak, sehingga dapat menjadi salah satu pilihan aktivitas fisik yang menyenangkan untuk menjaga tubuh tetap bugar. 

  3. 3. Bersepeda

    Bersepeda
    Pexels/Pavel Danilyuk

    Bersepeda menjadi salah satu aktivitas yang semakin digemari. Bukan tanpa alasan, ketika masyarakat dianjurkan untuk lebih banyak beraktivitas di rumah, sepeda menjadi alternatif olahraga yang dipilih sebagai pengganti pergi ke pusat kebugaran. 

    Karena bisa dilakukan di area terbuka, bersepeda dinilai menjadi aktivitas yang lebih aman sekaligus menyenangkan. Selain menikmati manfaat olahraga, kamu juga bisa menghirup udara segar dan menjelajahi lingkungan sekitar. 

    Partisipan yang aktif bersepeda diketahui memiliki usia rata-rata 3,7 tahun lebih panjang. Penelitian yang dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine juga melaporkan bahwa bersepeda berpotensi menurunkan risiko kematian dari berbagai penyebab hingga 10 persen. 

  4. 4. Tenis

    Tenis
    Unsplash/Wilson Stratton

    Mereka yang rutin bermain tenis selama sekitar 103 menit setiap minggu dilaporkan memiliki usia hingga 9,7 tahun lebih panjang. Angka tersebut menjadikan tenis sebagai olahraga dengan efek longevity atau potensi memperpanjang usia paling tinggi dibandingkan beberapa jenis olahraga lainnya.

    Salah satu faktor yang diduga berperan adalah adanya interaksi sosial yang terjadi selama permainan tenis berlangsung. Hubungan interpersonal yang terjalin saat berolahraga ternyata juga dapat memberikan manfaat dari sisi psikologis. 

  5. 5. Joging

    Joging
    Freepik/tirachardz

    Ingin memiliki peluang untuk hidup sekitar 3,2 tahun lebih lama? Kamu bisa mencoba rutin melakukan joging setidaknya satu kali dalam seminggu. Aktivitas sederhana ini juga dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular hingga 30 persen. 

    Selain baik untuk kesehatan jantung, jurnal Medicine & Science in Sports & Exercise menemukan bahwa joging termasuk salah satu jenis olahraga yang efektif untuk membantu mempertahankan berat badan. Dibandingkan berjalan biasa, lari secara rutin dapat memberikan efek yang lebih besar dalam mendukung pengelolaan berat badan. 

  6. 6. Berenang

    Berenang
    Pexels/Ansey Photography

    Berenang kerap dikenal sebagai olahraga yang dipercaya efektif untuk membantu meningkatkan tinggi badan. Namun, manfaat olahraga air yang satu ini ternyata tidak hanya sampai di situ. 

    Melakukan aktivitas berenang secara rutin setidaknya satu jam dalam seminggu diketahui berpotensi memperpanjang usia hingga 3,4 tahun. Selain itu, berenang juga memberikan manfaat besar bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. 

    Orang rutin berenang dilaporkan memiliki risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah nyaris 50 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak berenang.

  7. 7. Senam

    Senam
    Pexels/Muhamad Guruh Budi Hartono

    Senam juga termasuk salah satu olahraga yang dapat mendukung harapan hidup lebih panjang. Jenis aktivitas aerobik ini dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin tetap aktif sambil mengikuti gerakan yang lebih terstruktur dan bervariasi.

    Dikutip dari Eating Well, melakukan senam sebagai bentuk olahraga aerobik berpotensi meningkatkan harapan hidup hingga 3,1 tahun dibandingkan dengan orang yang tidak melakukan aktivitas fisik tersebut.

  8. 8. Kalistenik

    Kalistenik
    Pexels/KoolShooters

    Kalistenik merupakan jenis latihan beban yang menggunakan berat tubuh sendiri sebagai sumber resistensi. Olahraga ini dapat dilakukan melalui berbagai gerakan, seperti push-up, squat, hingga pull-up, tanpa harus selalu menggunakan alat olahraga.

    Selain membantu meningkatkan massa otot, kalistenik juga dapat mendukung kerja metabolisme tubuh. Melakukan aktivitas ini selama sekitar satu setengah jam setiap minggu diketahui berpotensi memperpanjang usia hingga 3,2 tahun.

    Itu dia beberapa olahraga yang bikin umur lebih panjang. Ada olahraga yang kamu sukai nggak, nih? 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More