Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Oleh-Oleh Khas Bali untuk Perempuan, Ada Tas dan Kebaya
Magnific/magnific
  • Bali menawarkan oleh-oleh perempuan yang awet dan fungsional, seperti tas rotan buatan pengrajin lokal serta kain pantai rayon bermotif tropis yang dapat dipakai dalam berbagai cara.

  • Gelang tridatu merupakan cinderamata dengan makna religius Hindu Bali sehingga wisatawan perlu menghormati aturan pakainya, termasuk tidak mengenakannya di tangan kiri atau kaki.

  • Pilihan bernilai budaya mencakup kain tenun, perhiasan perak handmade dari Celuk, dan kebaya Bali; beberapa kain tenun memiliki fungsi sakral untuk upacara adat atau keagamaan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Enam pilihan oleh-oleh khas Bali untuk perempuan meliputi tas rotan, kain pantai, gelang tridatu, kain tenun, perhiasan perak, dan kebaya Bali.
  • Who?
    Perempuan yang berwisata ke Bali, termasuk ibu, saudara, dan teman perempuan, dapat menerima atau menggunakan pilihan cenderamata tersebut.
  • Where?
    Produk kerajinan dan busana ini berasal dari Bali; perhiasan perak antara lain dikenal dari Desa Celuk, Kabupaten Gianyar, sedangkan kain Rangrang berasal dari Nusa Penida.
  • When?
    Oleh-oleh dapat dibeli saat berkunjung ke Bali. Kebaya Bali umumnya dikenakan perempuan Bali ketika bersembahyang di pura, upacara adat, pernikahan, dan acara formal.
  • Why?
    Barang-barang tersebut dapat dijadikan buah tangan yang awet dan digunakan sehari-hari. Sejumlah produk juga memiliki nilai budaya dan religius dalam tradisi Hindu Bali.
  • How?
    Tas rotan dianyam manual oleh pengrajin lokal, kain tenun dibuat dengan benang pakan dan lungsi, sementara perhiasan perak dikerjakan handmade dengan ukiran khas Bali.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di Bali, kita bisa membawa pulang hadiah untuk perempuan, bukan cuma makanan. Ada tas rotan, kain pantai, gelang tridatu, kain tenun, perhiasan perak, dan kebaya. Tas dan perhiasan dibuat tangan oleh orang Bali. Gelang tridatu harus dipakai dengan hormat, tidak di tangan kiri atau kaki. Sekarang semua ini bisa dipilih untuk ibu, saudara, atau teman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kalau biasanya oleh-oleh identik dengan makanan, kali ini Mama bisa membawa pulang sesuatu yang lebih awet dan bisa dipakai sehari-hari.

Bali punya beragam pilihan oleh-oleh untuk perempuan, mulai dari tas buatan tangan hingga kebaya khas Bali.

Tak hanya bisa menjadi buah tangan untuk diri sendiri, pilihan oleh-oleh ini juga cocok diberikan kepada ibu, saudara, atau teman perempuan.

Apa saja oleh-olehnya? Yuk, simak daftar 6 oleh-oleh khas Bali untuk perempuan yang telah dirangkum Popmama.com berikut ini.

1. Tas rotan

Instagram.com/tas_rotan_yolabali

Kalau liburan ke Bali rasanya kurang jika tidak membeli salah satu oleh-oleh ikoniknya, yakni tas rotan.

Tas ini dibuat dari bahan alami seperti rotan atau tanaman ate yang dianyam secara manual oleh pengrajin lokal.

Bentuknya juga beragam, mulai dari bulat, setengah lingkaran, kotak, hingga tote bag. Warnanya cenderung kecokelatan alami karena melalui proses pengeringan dan pengasapan.

Tas rotan cocok dipadukan dengan pakaian santai atau busana bernuansa bohemian saat jalan-jalan.

2. Kain pantai

Shopee.co.id

Kain ini umumnya terbuat dari rayon yang ringan, lembut, dan adem, sehingga nyaman dipakai saat cuaca panas.

Motifnya pun identik dengan suasana tropis, seperti bunga, gambar alam, hingga lukisan tangan dengan warna-warna cerah.

Kain pantai biasanya dilengkapi rumbai di kedua ujungnya dan bisa digunakan sebagai sarung pantai, selendang, syal, outer, atau alas duduk di pasir.

Dengan banyaknya fungsi tersebut, kain pantai bisa jadi pilihan oleh-oleh yang cantik sekaligus berguna.

3. Gelang tridatu

Shopee.co.id

Gelang ini terdiri dari tiga benang berwarna merah, hitam, dan putih, yang melambangkan konsep Tri Murti dalam kepercayaan Hindu Bali.

Setiap warna memiliki makna tersendiri, yaitu merah untuk Dewa Brahma, hitam untuk Dewa Wisnu, dan putih untuk Dewa Siwa.

Gelang ini juga dipercaya sebagai simbol perlindungan sekaligus pengingat untuk menjaga pikiran, perkataan, dan perbuatan.

Kini, gelang Tridatu juga banyak digunakan wisatawan sebagai cinderamata. Namun, karena memiliki nilai religius bagi umat Hindu Bali, Mama harus tetap menghormati aturan pakainya, yakni tidak boleh dipakai di tangan kiri dan di kaki.

4. Kain tenun

Pinterest/tjutju

Kalau Mama ingin membawa pulang oleh-oleh yang lebih khas dan bernilai budaya, kain tenun Bali bisa menjadi pilihan.

Kain ini dibuat secara tradisional dengan teknik menenun benang pakan dan lungsi, menghasilkan motif serta corak yang beragam.

Ada beberapa jenis kain tenun Bali yang bisa dipilih, seperti kain Endek, Gringsing, Songket, Rangrang, Cepuk, hingga Poleng. Masing-masing punya karakteristik dan makna berbeda.

Kain Endek cocok untuk busana formal, sedangkan kain Rangrang dari Nusa Penida memiliki motif geometris dengan warna cerah yang lebih modern.

Beberapa kain seperti Gringsing dan motif tertentu pada Endek memiliki nilai sakral yang hanya digunakan dalam upacara adat atau keagamaan.

Mama bisa memilih jenis kain sesuai kebutuhan, ya.

5. Perhiasan perak

Instagram.com/perakbali_net

Perhiasan perak khas Bali merupakan kerajinan yang dibuat secara handmade dengan detail ukiran yang khas dan biasanya menggunakan perak berkadar 92,5 persen.

Salah satu sentra perhiasan perak yang terkenal adalah Desa Celuk, Gianyar. Di sini, Mama bisa menemukan berbagai pilihan seperti cincin, gelang, kalung, dan anting dengan motif yang terinspirasi dari flora, fauna, serta budaya Bali.

Oleh-oleh ini cocok untuk Mama yang ingin membawa pulang cenderamata khas Bali yang bisa digunakan dalam berbagai kesempatan.

6. Kebaya

Shopee.co.id

Kebaya khas Bali ini memiliki ciri khasnya, yakni penggunaan selendang atau senteng yang diikat di bagian pinggang. Selain itu, kebaya ini memiliki potongan pas badan dengan lengan panjang atau tiga perempat.

Kebaya Bali biasanya dipadukan dengan kain kamen, seperti endek, songket, atau batik, serta tersedia dalam berbagai bahan dan warna, termasuk brokat dengan warna-warna cerah.

Kebaya Bali umumnya dikenakan perempuan Bali saat bersembahyang ke pura, upacara adat, pernikahan, hingga acara formal.

Nah, itulah 6 oleh-oleh khas Bali untuk perempuan. Dari keenam pilihan tadi, mana yang paling cocok untuk ibu, saudara, atau teman perempuan Mama?

Curated For You

Editorial Team

Related Article