Rasanya tidak lengkap jika Mama berkunjung ke Semarang tanpa membawa oleh-oleh Wingko Babat.
Wingko babat adalah camilan tradisional Indonesia yang terbuat dari parutan kelapa, tepung ketan, dan gula merah.
Camilan ini terkenal dengan teksturnya yang kenyal dan rasa manisnya yang khas, sehingga menjadi salah satu favorit oleh-oleh khas Semarang yang diminati banyak orang.
Wingko babat memiliki tekstur kenyal yang unik, sedikit lengket, dan elastis lho Ma. Mama tidak perlu khawatir, karena wingko babat dapat bertahan hingga 14 hari setelah pembelian.
Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp 3.000 hingga Rp 125.000, tergantung pada ukuran dan kualitasnya.
Yuk, Ma kita borong 20 oleh-oleh khas Semarang ini!
Jastip Semarang apa saja? | Jastip (jasa titip) Semarang banyak menawarkan jajanan dan oleh-oleh khas seperti Lumpia Semarang, Bandeng Presto, Tahu Bakso, Tahu Petis, Wingko Babat, Moaci, Brownies/Kue kering viral (Chewys, Falala), dan Roti Sobek, sering kali dikirim dalam kemasan vakum atau frozen agar tetap segar, melayani berbagai permintaan seperti makanan berat legendaris (Babat Gongso, Soto) hingga jajanan kekinian, dan bisa dipesan lewat Instagram atau platform e-commerce dengan kurir khusus (Paxel) atau pengiriman biasa. |
Apa makanan khas dari daerah Semarang? | Makanan khas Semarang yang paling terkenal adalah Lumpia Semarang, namun masih banyak kuliner wajib coba lainnya seperti Tahu Gimbal, Wingko Babat, Bandeng Presto, Soto Semarang, Babat Gongso, Nasi Ayam Semarang, dan Mie Kopyok, yang menawarkan perpaduan rasa gurih, manis, dan unik khas kota ini. |
Apa yang identik dengan Semarang? | Semarang identik dengan julukan Kota Lumpia, Kota Atlas, Kota Jamu, dan Venetie van Java, serta destinasi bersejarah seperti Kota Lama dan Lawang Sewu, karena sejarahnya yang kaya sebagai pelabuhan penting, akulturasi budaya Tionghoa-Jawa, dan slogan "Aman, Tertib, Lancar, Asri, Sehat". |