Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

5 Penyebab Osteoporosis di Usia Muda, Kenali Faktornya sejak Awal!

5 Penyebab Osteoporosis di Usia Muda, Kenali Faktornya sejak Awal!
Freepik.com/Tirachard
Share Article

Osteoporosis adalah kondisi di mana tulang menjadi rapuh dan rentan patah. Meskipun erat kaitannya dengan efek samping dari penuaan, nyatanya osteoporosis juga dapat diderita oleh mereka yang masih berusia muda. 

Osteoporosis bukan hanya masalah yang diderita manula, melainkan juga tantangan bagi generasi muda yang berjuang menjaga kesehatan tulang mereka. Lantas, apa yang menyebabkan seseorang berusia muda terkena osteoporosis?

Berikut Popmama.com siap membahas lebih lanjut mengenai penyebab osteoporosis di usia muda

  1. 1. Efek samping dari obat-obatan

    Dok. Anlene
    Dok. Anlene

    Osteoporosis menyerang usia muda bisa terjadi karena efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi. Beberapa obat seperti kortikosteroid, antikonvulsan, atau obat-obatan lain untuk mengobati kondisi medis tertentu dapat menyebabkan penurunan kepadatan tulang jika digunakan dalam jangka panjang. 

    "Osteoporosis muda bisa terjadi karena obat-obatan yang dikonsumsi, kemudian memberikan efek samping pada kepadatan tulang," kata Dr. dr. Tirza Z Tamin, Sp.KFR, M.S. (K), FIPM (USG) selaku Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) saat di acara 'Jalin Silaturahmi, Perkuat Kesehatan Tulang & Sendi bersama Kolaborasi Anlene dan PEROSI' di Kantor Kecamatan Menteng, Kamis (4/4/2024).

  2. 2. Kurangnya asupan nutrisi yang tepat

    Popmama.com/Sania Chandra
    Popmama.com/Sania Chandra

    Kekurangan kalsium, vitamin D, dan nutrisi lainnya yang penting untuk kesehatan tulang dapat menyebabkan kepadatan tulang menurun di usia muda. 

    Selain itu, pola makan yang kurang sehat atau gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia sering kali berkaitan dengan risiko osteoporosis pada usia muda.

  3. 3. Kurangnya aktivitas fisik

    Freepik/pressfoto
    Freepik/pressfoto

    Ketika seseorang tidak terlibat dalam aktivitas fisik yang cukup, tulang cenderung kehilangan kepadatan karena kurangnya stimulus untuk pertumbuhan dan pemeliharaan tulang. 

    Hal tersebut dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh dan rentan terhadap fraktur atau patah lebih mudah, yang merupakan karakteristik osteoporosis. 

    Aktivitas fisik, terutama jenis latihan berat seperti berjalan kaki, jogging, bersepeda, atau latihan beban dapat merangsang pertumbuhan tulang sekaligus memperkuatnya. 

    Pasalnya, latihan-latihan tersebut dapat memberikan tekanan pada tulang. Sehingga, memicu proses pembentukan tulang baru dan menjaga kepadatan tulang yang optimal.

  4. 4. Kondisi medis tertentu

    Freepik.com/ijeab
    Freepik.com/ijeab

    Beberapa kondisi medis seperti gangguan hormonal, gangguan metabolisme, atau penyakit kronis tertentu dapat mempengaruhi kesehatan tulang di usia muda. 

    Misalnya, gangguan hormon seperti hipertiroidisme atau penyakit seperti lupus dapat meningkatkan risiko osteoporosis pada usia muda. Selain itu, penyakit autoimun juga bisa berujung pada gangguan tulang.

    "Penyakit autoimun dapat berujung pada gangguan tulang," ungkap Dr. dr. Tirza Z Tamin. 

  5. 5. Adanya faktor genetik dalam keluarga

    Freepik/Lifestylememory
    Freepik/Lifestylememory

    Faktor genetik dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan risiko seseorang terkena osteoporosis di  usia muda. Pada dasarnya, gen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepadatan dan kualitas tulang seseorang.

    Jika ada riwayat keluarga dengan osteoporosis atau gangguan tulang, maka risiko seseorang untuk terkena osteoporosis pada usia muda dapat lebih tinggi.

    Itu dia beberapa penyebab osteoporosis di usia muda. Meskipun faktor genetik dapat meningkatkan risiko, osteoporosis juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan gaya hidup. Jadi, jangan lupa jalankan gaya hidup sehat, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More