Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
5 Perbedaan dan Keuntungan Tabungan Emas, ANTAM hingga BSI
Pexels/Zlaťáky.cz
  • Tabungan emas kini makin populer karena harga emas naik dan bisa diakses digital lewat berbagai platform seperti ANTAM, Pegadaian, BSI, hingga bank konvensional.

  • Tiap platform punya sistem, biaya, dan fitur berbeda yakni mulai dari kepatuhan syariah BSI, keamanan brankas ANTAM, fleksibilitas Pegadaian, hingga integrasi aplikasi perbankan.

  • Emas digital memudahkan investasi terjangkau dan diversifikasi aset jangka panjang, namun pengguna perlu memahami mekanisme cetak fisik serta tujuan keuangan sebelum memindahkan dana.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Harga emas yang terus menunjukkan tren positif membuat tabungan emas semakin diminati masyarakat. Kini, menabung emas tidak lagi harus membeli logam mulia dalam bentuk fisik, karena berbagai platform perbankan dan lembaga keuangan telah menyediakan layanan emas digital yang bisa diakses dengan modal relatif terjangkau.

Meski sama-sama menawarkan investasi berbasis emas, setiap platform memiliki sistem pengelolaan, biaya, fitur, hingga mekanisme transaksi yang berbeda.

Ada yang dikelola langsung oleh produsen emas, ada pula yang bekerja sama dengan lembaga penyimpanan khusus, serta menawarkan pilihan layanan konvensional maupun syariah.

Agar tidak salah memilih, penting untuk memahami perbedaan dan keunggulan masing-masing layanan sebelum mulai menabung emas.

Berikut Popmama.com rangkum perbedaan dan keuntungan tabungan emas dari ANTAM, Pegadaian, BSI, hingga beberapa platform perbankan lainnya.

Tabel Perbandingan Tabungan Emas

Platform

Pengelola / Basis Transaksi

Prinsip Operasional

Minimal Pembelian

Biaya Penitipan / Admin (per Tahun)

BSI (BSI Emas Digital)

Mandiri (Bank Syariah)

Syariah (Akad Titipan/Wadiah)

Mulai 0,02 gram (± Rp25.000–Rp30.000)

Rp24.000/ tahun

BRANKAS ANTAM

PT ANTAM Tbk (Produsen)

Konvensional / Umum

Mulai 1 gram emas

Beragam (Rp100.000 - Rp300.000 tergantung limit gram)

Tring by Pegadaian

PT Pegadaian (BUMN)

Konvensional & Syariah

Mulai Rp10.000

Rp30.000/ tahun (Gratis 3 bulan pertama via aplikasi Tring)

BRI (Fitur di BRImo)

Kerja sama dengan Pegadaian

Konvensional & Syariah

Mulai Rp10.000

Rp30.000/ tahun

Bank Muamalat

Fokus pada Cicil Emas (Bukan Tabungan)

Murni Syariah (Akad Murabahah)

Tergantung harga logam mulia saat akad cicilan

Tidak ada biaya titip, tapi ada margin pembiayaan

CIMB Niaga (OCTO Mobile)

Kerja sama dengan Pegadaian

Konvensional

Mulai Rp80.000

Rp30.000/ tahun

1. Perbandingan keuntungan masing-masing platform

Pexels/Alesia Kozik

BSI (Bank Syariah Indonesia)

  • Keuntungan: Sangat menonjol dari sisi kepatuhan syariah (didukung fatwa DSN-MUI). Pengoperasiannya sangat praktis melalui aplikasi BYOND by BSI. Biaya admin tahunannya juga relatif lebih murah (Rp24.000/tahun) dibandingkan bank konvensional.

  • Fitur Tambahan: Saldo emas bisa digadaikan secara online (Gadai Emas via App) untuk mendapatkan dana tunai darurat tanpa kehilangan kepemilikan emas.

BRANKAS ANTAM (Berencana Aman Kelola Emas)

  • Keuntungan: Anda membeli emas langsung dari tangan pertama (produsen terbesar di Indonesia), sehingga harga spread (selisih jual-beli) biasanya jauh lebih kompetitif dibandingkan retail atau bank.

  • Fitur Tambahan: Keamanan sangat terjamin karena fisik emas langsung disimpan di brankas PT ANTAM. Proses cetak fisik menjadi LM ANTAM bersertifikat resmi jauh lebih cepat dan murah karena tanpa perantara.

Tring by Pegadaian

  • Keuntungan: Merupakan pionir tabungan emas digital dengan ekosistem terbesar di Indonesia. Pembelian sangat murah (mulai Rp10.000). Aplikasi Tring mempermudah nasabah baru dengan promosi bebas biaya administrasi di beberapa bulan pertama.

  • Fitur Tambahan: Saldo emas sangat fleksibel; bisa dicetak fisik (Antam/Ubs), dijadikan jaminan gadai, hingga ditransfer ke sesama pengguna Pegadaian.

BRI (Emas di BRImo)

  • Keuntungan: Integrasi penuh dalam satu ekosistem super-app BRImo. Anda tidak perlu mengunduh aplikasi tambahan jika sudah menjadi nasabah BRI. Saldo pembelian langsung mendebet rekening utama.

  • Fitur Tambahan: Karena berbasis infrastruktur Pegadaian, keamanan fisik emas terjamin penuh dan pencairan uang hasil penjualan (buyback) langsung masuk ke rekening BRI secara real-time.

Bank Muamalat (Solusi Emas Hijrah)

  • Perlu Diketahui: Muamalat lebih berfokus pada produk Cicil Emas, bukan tabungan emas (konsep pooling gramasi).

  • Keuntungan: Anda mengunci harga emas di awal akad menggunakan sistem cicilan tetap. Begitu cicilan lunas, emas fisik 100% menjadi milik Anda tanpa khawatir harganya naik di tengah jalan. Sangat cocok bagi yang ingin disiplin menaruh aset dalam bentuk fisik nyata di akhir periode.

CIMB Niaga (Emas di OCTO Mobile)

  • Keuntungan: Memberikan kemudahan bagi kalangan urban/profesional yang menggunakan aplikasi OCTO Mobile. Memungkinkan diversifikasi portofolio dalam satu genggaman (tabungan biasa, reksa dana, dan emas di satu tempat).

  • Fitur Tambahan: Minimal top-up dan pembukaan saldo diatur mulai dari Rp80.000. Saldo tercatat dalam gramasi dan konversi Rupiah secara transparan.

2. Setiap platform punya sistem dan biaya yang berbeda

Pexels/Alex P

Meski sama-sama menawarkan investasi emas digital, setiap platform memiliki mekanisme operasional yang berbeda. Ada yang dikelola langsung oleh produsen emas, ada pula yang bekerja sama dengan lembaga lain sebagai penyedia layanan penyimpanan dan transaksi.

Selain itu, calon nasabah juga perlu memperhatikan beberapa aspek seperti minimal pembelian, biaya administrasi atau penitipan tahunan, kemudahan mencetak emas fisik, hingga opsi pencairan dana.

Perbedaan fitur tersebut dapat memengaruhi kenyamanan pengguna dalam berinvestasi jangka panjang maupun menabung secara bertahap.

3. Emas digital tidak selalu berarti emas fisik langsung di tangan

Pexels/Michael Steinberg

Salah satu hal yang sering disalahpahami adalah anggapan bahwa tabungan emas sama dengan membeli emas fisik secara langsung.

Pada sebagian besar layanan tabungan emas, saldo yang dimiliki nasabah tercatat dalam bentuk gramasi dan disimpan oleh pihak pengelola hingga nasabah memilih untuk mencetaknya menjadi emas fisik.

Karena itu, penting untuk memahami ketentuan pencetakan emas, biaya cetak, serta minimal gram yang dapat dicairkan menjadi logam mulia. Beberapa platform juga menawarkan fasilitas tambahan seperti gadai emas, transfer saldo emas, hingga pencairan dana langsung ke rekening pengguna.

4. Tabungan emas bisa menjadi alternatif diversifikasi aset

Unsplash/Zlaťáky.cz

Di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, emas masih menjadi salah satu instrumen yang sering dipilih masyarakat untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang.

Berbeda dengan tabungan biasa yang nilainya tergerus inflasi, harga emas cenderung memiliki tren kenaikan dalam periode yang panjang meski tetap mengalami fluktuasi.

Kehadiran tabungan emas digital membuat masyarakat dapat mulai berinvestasi dengan nominal yang lebih terjangkau dibanding membeli emas fisik secara langsung.

Karena itu, banyak orang memanfaatkan tabungan emas sebagai bagian dari strategi diversifikasi aset, berdampingan dengan tabungan, deposito, reksa dana, maupun instrumen investasi lainnya.

5. Perhatikan tujuan keuangan sebelum memindahkan dana dari produk lain

Pexels/yun zhu (ilustrasi tabungan emas)

Sebelum memindahkan dana dari instrumen keuangan lain, termasuk produk proteksi atau investasi yang sudah dimiliki, penting untuk memahami terlebih dahulu tujuan keuangan yang ingin dicapai.

Setiap instrumen memiliki fungsi yang berbeda, misalnya ada yang berfokus pada perlindungan risiko, ada yang ditujukan untuk pertumbuhan nilai aset, dan ada pula yang menawarkan likuiditas tinggi.

Karena itu, keputusan mengalihkan dana ke tabungan emas sebaiknya dilakukan setelah mempertimbangkan kebutuhan jangka pendek, dana darurat, tujuan investasi, serta manfaat yang masih diperoleh dari produk sebelumnya.

Dengan begitu, pengelolaan keuangan dapat tetap seimbang dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.

Itulah tadi perbedaan dan keuntungan tabungan emas yang ada di Indonesia sejauh ini. Semoga membantu!

Editorial Team

Related Article