Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Jenis Stadium Ambeien dan Gejalanya yang Wajib Kamu Ketahui

4 Jenis Stadium Ambeien dan Gejalanya yang Wajib Kamu Ketahui
Wikimedia Commons/https://www.myupchar.com/en
Intinya Sih
  • Artikel menjelaskan empat stadium ambeien, mulai dari gejala ringan seperti bercak darah hingga kondisi berat dengan benjolan permanen yang menimbulkan nyeri ekstrem.
  • Setiap stadium memiliki ciri khas berbeda, dari ambeien internal tanpa rasa sakit hingga prolaps kronis yang tidak bisa dimasukkan kembali ke dalam anus.
  • Penyakit ini dapat memburuk bila diabaikan, sehingga penting mengenali gejalanya sejak awal dan segera mencari penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Siapa yang tidak merasa panik saat menemukan bercak darah setelah buang air besar? Apalagi jika ditambah dengan rasa mengganjal yang tidak nyaman di area duduk. 

Kondisi yang sering kita sebut sebagai ambeien atau wasir ini memang bisa menyerang siapa saja dan kapan saja, terutama kalau kamu punya kebiasaan duduk terlalu lama, kurang makan serat, atau sering mengejan terlalu keras saat di toilet.

Masalah terbesarnya adalah banyak orang yang membiarkannya hingga kondisinya memburuk karena enggan periksa. 

Agar tidak salah langkah dan berujung pada meja operasi, berikut Popmama.com membahas 4 jenis stadium ambeien dan gejalanya. Yuk, simak sampai habis!

Table of Content

1. Stadium 1

1. Stadium 1

Jenis Stadium Ambeien dan Gejalanya 2
Popmama.com/Muhammad Saddam Amtael Soerawijaya/AI

Perjalanan ambeien biasanya dimulai secara diam-diam. Pada tahap awal ini, kamu mungkin merasa semuanya baik-baik saja secara fisik dari luar. 

Mengutip dari Manhattan Gastroenterology, ambeien pada stadium ini sepenuhnya berada di dalam rektum (ambeien internal) dan tidak menonjol keluar sama sekali, bahkan saat kamu sedang mengejan sekuat tenaga. Karena posisinya yang ada di dalam, gejalanya sering kali terabaikan.

Berikut adalah beberapa gejala khas pada stadium 1:

  • Bercak darah merah terang: Ini adalah tanda paling umum. Kamu mungkin melihat sedikit darah segar menetes di kloset atau menempel pada tisu toilet setelah selesai buang air besar.
  • Tidak ada rasa sakit: Karena letaknya di bagian dalam rektum yang tidak memiliki banyak saraf perasa nyeri, stadium ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali.
  • Rasa gatal atau hangat ringan: Meski tidak sakit, kadang ada sensasi sedikit gatal atau rasa hangat di area dalam anus yang muncul sesekali.

2. Stadium 2

Jenis Stadium Ambeien dan Gejalanya 3
Popmama.com/Muhammad Saddam Amtael Soerawijaya/AI

Jika gaya hidup tidak diperbaiki dan stadium satu diabaikan, pembengkakan pembuluh darah ini akan melangkah ke babak berikutnya. 

Pada stadium dua, ambeien mulai berani "menampakkan diri". Dikutip dari Ernest Castro MD, benjolan ambeien akan terdorong keluar dari anus (prolaps) ketika ada tekanan ekstra, misalnya saat kamu sedang mengejan buang air besar. 

Namun, benjolan ini punya kemampuan untuk kembali masuk dengan sendirinya tanpa perlu disentuh.

Beberapa gejala yang akan kamu rasakan di stadium 2 meliputi:

  • Ada benjolan yang keluar-masuk: Kamu akan menyadari ada jaringan lunak yang keluar saat buang air besar, namun ajaibnya, benjolan itu menghilang saat kamu berdiri atau selesai mengejan.
  • Rasa tidak nyaman saat duduk: Mulai muncul sensasi mengganjal yang membuat posisi duduk terasa sedikit serba salah, terutama di permukaan yang keras.
  • Gatal dan iritasi yang meningkat: Area sekitar anus mulai terasa lebih gatal dari biasanya akibat gesekan ringan dan kelembapan.
  • Pendarahan yang masih berlanjut: Sama seperti stadium satu, bercak darah segar saat buang air besar masih sering terjadi.

3. Stadium 3

Jenis Stadium Ambeien dan Gejalanya 4
Popmama.com/Muhammad Saddam Amtael Soerawijaya/AI

Cerita akan terasa semakin mengganggu dan menyakitkan ketika wasir memasuki stadium tiga. Di tahap ini, benjolan tidak lagi malu-malu dan enggan untuk kembali ke tempat asalnya secara otomatis. Melansir dari Proctocure, jaringan pembuluh darah yang membengkak ini akan menonjol keluar secara permanen sehabis buang air besar, dan kamu harus menggunakan jarimu untuk mendorongnya masuk kembali ke dalam lubang anus.

Gejala pada stadium 3 sudah mulai mengganggu aktivitas, di antaranya:

  • Benjolan harus didorong masuk secara manual: Ini adalah ciri utama stadium tiga. Benjolan terasa cukup besar dan tidak bisa menyusut masuk secara otomatis tanpa bantuan dorongan jari.
  • Rasa sakit yang nyata: Berbeda dengan stadium awal, pembengkakan di tahap ini mulai menimbulkan rasa perih dan nyeri, terutama saat gesekan dengan pakaian dalam atau saat beraktivitas fisik.
  • Kesulitan menjaga kebersihan: Adanya benjolan yang sering menetap di luar membuat proses membersihkan area anus setelah buang air besar menjadi lebih sulit dan rentan terasa perih.
  • Lendir pada feses: Selain darah merah terang, kamu mungkin mulai menyadari adanya cairan lendir yang keluar dan membuat area bokong terasa lembap.

4. Stadium 4

Jenis Stadium Ambeien dan Gejalanya 5
Popmama.com/Muhammad Saddam Amtael Soerawijaya/AI

Ini adalah puncak dari perjalanan ambeien yang paling ditakuti. Jika sudah sampai di tahap ini, kualitas hidup harianmu pasti sangat terganggu. Dikutip dari Manhattan Gastroenterology, pada stadium empat, ukuran benjolan wasir sudah sangat besar, memblokir area anus, dan menetap di luar (prolaps kronis). 

Benjolan ini sama sekali tidak bisa lagi didorong masuk meskipun kamu sudah menekannya dengan lembut.

Gejala di stadium 4 ini membutuhkan penanganan medis segera:

  • Benjolan permanen di luar anus: Jaringan tampak membengkak seperti daging tumbuh berwarna kemerahan atau bahkan kebiruan di luar lubang anus.
  • Rasa nyeri yang ekstrem: Duduk, berjalan, bahkan berbaring bisa terasa sangat menyiksa. Rasa sakitnya konstan dan tajam.
  • Risiko trombosis (penggumpalan darah): Terkadang, suplai darah ke benjolan wasir bisa terputus (strangulasi) atau membentuk gumpalan darah. Ini akan memicu rasa sakit yang luar biasa dan pembengkakan parah.
  • Beresiko memicu anemia: Karena perdarahan bisa terjadi lebih sering dan lebih banyak akibat gesekan atau iritasi benjolan yang menetap di luar.

Nah, itulah pembahasan mengenai 4 jenis stadium ambeien dan gejalanya. Semoga bermanfaat!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias

Related Articles

See More