Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
4 Perbedaan Gado-Gado, Ketoprak dan Karedok
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI
  • Artikel membahas perbedaan utama antara gado-gado, ketoprak, dan karedok yang sering dianggap mirip karena sama-sama menggunakan saus kacang sebagai elemen utama.
  • Perbedaan mencakup cara pengolahan sayur, bahan utama, serta karakter saus kacang yang memberi cita rasa khas pada masing-masing hidangan tradisional Indonesia tersebut.
  • Gado-gado tampil lembut dan lengkap gizinya, ketoprak lebih padat dan gurih berkat kecap manisnya, sedangkan karedok segar dengan aroma kencur dan kemangi khas Sunda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Di balik siraman saus kacang yang kecokelatan dan gurih, tersimpan warisan kuliner yang memiliki karakter sangat kontras. Bagi mata yang belum terbiasa, ketiganya mungkin tampak serupa karena tumpukan bahan yang diguyur saus kacang.

Namun, bagi lidah seorang pencinta kuliner sejati, setiap suapan dari gado-gado, ketoprak, maupun karedok menawarkan pengalaman sensorik yang berbeda total.

Nah, Popmama.com telah merangkum 4 perbedaan gado-gado, ketoprak dan karedok. Yuk, simak rangkumannya berikut ini.

1. Kondisi sayuran

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Perbedaan paling mendasar yang menentukan tekstur di mulut adalah bagaimana sayuran tersebut diperlakukan.

Sayuran gado-gado bayam yang layu dengan pas, kacang panjang yang empuk, hingga labu siam yang lembut, semuanya telah direbus atau dikukus hingga matang sempurna namun tetap mempertahankan warnanya.

Sangat berbeda dengan ketoprak yang sangat minimalis, di mana sayuran seolah hanya menjadi pelengkap figuran berupa tauge yang disiram air panas sekilas agar tidak layu sepenuhnya.

Sementara itu, karedok semua sayurannya dipotong dalam keadaan mentah. Ini menciptakan sensasi "kriuk" yang riuh di dalam mulut, membawa kesegaran sari pati sayur yang masih asli ke permukaan lidah.

2. Bahan utama

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Jika kita membedah isi piringnya, kita akan memahami mengapa setiap hidangan memiliki waktu makan favoritnya sendiri.

Gado-gado sering dijuluki sebagai "Salad Indonesia" karena komposisinya yang sangat kaya akan nutrisi, ada protein dari telur rebus, tahu, dan tempe, serta serat yang melimpah dari aneka sayur.

Di sisi lain, ketoprak bahan utamanya didominasi oleh ketupat dan bihun yang padat, ditemani potongan tahu goreng yang hangat.

Sayuran hijau hampir tidak ditemukan di sini karena ketoprak memang dirancang untuk mengenyangkan dengan cepat.

Sedangkan karedok, meski juga dimakan dengan lontong, lebih menonjolkan jenis sayuran yang unik seperti terong gelatik hijau dan kacang panjang, memberikan tekstur yang lebih ringan namun tetap padat serat.

3. Saus kacang

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Saus kacang adalah jiwa dari ketiga hidangan ini, namun cara pembuatannya menciptakan spektrum rasa yang berbeda.

Saus pada gado-gado biasanya memiliki rasa yang halus dan konsisten karena kacangnya sudah digiling dan dimasak bersama santan atau air serta bumbu-bumbu dalam waktu lama.

Hasilnya adalah saus yang creamy, kental, dan cenderung manis gurih yang elegan. Berbanding terbalik dengan ketoprak, di mana sausnya adalah hasil ulekan dadakan yang sangat personal.

Aroma bawang putih mentah yang tajam akan langsung menyeruak, berpadu dengan siraman kecap manis yang melimpah, menciptakan rasa yang "berani" dan nendang.

Lalu ada karedok yang saus kacangnya punya aroma yang kuat berkat tambahan kencur dan terasi. Kencur memberikan sensasi hangat dan segar yang tidak akan ditemukan pada gado-gado maupun ketoprak.

4. Ciri khas

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Gado-gado menutup penampilannya dengan elegan menggunakan emping melinjo yang punya sedikit rasa pahit khas, sangat cocok untuk mengimbangi manisnya bumbu kacang.

Pada ketoprak, ciri khas yang paling menonjol adalah pemandangan kerupuk merah atau putih yang menumpuk tinggi hingga menutupi seluruh isian piring, memberikan sensasi makan yang meriah.

Terakhir, karedok memiliki karakter yang sangat harum berkat campuran daun kemangi yang ikut diaduk ke dalam bumbu.

Aroma herbal dari kemangi yang berpadu dengan kencur menciptakan rasa khas Sunda yang otentik, segar, ringan, dan aromatik.

Itulah 4 perbedaan gado-gado, ketoprak, dan karedok yang bukan sekadar masalah bahan atau cara mengulek bumbu.

Ketiganya adalah bukti betapa kreatifnya masyarakat Indonesia dalam mengolah sumber daya alam yang sederhana seperti kacang tanah dan sayur-mayur hingga menjadi hidangan kelas dunia dengan tingkatan rasa yang kompleks.

Memilih di antara ketiganya sering kali bergantung pada suasana hati dan selera Mama. Jadi, Mama suka yang mana nih?

Editorial Team