Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI
Gado-gado menutup penampilannya dengan elegan menggunakan emping melinjo yang punya sedikit rasa pahit khas, sangat cocok untuk mengimbangi manisnya bumbu kacang.
Pada ketoprak, ciri khas yang paling menonjol adalah pemandangan kerupuk merah atau putih yang menumpuk tinggi hingga menutupi seluruh isian piring, memberikan sensasi makan yang meriah.
Terakhir, karedok memiliki karakter yang sangat harum berkat campuran daun kemangi yang ikut diaduk ke dalam bumbu.
Aroma herbal dari kemangi yang berpadu dengan kencur menciptakan rasa khas Sunda yang otentik, segar, ringan, dan aromatik.
Itulah 4 perbedaan gado-gado, ketoprak, dan karedok yang bukan sekadar masalah bahan atau cara mengulek bumbu.
Ketiganya adalah bukti betapa kreatifnya masyarakat Indonesia dalam mengolah sumber daya alam yang sederhana seperti kacang tanah dan sayur-mayur hingga menjadi hidangan kelas dunia dengan tingkatan rasa yang kompleks.
Memilih di antara ketiganya sering kali bergantung pada suasana hati dan selera Mama. Jadi, Mama suka yang mana nih?