Perhatikan 5 Langkah Penting Sebelum Melakukan Olahraga Scuba Diving

Akhir tahun sebentar lagi, apakah Mama sedang merencanakan liburan keluarga dan ingin mencoba scuba diving di Wakatobi atau Raja Ampat?
Itu ide yang bagus, karena menikmati kekayaan alam bawah laut bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi anak-anak.
Tapi tahukah Ma?
Anak yang berusia di bawah 8 tahun tidak dapat ikut menyelam ke dalam laut. Sebab paru-paru anak balita belum sepenuhnya matang.Â
Selain itu anak pun harus mampu dan kuat melompat dari papan sambil membawa semua peralatan selamnya (tidak memiliki keterbatasan fisik yang dapat menghambat pergerakannya).
Terlebih lagi diving kegiatan menyelam dengan menggunakan peralatan selam lengkap seperti Fin, Mask, Tabung Osigen, dan lain sebagainya. Nah, jadi hanya si Kakak saja yang bisa ikut scuba diving ya Ma?Â
Berikut akan diulas apa saja sih persiapan yang harus dilakukan sebelum scuba (Self Contained Underwater Breathing Apparatus) diving? Cek yuk infonya di Popmama.com:
1. Berlatih di kolam renang

Pexels/Yulianto Poitier Biasanya anak-anak mengalami keraguan sebelum menyelam, itu karena ia belum mengantongi ilmu akan peraturannya. Sebagai langkah awal yaitu memberikan pengarahan akan cara dan aturan menyelam seperti isyarat tangan, cara memasang peralatan menyelam, serta prosedur menyelam dengan teman.
Sebelum menyelam di dasar laut, sebaiknya mulai dengan melatihnya di kolam renang biasa, baru kemudian mencobanya di lautan.
Jika sudah berada di bawah air, biasanya anak-anak lupa akan semua yang sudah diajarkan.
Minta anak untuk tetap fokus pada peraturan yang sudah Mama beritahu.
2. Gunakan peralatan yang tepat

Brgfx / Freepik Dalam menyelam, peralatan yang tepat ukurannya sangat menentukan kenyamanan dan keamanan penggunanya.
Jika anak serius menekuninya, jangan setengah-setengah mengeluarkan anggaran lebih untuk memilih peralatan yang terbaik untuk keamanan.
Peralatan yang bisa dipilih misalnya masker, kaki katak, tangki udara, dan pakaian khusus menyelam yang senyaman mungkin dikenakan.
Atau juga bisa mempertimbangkan untuk menyewa peralatan menyelam, tapi pastikan sesuai untuk ukuran anak-anak ya Ma?
3. Pilih instruktur

Pixabay/White77 Untuk mengajarkan menyelam, Mama pun dapat menggunakan jasa kursus menyelam yang menyediakan instruktur berpengalaman.
Pastikan memilih orang ahli di bidangnya, sabar dalam mengajar anak-anak, dan teliti untuk memastikan sang buah hati tetap aman dan nyaman saat menyelam.
Dampingi selalu saat mereka latihan dan sediakan waktu untuk mendengar keluh kesah maupun kesenangan yang baru saja dialami anak.
4. Dengarkan dan Ikuti Arahan dari Dive Master.

Freepik Seperti yang dibahas di atas, setelah menemukan instruktur yang tepat. Langkah selanjutnya maka Mama dan anak akan diberikan instruksi lengkap mengenai cara dasar menyelam.
Mulai dari cara menggunakan masker oksigen sampai cara melihat kadar oksigen di dalam tabungnya Ma.
Penjelasan akan sedikit panjang dan terdengar membosankan bagi anak-anak, namun sangat penting untuk disimak. Dengarkan dengan baik dan jangan malu untuk bertanya jika tidak mengerti dalam kenyamanan dalam penyelamanan.
5. Masukan ke permainan

Wavebreakmedia / Freepik Ma, ayo buat kegiatan scuba diving menyenangkan.
Untuk beberapa anak, menyelam di bawah air dapat menjadi pengalaman yang berbeda dan terkadang menakutkan.
Selain itu, latihan atau mendengarkan instruksi yang berulang-ulang dapat membuat mereka bosan dan tidak termotivasi.
Setelah mendapat ilmu mengenai dasar-dasar menyelam, seperti mask clearing, pemulihan regulator, dan dasar-dasar mengapung.
Nah, Mama bisa ambil langkah lain yaitu gabungkan beberapa games di sesi latihan.
Misalnya bermain meluncur di atas atau bawah air paling cepat atau minta anak untuk menyelam dan mengambilkan barang-barang yang sengaja Mama tempatkan di dasar kolam.
Sudah siap menyelam untuk menghabiskan liburan yang akan datang untuk menikmati pemandangan terumbu karang, ikan, biota lain secara langsung? Selamat bersenang-senang ya.
Baca juga:



















