Banyak yang tidak menyadari bahwa terdapat beberapa hal patut dihindari ketika membuat resolusi. Beberapa kesalahan sebaiknya dihindari agar resolusi mama lebih realistis dan dapat dicapai.
Hal pertama yang tidak boleh dilakukan adalah mengikuti resolusi teman tanpa menyadari kondisi diri sendiri. Pada dasarnya, tidak masalah untuk mendapatkan inspirasi dari resolusi orang lain.
Namun, penting untuk diingat bahwa setiap orang unik. Apa yang berhasil untuk seseorang tidak selalu berhasil untuk orang lain. Ketika Mama mempertimbangkan untuk mengikuti resolusi orang lain, pertimbangkan kondisi diri sendiri.
"Jangan mengikuti orang lain karena sebenarnya itu akan membuat kita jadi tidak mempunyai tujuan sendiri. Mengikuti resolusi orang lain juga akan lebih mudah menurunkan motivasi, motivasi jadi gampang hancur," jelas Anna Deasyana.
Lalu, hindari membuat resolusi tanpa tahu tujuan dan meremehkan proses pembuatan resolusi. Meskipun hasil akhir adalah tujuan utama, penting bagi kita untuk menikmati dan memahami proses pencapaian tujuan.
"Jangan meremehkan proses pembuatan resolusi dan proses pencapaiannya. Kita sering kali mudah meremehkan diri sendiri dengan berkata belum mencapai apa-apa. Padahal, kalau lihat ke belakang, sudah banyak hal-hal kecil yang kita lakukan demi mencapai resolusi tetapi kurang dinotice," kata Anna Deasyana.
"Jadi, mulai sekarang ayo perhatikan hal-hal kecil karena hal kecil itu bisa menjadi tenaga kita buat membangun resolusi. Kalau motivasi kita lagi turun, maka hal kecil tersebut bisa jadi pembangkit semangat buat menjalankan resolusi di sisa periode yang ada," pungkasnya.
Demikian ulasan mengenai cara tepat menyusun resolusi. Tidak ada jalan yang sempurna dalam meraih resolusi. Pasti ada tantangan tersendiri dalam meraihnya, sehingga penting untuk tidak meremehkan proses mencapai resolusi.
Jika sampai sekarang masih bingung menentukan tujuan hidupmu untuk tahun 2024, simak Popmama Talk edisi Januari:
PODCAST POPMAMA TALK EP.7 - Anna Deasyana, M. Psi., Psikolog - Amanasa Indonesia
Editor in Chief - Sandra Ratnasari
Senior Editor - Novy Agrina
Editor - Onic Metheany
Host - Wahyuni Sahara
Content Writer - Putri Syifa Nurfadilah, Sania Chandra Nurfitriana & Ninda Anisya
Internship - Dewi Hanifah
Social Media - Irma Erdiyanti & Hashifah Dzati
Design - Aristika Medinasari
Photographer - Krisnaji Iswandani
Videographer - Krisnaji Iswandani & Hari Firmanto
Stylist - Putri Syifa Nurfadilah
Makeup Artist - Putri Syifa Nurfadilah
Wardrobe - PWP (plat with pattero)