7 Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi saat Isolasi Mandiri

Selain membantu proses penyembuhan, makanan ini juga bagus untuk imunitas tubuh

21 Juli 2021

7 Makanan Sebaik Dikonsumsi saat Isolasi Mandiri
Unsplash/Pablo Merchán Montes

Perintah untuk menjalankan isolasi mandiri dikeluarkan oleh pemerintah untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

Selama menjalankannya, kita diminta untuk tetap di rumah, memakai masker, menghindari kontak dengan orang terdekat, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Tapi bukan hanya itu lho, Ma. Hal yang nggak kalah penting untuk diperhatikan dalam menjalankan isolasi mandiri yaitu, memastikan asupan gizi kita terpenuhi dengan baik.

Salah satunya dengan mengonsumsi berbagai makanan sehat, agar proses penyembuhan Covid-19 berlangsung lebih cepat.

Kali ini Popmama.com telah merangkum 7 makanan yang sebaiknya dikonsumsi saat isolasi mandiri.

1. Telur jaga sistem kekebalan tubuh tetap sehat

1. Telur jaga sistem kekebalan tubuh tetap sehat
Unsplash/Tamanna Rumee

Telur kaya akan vitamin, mineral, protein serta berbagai nutrisi lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh.

Dikutip dari Medical News Today, kandungan vitamin A, Vitamin B-12 , dan selenium di dalam telur adalah kunci untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap sehat.

Kandungan proteinnya juga berguna untuk membantu sintesis massa otot serta menambah energi tubuh. Jika sedang menjalankan isolasi mandiri, Mama bisa mengonsumsi telur agar tubuh tidak lemas.

Telur sebaiknya dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Tujuannya untuk menghilangkan bakteri jahat, sehingga telur aman untuk dimakan. Mama bisa memasak telur dengan cara direbus, digoreng atau dimasak orak-arik.

Tapi, perlu diingat bahwa kita tidak disarankan mengonsumsi telur setiap hari ya, Ma. Karena telur tinggi kandungan kolesterol.

2. Bayam membantu mendukung sistem kekebalan tubuh

2. Bayam membantu mendukung sistem kekebalan tubuh
Freepik/Racool_studio

Bayam banyak mengandung vitamin dan antioksidan. Dikutip dari Medical News Today, kandungan nutrisi bayam dapat membantu mendukung sistem kekebalan tubuh.

Seperti yang kita ketahui, virus corona dapat menyerang sistem pernapasan. Virus ini mengganggu sistem pernapasan, mulai dari yang ringan hingga menyebabkan infeksi berat pada paru-paru.

Mama sangat disarankan untuk mengonsumsi bayam saat menjalankan isolasi mandiri. Ini karena kandungan vitamin A pada bayam dapat membantu melindungi tubuh dari infeksi, serta menjaga sistem pernapasan tetap sehat.

Cara paling sehat untuk mengonsumsi bayam adalah memasakanya sesederhana mungkin agar kandungan nutrisinya tetap terjaga. Mama dapat mengolahnya menjadi  sup, salad atau smoothie.

Editors' Picks

3. Tahu banyak mengandung protein

3. Tahu banyak mengandung protein
Pexels/cottonbro

Menurut Data Komposisi Pangan Indonesia, Kementerian Kesehatan, tahu mengandung banyak nutrisi.

Dalam 100 gram tahu terdapat 80 kal energi, 4,7 gram lemak, 10,9 gram protein, 0,8 gram karbohidrat serta 0,1 gram serat.

Sebagai sumber nabati yang baik bagi tubuh, tak heran jika tahu menjadi salah satu makanan favorit orang Indonesia. Makanan yang terbuat dari kedelai ini juga mudah didapat dan harganya relatif murah.

Triyani, seorang ahli gizi mengatakan bahwa, pasien Covid-19 harus mengonsumsi lebih banyak protein. Nah, tahu bisa jadi salah satu pilihannya nih, Ma. Selain tinggi protein, tahu juga kaya akan zat besi dan magnesium yang bisa membantu tubuh agar tidak lemas saat menjalankan isolasi mandiri.

Tekstur tahu yang lembut menjadikannya mudah untuk diolah dengan berbagai cara. Mama bisa mengukusnya menjadi pepes, menumis, ataupun merebusnya dengan kuah bumbu alami.

4. Daging merah tinggi kandungan zat besi

4. Daging merah tinggi kandungan zat besi
Unsplash/Paras Kapoor

Selain protein nabati, protein yang berasal dari hewan juga diperlukan oleh tubuh. Protein hewani bisa Mama dapatkan dengan mengonsumsi daging merah. Daging merah selain kaya akan protein, juga tinggi kandungan zat besi.

Dikutip dari Medical News Today, tubuh membutuhkan mineral zat besi untuk membentuk hemoglobin dalam sel darah merah.

Zat besi juga punya manfaat lainnya lho, Ma. Diantaranya untuk  mengatasi anemia, meningkatkan imunitas, serta dapat membantu tubuh mengurangi rasa lelah.

Nah, buat Mama yang sedang menjalankan isolasi mandiri, beragam manfaat daging merah tersebut bisa membantu kita mendapatkan istirahat yang berkualitas.

Mama bisa coba mengolah daging merah dengan cara dipanggang menggunakan oven, atau merebusnya dengan menambahkan beberapa bumbu.

Jangan lupa untuk memperhatikan kualitas daging sebelum diolah ya, Ma. Agar nutrisi yang ada di dalamnya bisa diserap oleh tubuh secara maksimal.

5. Pisang ternyata punya banyak kandungan vitamin C lho

5. Pisang ternyata pu banyak kandungan vitamin C
Unsplash/Giorgio Trovato

Pisang adalah salah satu buah yang mudah ditemukan di pasaran. Banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh tubuh dengan mengonsumsi buah pisang.

Buah ini diyakini dapat memperkuat sistem imun tubuh. Ini karena kandungan vitamin C, serat serta anditoksidannya cukup tinggi.

Menurut Data Komposisi Pangan Indonesia, Kementerian Kesehatan, dalam 100 gram buah pisang segar terdapat 9 gram vitamin C, 108 kal energi, 1,0 gram protein, 24,3 gram karbohidrat serta 1,9 gram serat.

Mama bisa mengonsumsinya secara langsung maupun diolah menjadi jus atau smoothie.

Diharapkan dengan mengonsumsi buah pisang secara rutin, maka sistem imun akan meningkat dan proses penyembuhan bisa cepat terjadi.

6. Ubi dapat meningkatkan imunitas

6. Ubi dapat meningkatkan imunitas
Pexels/Ela Haney

Dikutip dari Medical News Today, dalam 124 gram ubi mengandung 12,8 gram vitamin C.

Seperti yang kita ketahui, vitamin C sangat berperan dalam meningkatkan sistem imun seseorang. Dengan sistem imun yang kuat, maka kemampuan tubuh untuk melawan penyakit juga akan meningkat.

Tak hanya vitamin C lho, Ma, kandungan antioksidan pada ubi juga memiliki sifat anti inflamasi yang bermanfaat untuk mengurangi peradangan atau infeksi dalam tubuh. Hal ini sangat baik untuk membantu proses penyembuhan.

Ubi dapat dikonsumsi dengan cara dipanggang, dikukus atau direbus hingga teksturnya menjadi lunak. Sebelum mengonsumsinya, Mama bisa menambahkan taburan keju dan susu diatasnya.

7. Oatmeal serat berguna sebagai probiotik

7. Oatmeal serat berguna sebagai probiotik
Pixabay/sunxiaoji

Seseorang yang sedang menjalankan isolasi mandiri membutuhkan makanan yang cukup baik dari segi jenis maupun jumlahnya. Mama bisa juga menambahkan outmeal ke dalam menu makanan selama 2 minggu menjalankan isolasi mandiri.

Makanan yang terbuat dari gandum ini mengandung serat yang tinggi. Dokter Dion Haryadi, dalam unggahan sosial medianya menuturkan bahwa, serat berguna sebagai probiotik. Probiotik adalah makanan untuk bakteri baik di usus kita. Dengan pencernaan yang baik, sistem imun dalam tubuh akan bekerja dengan optimal.

Oatmeal juga mengandung karbohidrat, protein, asam folat serta selenium. Nutrisi tersebut sangat dibutuhkan sebagai tambahan energi agar tubuh tidak lemas.

Mengonsumsi bersamaan dengan susu hangat adalah cara mengolah oatmeal yang paling mudah dan sehat.

Nah, itulah 7 makanan yang sebaiknya dikonsumsi saat isolasi mandiri.

Perlu diingat juga untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.