5 Fakta Mengenai Kista Coklat, Ini Dia Gejala yang Sering Dirasakan!

Waspadai bahaya kista coklat yang dapat mengancam kinerja organ reproduksi

6 Maret 2019

5 Fakta Mengenai Kista Coklat, Ini Dia Gejala Sering Dirasakan
Commons.wikimedia.org

Sebagai perempuan, saat mendengar kata kista pasti terasa menakutkan. Kista bisa muncul di mana saja, tapi yang paling sering terjadi pada perempuan adalah kista ovarium.

Kista yang terdapat pada ovarium atau indung telur ini ada berbagai variasi. Salah satunya yang paling sering terjadi adalah yang disebut dengan istilah kista coklat. 

Pernah dengar apa itu kista coklat?

Nah, agar mengetahui penyebab, gejala, pengobatan, pencegahan dan bahaya dari kista coklat, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa faktanya.

1. Apa itu kista coklat

1. Apa itu kista coklat
Flickr.com/ed uthman

Kista coklat adalah istilah lain dari kista endometriosis. Endometriosis adalah jaringan endrometrium (lapisan rahim) yang tumbuh di luar rahim. Normalnya, endometrium ini ada di dalam rahim perempuan. Jaringan tersebut juga mengalami proses penebalan dan luruh yang sama dengan siklus menstruasi. 

Tetapi, karena darah berada di luar rahim, akhirnya mengendap dan tak bisa keluar. Endapan tersebut beserta dengan jaringan di sekitarnya akan mengalami iritasi.

Lama-kelamaan, jaringan parut atau bekas iritasi pun terbentuk. Disebut kista coklat karena di dalamnya berisi penumpukan darah berwarna merah kecokelatan yang bisa pecah.

2. Penyebab terjadinya kista coklat

2. Penyebab terjadi kista coklat
Freepik

Ada beberapa beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya kista coklat pada perempuan.

Berikut diantaranya:

  • Menstruasi retrograde

Merupakan kondisi di mana ketika waktu menstruasi, beberapa jaringan endometrium tidak akan keluar melalui vagina namun mengalir ke belakang, keluar melalui tuba falopi dan masuk ke perut.

Jaringan ini lalu menempel pada organ di pelvis dan berkembang.

  • Genetik

Beberapa penilitan mengatakan bahwa kista coklat bisa diturunkan ke generasi baru melalui gen dari anggota keluarga.

Beberapa keluarga rentan terhadap kista coklat namun penyebabnya masih belum jelas.

  • Persebaran melalui aliran limfa atau sirkulasi darah

Jaringan kista coklat juga entah bagaimana berjalan ke seluruh tubuh melalui aliran limfa atau sirkulasi darah.

Teori ini digunakan untuk menjelaskan beberapa kasus kista coklat dapat ditemukan di mata atau otak.  

  • Gangguan imun

Beberapa perempuan, sistem imun mereka tidak mampu menghancurkan kista coklat. Banyak perempuan dengan kista coklat mengalami penurunan imunitas.

Namun ini masih belum pasti apakah sistem imun lemah menghasilkan kista coklat atau kista coklat membuat sistem imun melemah. 

  • Lingkungan

Ada racun tertentu yang mengakibatkan kista coklat yaitu dioxin. Pada hewan yang terpapar dioxin dalam kadar tinggi akan mengalami kista coklat. Namun penelitian ini masih belum terbukti pada manusia.

Editors' Picks

3. Gejala terjadinya kista coklat

3. Gejala terjadi kista coklat
medimetry.com

Saat perempuan mengalami kista coklat, ada beberapa hal yang akan ia rasakan sebelumnya. 

Gejala yang sering diderita oleh penderita kista coklat antara lain:

  • Nyeri menstrasi yang tidak bisa pulih dengan obat anti nyeri
  • Gangguan menstruasi seperti siklus memendek, tidak terjadi menstruasi, perdarahan banyak
  • Nyeri pinggul
  • Dyspareunia (nyeri saat berhubungan seksual)
  • Kelelahan
  • Depresi

4. Bahaya kista coklat bagi perempuan

4. Bahaya kista coklat bagi perempuan
flickr.com/bc the path

Saat mengidap kista coklat, seseorang akan mengalami beberapa ancaman bahaya, antara lain:

Masalah fertilitas

Bahaya utama kista coklat ialah masalah kehamilan. Sekitar sepertiga perempuan dengan kista coklat mengalami gangguan fertilitas.

Kista coklat mampu merusak tuba falopi atau ovarium. Tuba falopi sendiri tempat terjadinya pertemuan antara sperma dan ovum.

Ovarium sendiri adalah tempat memproduksi ovum. Kerusakan dua struktur ini akan membuat fertilisasi tidak terjadi.

Namun, sekitar 70 persen perempuan dengan kista coklat ringan dan sedang bisa hamil tanpa pengobatan.

Biasanya dokter akan menyarankan untuk tidak menunda kehamilan sebelum kondisi kista coklat semakin memburuk.

Obat tidak akan meningkatkan fertilitas, operasi untuk membuang jaringan kista coklatlah yang akan membantu, namun tidak memberikan garansi akan membantu kehamilan.

Cara lain ialah melalui invitro, namun perempuan dengan kista coklat akan memiliki kemungkinan lebih kecil hamil dibangingkan perempuan bisa. 

Perubahan hormonal

Kista coklat mampu mampu mengubah struktur kimia hormon di cairan yang mengelilingi organ pada rangan perut.

Perubahan hormon ini akan mengakibatkan gangguan menstruasi bahkan mencegah kehamilan.

Adhesi

Bahaya lainnya ialah terjadinya adhesi.

Adhesi atau perlengketan ialah area lengket dari kista coklat yang akan bergabung dengan organ lain sehingga bisa mengganggu atau merusak sel dari organ lain umunya organ yang berada di ruangan pelvis, namun bisa juga ke organ jauh.

Organ yang sering mengalami adhesi dari kista coklat ialah ovarium, kantung kemih, ruangan douglas, dan usus. 

Terapi yang dilakukan untuk menghilangkan adhesi ialah dengan operasi, tetapi akan kembali lagi apabila kista coklat terjadi kembali.

Kista ovarium

Kista ovarium atau endometrioma ovarium ialah kondisi ketika kista berisi cairan, biasanya darah, pada ovarium akan mengalami pembesaran dan akan menyakitkan.

Terapinya sama seperti adhesi, yaitu dengan operasi, namun akan embali lagi apabila kista coklat kembali.  

Komplikasi operasi

Operasi merupakan salah satu cara untuk menghilangkan ialah operasi, namun operasi memiliki beberapa komplikasi.

Komplikasi yang umum ialah infeksi, perdarahan ringan, memar pada area luka. Biasanya tidak terlalu berat.

Komplikasi yang jarang dan memiliki efek yang lebih serius ialah:

  • Kerusakan organ, seperti adanya lubang yang muncul akibat mengambil kista coklat yang terlalu dalam pada organ uterus, kantung kemih atau usus.
  • Perdarahan berat pada organ-organ di perut
  • Jendolan darah pada kaki atau paru-paru

Gangguan kantung kemih dan usus

Kista coklat yang mengenai kantung kemih dan usus akan sulit diterapi dan mungkin membutuhkan operasi major.

Misalnya, operasi kista coklat pada kantung kemih membutuhkan untuk memotong bagian darri kantung kemih dan membutuhkan kateter untuk berkemih beberapa hari setelah operasi.

Pada beberapa kasus membutuhkan kantung untuk berkih yang dibuat di perut berbentuk lubang kecil, nama lainnya urostomy, biasanya hanya sementara.

Begitu pula operasi kista coklat pada usus akan membuat bagian dari usus harus dipotong dan beberapa memerlukan colostomy, seperti urostomy, berupa kantung yang akan dibuat untuk menampung feses, dibuat lubang pada permukaan perut.

Kanker ovarium

Kanker ovarium terjadi lebih tinggi daripada ekspektasi pada perempuan dengan kista coklat. Tapi risiko menjadi kanker relatif rendah.

Walaupun jarang, ada tipe kanker, endometriosis-associated adenocarcinoma, dapat berkembang kemudian pada perempuan yang pernah menderita kista coklat.

Umumnya kanker ovarium pada penderita yang pernah mengalami kista coklat terjadi pada umur di atas 60 tahun. 

5. Cara mencegah dan mengobati kista coklat

5. Cara mencegah mengobati kista coklat
Freepik/Senivpetro

Upaya pencegahan kista coklat belum ada rekomendasi yang universal karena penyebabnya masih belum dipahami secara mendalam, masih hanya sekedar hipotesis.

Oleh karena itu, perempuan umur produktif dituntut untuk aktif memperhatikan tubuh dan kesehatan reproduksi mereka.

Dipercaya penggunaan KB hormonal jangka panjang akan mencegah kista coklat menjadi lebih buruk.

Namun, sebagai langkah awal, kamu bisa melakukan beberapa tips berikut:

  • Perbanyak makanan yang kaya antioksidan
  • Hindari makanan yang diproses, makanan yang mengandung gluten, dan makanan berlemak
  • Kompres perut yang nyeri dengan air hangat
  • Rajin berolahraga
  • Kurangi stres yang berlebihan

Nah, itulah beberapa fakta penting mengenai kista coklat yang sering dialami oleh perempuan.

Sebelum terjadi, ada baiknya kita senantiasa menjaga kesehatan dengan memperbaiki pola hidup agar lebih baik lagi.

Baca juga: