Tanda terakhir ini berkaitan dengan jalur pembuluh darah, yang bertugas membawa oksigen dan nutrisi ke ujung kaki.
Penjelasan medis dari Mayo Clinic menyatakan bahwa massa tumor dapat menekan pembuluh darah arteri atau vena utama di panggul yang mengatur sirkulasi keluar-masuknya darah ke area kaki.
Jika aliran darah bersih (arteri) terhambat, telapak kaki akan terlihat pucat pasi dan terasa dingin saat disentuh karena kekurangan asupan oksigen yang disebut iskemia.
Sebaliknya, jika yang terhambat adalah aliran darah balik (vena), kaki akan tampak kebiruan, gelap, atau kemerahan yang tidak wajar karena darah "kotor" terjebak di area kaki dan tidak bisa mengalir lancar kembali ke jantung.
Selain perubahan warna, kulit di telapak kaki mungkin akan terasa lebih tipis atau rapuh akibat kurangnya nutrisi yang dibawa oleh darah secara sistemik.
Sinyal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan kanker telah menghalangi jalur-jalur vital transportasi darah di dalam rongga perut dan panggul Mama.
Perubahan pada telapak kaki dapat menjadi pengingat bahwa gejala kanker serviks tidak selalu muncul di area reproduksi saja. Mengenali sinyal tubuh sejak dini membantu Mama lebih waspada terhadap perubahan yang terasa tidak biasa.
Itulah pembahasan 5 tanda kanker serviks dari telapak kaki. Dengan meningkatkan kesadaran dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, risiko keterlambatan diagnosis bisa ditekan sejak awal. Semoga bermanfaat.