12 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin B, Ternyata Kesemutan Termasuk

- Kekurangan vitamin B dapat menyebabkan kelelahan dan lemah
- Gangguan pencernaan seperti mual, muntah, atau diare bisa menjadi tanda kekurangan vitamin B
- Kekurangan vitamin B juga dapat memengaruhi nafsu makan, berat badan, kesehatan mulut, kulit, saraf, penglihatan, otak, dan emosi
Vitamin B adalah kelompok vitamin penting yang membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi, menjaga kesehatan saraf, kulit, rambut, serta mendukung produksi sel darah merah. Kekurangan vitamin ini bisa memengaruhi hampir seluruh fungsi tubuh.
Kelompok vitamin B atau B‑kompleks terdiri dari delapan jenis vitamin esensial seperti B1 (tiamin), B2 (riboflavin), B3 (niasin), B5 (asam pantotenat), B6 (piridoksin), B7 (biotin), B9 (asam folat), dan B12 (kobalamin).
Melansir dari laman Healthdirect, semua vitamin B larut dalam air, yang berarti tubuh tidak bisa menyimpannya dalam jumlah besar. Oleh karena itu, makanan yang mengandung vitamin B harus dikonsumsi secara teratur.
Sayangnya, gejala kekurangan vitamin B sering muncul perlahan dan mudah diabaikan. Penting bagi Mama untuk mengenali tanda-tanda tubuh kekurangan vitamin B sejak dini, berikut Popmama.com rangkum tanda-tandanya.
1. Merasa sangat lelah atau lemah

Kekurangan B1, B2, B3, B5, B6, B12 bisa menurunkan energi tubuh karena metabolisme makanan terganggu. Mama bisa cepat merasa lelah dan tubuh terasa lemah meski aktivitas ringan.
Kelelahan ini biasanya tidak hilang walau Mama sudah cukup tidur. Bahkan aktivitas ringan, seperti naik tangga atau berjalan sebentar, bisa terasa lebih berat dari biasanya.
Selain itu, produksi sel darah merah menjadi terganggu. Sel darah merah yang sehat penting untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh, dan ketika jumlahnya menurun, organ-organ tubuh menerima lebih sedikit oksigen, sehingga menambah rasa lelah.
2. Mengalami mual, muntah, atau diare

Tubuh yang kekurangan vitamin B1, B3, B6, B9 sering mengalami gangguan pencernaan. Mama bisa merasa mual atau tidak nyaman setelah makan.
Beberapa orang bahkan mengalami muntah karena sistem pencernaan tidak bekerja optimal. Kondisi ini membuat makanan sulit dicerna dengan baik.
Selain itu, diare kadang muncul karena tubuh kesulitan menyerap nutrisi penting. Jika gejala ini terjadi berulang, bisa menjadi tanda awal kekurangan vitamin B yang perlu diperhatikan.
3. Tidak merasa lapar seperti biasanya

Tubuh yang kekurangan vitamin B1, B3, B6 bisa kehilangan sinyal lapar normal. Mama mungkin tidak menyadari kapan tubuh benar-benar membutuhkan energi karena rasa lapar tidak muncul seperti biasanya.
Akibatnya, Mama bisa merasa tidak tertarik makan meski sudah waktunya makan. Makanan yang biasanya menggugah selera pun terasa kurang menarik atau hambar.
Kondisi ini bisa menurunkan asupan kalori dan nutrisi penting. Jika terus berlangsung, tubuh menjadi lemah, energi berkurang, dan gejala kekurangan vitamin B lainnya bisa muncul lebih cepat.
4. Penurunan berat badan

Penurunan berat badan bisa terjadi karena nafsu makan menurun. Mama mungkin tidak menyadari perubahan ini karena berat badan turun perlahan tanpa alasan yang jelas.
Metabolisme juga bisa terganggu, sehingga energi yang dibakar tubuh lebih lambat. Akibatnya, tubuh terasa lemah dan penurunan berat badan bisa lebih terlihat meski aktivitas normal tetap dilakukan.
Jika kondisi ini berlangsung lama, dampaknya bisa memengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Tubuh menjadi lebih rentan terhadap penyakit, dan gejala kekurangan vitamin B1, B3, B6, B12.
5. Sariawan di lidah

Kesehatan mulut dan lidah sangat dipengaruhi oleh vitamin B2, B3, B6, B12, B9. Kekurangan vitamin ini bisa membuat lidah terasa panas atau muncul sariawan yang mengganggu.
Gejala sariawan sering muncul bersamaan dengan rasa tidak nyaman saat makan atau minum. Mama mungkin merasa pedih atau sensasi terbakar di mulut.
Jika dibiarkan, gejala ini bisa terus muncul dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Perhatikan pola makan dan asupan vitamin B agar mulut tetap sehat dan nyaman.
6. Kulit pucat

Kurangnya vitamin B12 dan B9 dapat memengaruhi produksi sel darah merah. Sel darah merah yang sehat penting untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk kulit.
Akibatnya, kulit bisa terlihat pucat atau agak kekuningan. Perubahan warna ini kadang sulit disadari, tapi bisa menjadi tanda awal kekurangan vitamin B.
Mama mungkin juga merasa kulit tampak kurang segar dan lelah. Memperhatikan pola makan dan asupan vitamin B penting untuk menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.
7. Kesemutan di tangan dan kaki

Kekurangan vitamin B1, B6, B12 bisa mengganggu fungsi saraf. Saraf yang tidak sehat membuat sinyal dari otak ke tubuh terganggu, sehingga muncul sensasi aneh di tangan dan kaki.
Mama mungkin merasakan kesemutan, kebas, atau seperti “ditusuk-tusuk” pada tangan dan kaki. Sensasi ini bisa datang dan pergi atau terasa terus-menerus.
Jika dibiarkan terlalu lama, sensasi ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti berjalan, menulis, atau melakukan pekerjaan rumah. Penting untuk memperhatikan gejala ini sejak awal.
8. Masalah penglihatan

Gangguan saraf akibat kekurangan vitamin B2 dan B12 juga bisa memengaruhi mata. Saraf yang terganggu membuat penglihatan menjadi tidak optimal.
Mama mungkin mulai merasakan penglihatan kabur, sulit fokus, atau mata cepat lelah saat melihat. Gejala ini bisa muncul secara perlahan dan sering tidak disadari pada awalnya.
Jika dibiarkan, masalah penglihatan bisa semakin mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti membaca, menulis, atau bekerja di depan layar. Memperhatikan asupan vitamin B penting untuk menjaga kesehatan mata.
9. Kesulitan mengingat atau mudah bingung

Kekurangan vitamin B1, B6, B12, B9 bisa mengganggu fungsi otak. Sel-sel saraf tidak bekerja optimal, sehingga kemampuan berpikir dan mengingat menurun.
Tiba-tiba hal-hal sederhana terasa membingungkan, atau Mama merasa harus berpikir dua kali untuk melakukan rutinitas yang biasanya mudah. Otak seperti bekerja lebih lambat dan mudah “blank”.
Selain itu, perhatian dan konsentrasi juga bisa menurun. Hal ini membuat pekerjaan, belajar, atau mengurus rumah terasa lebih sulit dari biasanya.
10. Kesulitan berjalan atau berbicara seperti biasa

Koordinasi tubuh bisa terganggu jika tubuh kekurangan vitamin B1, B6, B12. Saraf yang kurang nutrisi membuat sinyal dari otak ke otot tidak berjalan optimal.
Dalam kasus yang lebih parah, Mama mungkin mengalami kesulitan berjalan dengan stabil atau berbicara seperti biasa. Aktivitas sederhana seperti menapaki tangga atau mengucapkan kata-kata bisa terasa menantang.
Kondisi ini menandakan bahwa kekurangan vitamin B12 sudah mulai memengaruhi sistem saraf secara serius. Penanganan sejak awal penting agar gejala tidak semakin parah.
11. Merasa tertekan

Kekurangan vitamin B6, B12, B9 bisa memengaruhi neurotransmitter yang mengatur suasana hati. Hal ini membuat otak kesulitan menjaga keseimbangan emosi.
Mama mungkin lebih sering merasa sedih, tertekan, atau kehilangan semangat tanpa alasan jelas. Perubahan ini bisa muncul perlahan sehingga kadang tidak disadari.
Jika dibiarkan, suasana hati yang buruk bisa memengaruhi interaksi sehari-hari dan produktivitas. Memperhatikan asupan vitamin B12 bisa membantu mengurangi gejala ini.
12. Mudah tersinggung

Perubahan hormon dan saraf akibat kekurangan vitamin B6, B12, B9 membuat emosi menjadi lebih sensitif. Otak dan tubuh kesulitan mengatur reaksi terhadap stres atau situasi sehari-hari.
Mama bisa lebih mudah marah, tersinggung, atau merasa cepat frustrasi dibanding biasanya. Perubahan ini bisa muncul secara tiba-tiba atau perlahan, membuat diri sendiri pun terkadang bingung.
Kondisi ini juga bisa memengaruhi interaksi dengan orang sekitar, baik keluarga maupun teman. Menjaga asupan vitamin B12 penting untuk membantu menstabilkan suasana hati.
Itulah 12 tanda tubuh kekurangan vitamin B yang penting untuk diperhatikan.


















