Perjuangan Chelsea Olivia Obati Masalah Rahimnya, Jalani Operasi

- Chelsea Olivia mengungkap perjuangannya menghadapi masalah rahim yang bermula dari nyeri menstruasi hebat hingga pendarahan berkepanjangan selama dua bulan tanpa hasil diagnosis jelas di Indonesia.
- Setelah berbagai pemeriksaan menunjukkan hasil normal, Chelsea akhirnya mencari second opinion ke Malaysia dan menjalani empat tindakan medis termasuk hysteroscopy serta D&C untuk menangani kondisinya.
- Saat ini dalam masa pemulihan, Chelsea menekankan pentingnya deteksi dini, pemeriksaan rutin, dan keberanian perempuan untuk mencari second opinion demi menjaga kesehatan reproduksi mereka.
Chelsea Olivia baru-baru ini Mama dari dua anak yang selalu terlihat bugar ini baru saja membagikan kabar mengejutkan mengenai kondisi kesehatannya.
Melalui Instagram Story, Chelsea menceritakan "drama" medis yang bermula dari menstruasi yang tidak biasa hingga akhirnya ia harus terbang ke Malaysia untuk menjalani serangkaian operasi.
Kisah Chelsea ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa sinyal dari tubuh tidak boleh diabaikan.
Berikut Popmama.com rangkum perjuangan Chelsea Olivia obati masalah rahimnya sampai operasi ke Malaysia.
1. Alarm awal: Sakit menstruasi yang "luar biasa"

Semua bermula di bulan Januari 2026 ini, Chelsea baru saja mendarat di tanah air setelah berlibur dari Jepang. Saat itu ia sedang datang bulan dan merasakan ada yang sangat berbeda dari biasanya.
Rasa sakit yang muncul jauh lebih intens dari kram haid normal.
"Rasanya berbeda dari biasanya karena lebih sakit dan kramnya jauh lebih kuat. Awalnya aku pikir wajar, mungkin aku karena kecapekan setelah liburan," ungkap Chelsea dalam unggahan Instagramnya.
2. Pendarahan tanpa henti selama dua bulan

Bukan sekadar kram, ternyata pendarahan yang dialami Chelsea tidak kunjung berhenti. Dari hitungan hari, minggu, hingga akhirnya menyentuh angka dua bulan. Kondisi ini membuat tubuhnya sangat lemas karena kehilangan banyak darah dan harus terus mengonsumsi obat-obatan.
"Tapi ternyata (pendarahan) tidak berhenti. Sudah 10 hari, lalu 2 minggu hingga memasuki 2 bulan, aku masih terus berdarah," tulis istri Glenn Alinskie ini.
3. Anehnya, hasil cek di rumah sakit terlihat normal

Ini adalah fase yang paling membuat frustasi. Chelsea sudah mengunjungi beberapa dokter spesialis kandungan (obgyn) di Indonesia sampai melakukan cek darah lengkap hingga pemeriksaan internal, namun dokter menyatakan rahimnya dalam kondisi sehat, tidak ada kista, maupun miom.
"Pertanyaannya adalah kenapa? Sudah ada 4 macam obat dan 3 dokter tapi tidak juga berhenti. Aktifitas jadi sulit karena kondisi tidak bisa dipastikan, kadang baik kadang tidak," jelas Chelsea.
4. Perubahan fisik yang drastis dan menyakitkan

Selain pendarahan, ketidakseimbangan hormon dan efek obat-obatan mulai menyerang fisik Chelsea secara nyata. Wajahnya membengkak, suasana hati berantakan, hingga perutnya membesar yang membuatnya terlihat seperti sedang mengandung kembali.
"Terlihat seperti hamil padahal tidak. Perut membengkak, kram, lemas dan terkadang disertai rasa pusing. Dalam 2 bulan aku hampir naik BB 5kg," ungkapnya.
5. Pesan untuk para perempuan: Perhatikan kesehatan rahim!

Setelah melalui proses yang panjang, Chelsea pun bertekad untuk mencari second opinion dengan berobat ke Malaysia. Dokter di sana menyarankan Chelsea menjalani tindakan operasi untuk menyelesaikan masalah di rahimnya itu.
Chelsea pun melakukan 4 tindakan medis yakni: hysteroscopy, polypectomy, D&C (Dilation and Curettage), dan endometrial resection.
Kini, ia sedang dalam masa pemulihan dan sangat menekankan pentingnya second opinion dan deteksi dini bagi setiap perempuan.
"Buat para perempuan harus rajin check up ya (pap smear, check up darah komplit 1 tahun 1 kali). Jika kamu merasa badanmu tidak bersahabat terus menerus, ada baiknya langsung cari second opinion ke profesional dan tes hormon," pesan Chelsea.
Cerita Chelsea Olivia mengajarkan kita bahwa Mama adalah orang yang paling mengenal tubuh sendiri. Jika merasa ada yang "salah", jangan ragu untuk terus mencari tahu hingga tuntas.
Lekas pulih sepenuhnya, Chelsea!


















