7 Tips Membawa Oleh-Oleh agar Tidak Kelebihan Bagasi Pesawat

- Prioritaskan oleh-oleh ringan tapi Ikonik
- Cek aturan bagasi sejak awal
- Pilih produk travel size atau paket mini
Membawa oleh-oleh sepulang liburan memang menyenangkan, tetapi sering kali menjadi sumber masalah saat bagasi melebihi batas. Tanpa perencanaan matang, koper cepat penuh dan biaya tambahan pun sulit dihindari.
Banyak Mama baru menyadari bagasi kelebihan berat saat sudah berada di bandara. Padahal, dengan strategi sederhana sejak awal perjalanan, oleh-oleh tetap bisa dibawa tanpa membuat proses check-in menjadi merepotkan.
Agar perjalanan pulang tetap nyaman, Popmama.com merangkum beberapa tips membawa oleh-oleh agar tidak kelebihan bagasi pesawat yang praktis, mudah diterapkan, dan cocok untuk berbagai jenis perjalanan.
1. Prioritaskan oleh-oleh ringan tapi Ikonik

Memilih oleh-oleh ringan namun tetap khas daerah tujuan menjadi langkah awal yang penting. Barang seperti camilan kering, kain kecil, atau souvenir mini biasanya tidak memakan banyak ruang di dalam koper.
Banyak Mama tergoda membeli barang besar hanya karena terlihat menarik. Padahal, nilai kenangan tidak selalu sebanding dengan berat dan volume yang harus dikorbankan di dalam bagasi.
Dengan fokus pada oleh-oleh yang praktis dan ringan, Mama tetap bisa berbagi cerita perjalanan tanpa harus mengorbankan kenyamanan atau menambah biaya bagasi berlebih.
2. Cek aturan bagasi sejak awal

Mengetahui aturan bagasi maskapai sebelum berangkat sangat penting untuk menghindari kejutan di bandara. Setiap maskapai memiliki ketentuan berbeda terkait berat, ukuran, dan jumlah bagasi.
Sering kali penumpang hanya mengandalkan perkiraan tanpa benar-benar mengecek detail aturan. Akibatnya, kelebihan bagasi baru disadari saat proses check-in sudah berlangsung.
Dengan memahami batas bagasi sejak awal, kamu bisa mengatur rencana belanja oleh-oleh secara lebih bijak dan menyesuaikannya dengan kapasitas koper.
3. Pilih produk travel size atau paket mini

Banyak oleh-oleh kini tersedia dalam ukuran travel size atau paket mini yang lebih ringkas. Selain ringan, ukuran kecil juga lebih mudah disusun di sela-sela barang lain di koper.
Pilihan ini cocok untuk makanan khas, produk kecantikan lokal, atau souvenir yang ingin dibagikan ke banyak orang tanpa menambah beban secara signifikan.
Dengan memilih produk berukuran kecil, kamu tetap bisa membawa variasi oleh-oleh tanpa khawatir berat bagasi melonjak tajam.
4. Kemas oleh-oleh seefisien mungkin

Kemasan sering menjadi penyumbang volume terbesar dalam koper. Kardus tebal atau kotak dekoratif sebaiknya dilepas agar isi oleh-oleh bisa dipadatkan dengan lebih efisien.
Gunakan ziplock, vacuum bag, atau pembungkus fleksibel untuk menghemat ruang. Cara ini juga membantu menjaga barang tetap rapi dan terlindung selama perjalanan.
Pengemasan yang efisien membuat koper terasa lebih lega dan memudahkan pengaturan barang tanpa harus memaksakan ruang.
5. Manfaatkan bagasi Kabin dengan cerdas

Bagasi kabin bisa dimanfaatkan untuk membawa oleh-oleh ringan namun rapuh, seperti makanan kering atau souvenir kecil. Pastikan barang tersebut sesuai dengan aturan keamanan bandara.
Hindari membawa cairan atau barang terlarang ke dalam kabin agar tidak bermasalah saat pemeriksaan. Selalu cek ketentuan terbaru sebelum memasukkan barang ke tas tangan.
Dengan pembagian yang tepat antara koper dan tas kabin, beban bagasi utama bisa dikurangi secara signifikan.
6. Kirim oleh-oleh melalui jasa ekspedisi

Jika belanja oleh-oleh sudah berlebihan, mengirim sebagian barang melalui jasa ekspedisi bisa menjadi solusi aman. Banyak layanan lokal menawarkan tarif yang cukup terjangkau.
Biaya pengiriman sering kali lebih murah dibandingkan membayar excess baggage di bandara. Selain itu, Mama juga tidak perlu repot membawa barang terlalu banyak.
Cara ini cocok untuk oleh-oleh dalam jumlah besar atau barang yang tidak perlu dibawa langsung saat penerbangan.
7. Sisakan ruang sejak berangkat

Berangkat dengan koper yang sudah penuh sering menjadi kesalahan awal. Idealnya, sisakan sekitar 20–30 persen ruang kosong khusus untuk oleh-oleh yang akan dibeli.
Ruang cadangan ini sangat membantu ketika Mama mulai berbelanja di tempat tujuan. Tidak perlu lagi memaksakan barang masuk koper di menit terakhir.
Dengan perencanaan sejak awal, membawa oleh-oleh terasa lebih tenang dan risiko kelebihan bagasi bisa diminimalkan.
Nah, itulah 7 tips membawa oleh-oleh agar tidak kelebihan bagasi pesawat yang bisa Mama terapkan sejak awal perjalanan.


















