7 Manfaat Cuka Apel dan Cara Memakainya untuk Menjaga Kesehatan

Banyak banget gunanya, apa masalah kesehatan yang kamu alami? Barangkali bisa diatasi dengan ini

13 Oktober 2020

7 Manfaat Cuka Apel Cara Memakai Menjaga Kesehatan
healthline.com

Cuka apel adalah cairan dari sari apel yang telah mengalami fermentasi, di mana bakteri dan ragi mengubah gula menjadi alkohol dan akhirnya menjadi asam asetat.

Manfaat cuka apel sudah dikenal sejak zaman Yunani Kuno dan dijadikan bahan pengobatan tradisional oleh banyak ahli kesehatan saat itu. Salah satunya sebagai antioksidan dan antibakteri.

Cuka apel selalu jadi tren untuk gaya hidup sehat. Ini mengarah pada pepatah yang mengatakan bahwa satu buah apel sehari membuat kamu jauh dari dokter. Bahkan cuka apel dikabarkan dapat membantu pengobatan penyakit, lho.

Cuka apel hanya mengandung sekitar tiga kalori per sendok makan, ini sangat rendah. Orang yang sedang menurunkan berat badan juga kadang mengonsumsi cukap apel secara rutin.

Dijelaskan dalam halaman Healthline bahwa tidak banyak vitamin atau mineral di dalamnya, tetapi mengandung sedikit potasium. Cuka sari apel berkualitas juga mengandung beberapa asam amino dan antioksidan.

Cuka sari apel dibuat dengan memfermentasi gula dari apel. Ini mengubahnya menjadi asam asetat, yang merupakan bahan aktif dalam cuka.

Lantas apa sajakah manfaat dari cuka apel? Berikut beberapa manfaat cuka apel beserta cara pemakaiannya. Berikut Popmama.com bagikan rangkuman manfaat cuka apel?

1. Penurun berat badan

1. Penurun berat badan
Pixabay/TerPelainen

Menurut laporan dari sebuah studi yang dilakukan di Jepang pada tahun 2006 menyatakan bahwa terjadi penurunan berat badan serta penurunan nafsu makan dengan asupan 30 ml cuka apel, ini membuktikan bahwa cuka apel dapat mengurangi obesitas.

Itu sebabnya, saat ini cuka apel semakin banyak digunakan sebagai ramuan herbal untuk menurunkan berat badan karena memang penelitian telah membuktikannya.

2. Penghilang bau badan

2. Penghilang bau badan
Pixabay/Pixel2013

Bagi kamu yang punya masalah dengan bau badan, kamu dapat memanfaatkan cuka apel sebagai deodoran.

Caranya, bersihkan ketiak dengan bola kapas yang dicelupkan ke dalam cuka apel setiap pagi.

Selain itu, cuka apel juga bisa mengatasi bau kaki. Hanya dengan merendam kaki ke dalam air hangat yang sudah dicampur dengan ½ cangkir cuka apel selama sekitar 15 menit seminggu sekali maka bau kaki akan hilang.

Baca juga: Remaja Sering Bau Badan? Ini Penyebab dan Solusinya

Editors' Picks

3. Mengatasi diare

3. Mengatasi diare
Freepik

Zat pektin yang terdapat pada apel bertindak untuk melapisi lapisan usus yang meradang, sehingga kandungan zat ini dapat menjadi obat untuk mengatasi diare.

Jika kamu sedang diare, kamu bisa menambahkan 2 sendok makan cuka apel ke dalam segelas air yang dapat diminum tiga kali sehari.

Baca juga: Ma, Intip Cara Mengatasi Diare pada Trimester Kedua yuk Ma!

4. Mengatasi sembelit

4. Mengatasi sembelit
Freepik/freepic.diller

Manfaat cuka apel berikutnya adalah membantu tubuh dalam mempromosikan gerakan usus yang mana tindakan ini disebabkan oleh pektin, serat larut air yang menambahkan massa tinja dan karena itu mempromosikan buang air besar.

Untuk pengobatan sembelit dengan memanfaatkan cuka apel, tambahkan 2 sendok makan cuka apel ke dalam segelas air. Minumlah campuran ini sebanyak tiga kali dalam sehari agar pengobatan lebih efektif.

5. Mengatasi jerawat

5. Mengatasi jerawat
Freepik/Jcomp

Karena cuka apel dapat membunuh bakteri, maka cuka apel dapat membantu menjaga keseimbangan pH kulit dengan menyerap minyak yang berlebihan pada kulit.

Caranya sangat mudah!

  • Gunakan satu bagian cuka apel dalam 3-4 bagian air.
  • Aplikasikan pada kulit dengan menggunakan kapas biarkan selama sepuluh menit kemudian bilas. Lakukan tiga kali sehari.
  • Khusus untuk kasus jerawat yang parah, diamkan selama semalam lalu bilas keesokan paginya.

6. Dapat membunuh banyak jenis bakteri berbahaya

6. Dapat membunuh banyak jenis bakteri berbahaya
Freepik/rawpixel.com
Ilustrasi

Cuka dapat membantu membunuh patogen, termasuk bakteri.

Ini secara tradisional telah digunakan untuk membersihkan dan desinfektan, mengobati jamur kuku, kutu, kutil dan infeksi telinga.

Hippocrates, bapak kedokteran modern, menggunakan cuka untuk membersihkan luka lebih dari dua ribu tahun yang lalu.

Cuka juga telah digunakan sebagai pengawet makanan, dan penelitian menunjukkan bahwa ia menghambat bakteri (seperti E. coli) dari tumbuh dalam makanan dan merusaknya.

Jika kamu mencari cara alami untuk mengawetkan makanan, maka cuka sari apel bisa sangat berguna.

7. Menurunkan kadar gula darah

7. Menurunkan kadar gula darah
Pixabay/Stevepb

Namun, gula darah tinggi juga bisa menjadi masalah pada orang yang tidak menderita diabetes. Dipercaya sebagai penyebab utama penuaan dan berbagai penyakit kronis.

Hampir semua orang harus mendapat manfaat dari menjaga kadar gula darah mereka dalam kisaran normal. Cara yang paling sehat untuk melakukannya adalah menghindari karbohidrat dan gula olahan, tetapi cuka sari apel juga dapat memiliki efek yang besar seperti dijelaskan dalam laman Healtline

Cuka telah terbukti memiliki banyak manfaat untuk gula darah dan kadar insulin:

  • Meningkatkan sensitivitas insulin selama makan tinggi karbohidrat sebesar 19-34% dan secara signifikan menurunkan gula darah dan respon insulin (6).
  • Mengurangi gula darah sebesar 34% setelah makan 50 gram roti putih (7).
  • 2 sendok makan cuka sari apel sebelum tidur dapat mengurangi gula darah puasa di pagi hari dengan 4% (8).
  • Banyak penelitian lain pada manusia menunjukkan bahwa cuka dapat meningkatkan fungsi insulin dan menurunkan kadar gula darah setelah makan (9, 10).

Untuk alasan ini, cuka dapat bermanfaat bagi penderita diabetes, pra-diabetes, atau mereka yang ingin menjaga kadar gula darahnya rendah karena alasan lain.

Jika saat ini kamu sedang mengonsumsi obat penurun gula darah, periksalah dengan dokter sebelum meningkatkan asupan cuka jenis apa pun.

Bagaimana? Cukup banyak bukan manfaat cuka apel untuk kesehatan tubuh? Kamu boleh mulai coba menggunakan cuka apel dan caranya sesuai dengan kebutuhan saja ya. Namun jika masih ragu, kamu bisa konsultasikan hal ini ke dokter. 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.