Abu vulkanik yang bertebaran setelah erupsi gunung berapi membuat masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk saat mencuci dan menjemur pakaian. Sekilas, abu vulkanik memang terlihat seperti debu biasa.
Namun, partikel tersebut dapat mengiritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan sehingga paparan sebaiknya diminimalkan. Kementerian Kesehatan RI juga mengimbau masyarakat di wilayah yang terdampak abu vulkanik untuk membatasi aktivitas di luar rumah dan mengurangi paparan abu.
Lantas, apakah boleh jemur baju di luar saat banyak abu vulkanik? Dalam artikel ini Popmama.com telah menjelaskannya secara detail.
Yuk Ma, disimak!
