Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

6 Cara Mencuci Seprai agar Bersih dan Tetap Nyaman Digunakan

4 min read
6 Cara Mencuci Seprai agar Bersih dan Tetap Nyaman Digunakan
Popmama.com/Muhammad Haqqi/AI
  • Seprai perlu dicuci rutin karena debu, keringat, minyak tubuh, dan kotoran dapat menempel pada serat kain selama digunakan.

  • Pisahkan seprai dari cucian lain, balik posisinya, lalu rendam 15–20 menit dengan air hangat dan deterjen sesuai petunjuk perawatan.

  • Tangani noda atau bau sebelum mencuci, gunakan mode lembut, batasi deterjen, dan bilas hingga bebas residu sebelum dikeringkan sepenuhnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Seprai menjadi salah satu kain yang digunakan setiap hari, sehingga perlu dicuci secara rutin agar tetap bersih dan nyaman digunakan. Debu, keringat, minyak tubuh, serta berbagai kotoran dapat menempel pada serat kain selama digunakan untuk tidur.

Agar hasil cucian lebih maksimal, seprai tidak cukup hanya dicuci dengan deterjen. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan mulai dari memisahkan cucian, merendam seprai sebelum dicuci, hingga memastikan seluruh sisa deterjen terbilas dengan baik.

Perawatan yang tepat juga dapat membantu menjaga warna dan kondisi seprai agar tidak cepat rusak. Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa cara mencuci seprai agar bersih dan tetap nyaman digunakan.

Yuk, disimak!

  1. Deretan Cara Mencuci Seprai agar Bersih

  2. 1. Pisahkan seprai dari cucian lain

    Pisahkan seprai dari cucian lain
    Popmama.com/Muhammad Haqqi/AI

    Sebelum mencuci, pisahkan seprai dari pakaian atau kain lainnya. Langkah ini membantu mencegah kotoran dan mikroorganisme dari satu cucian berpindah ke kain lain selama proses pencucian.

    Memisahkan seprai juga dapat membantu menghindari risiko warna dari pakaian lain luntur dan menempel pada kain. Terlebih jika seprai berwarna putih atau memiliki warna yang lebih terang.

    Sebaiknya cuci seprai secara terpisah, terutama jika sudah digunakan dalam waktu cukup lama atau terlihat banyak kotoran. Dengan begitu, proses pencucian dapat lebih fokus membersihkan seprai tanpa bercampur dengan jenis cucian lain.

  3. 2. Balik posisi seprai sebelum dicuci

    Balik posisi seprai sebelum dicuci
    Popmama.com/Muhammad Haqqi/AI

    Sebelum dimasukkan ke mesin cuci, balik posisi seprai sehingga bagian dalam berada di luar. Cara sederhana ini dapat membantu melindungi warna dan motif pada permukaan luar seprai dari gesekan selama proses pencucian.

    Gesekan yang terjadi berulang kali saat dicuci dapat membuat warna atau motif pada kain perlahan memudar. Membalik seprai juga membantu bagian yang bersentuhan langsung dengan tubuh tetap mendapatkan proses pencucian yang baik.

    Setelah di balik, pastikan seprai tidak dalam kondisi terlalu kusut atau terlipat. Hal ini membantu deterjen dan air menjangkau seluruh bagian kain dengan lebih merata.

  4. 3. Rendam seprai dengan air hangat

    Rendam seprai dengan air hangat
    Popmama.com/Muhammad Haqqi/AI

    Sebelum masuk ke proses pencucian, rendam seprai menggunakan air hangat yang sudah dicampur deterjen cair. Waktu perendaman dapat dilakukan sekitar 15–20 menit agar kotoran yang menempel pada serat kain lebih mudah terangkat.

    Perendaman awal juga membantu melonggarkan keringat, minyak tubuh, dan kotoran yang menempel selama seprai digunakan. Dengan begitu, proses pencucian berikutnya dapat bekerja lebih efektif.

    Hindari merendam seprai terlalu lama karena tidak selalu membuat hasil cucian semakin bersih. Gunakan juga air dengan suhu yang sesuai dengan petunjuk perawatan pada label seprai agar bahan tidak mudah rusak.

  5. 4. Tangani noda dan bau sebelum dicuci

    Tangani noda dan bau sebelum dicuci
    Popmama.com/Muhammad Haqqi/AI

    Jika terdapat noda membandel atau bau yang kurang sedap, lakukan penanganan terlebih dahulu sebelum seprai dicuci. Soda kue atau cuka putih dapat digunakan sebagai bahan tambahan untuk membantu menangani kondisi tersebut.

    Soda kue dapat dibuat menjadi pasta dengan sedikit air, kemudian dioleskan pada bagian yang bernoda. Sementara itu, cuka putih dapat dicampurkan dengan air dan digunakan secara secukupnya pada bagian yang membutuhkan penanganan.

    Sebelum menggunakan bahan tambahan, sebaiknya perhatikan jenis dan warna kain seprai. Lakukan uji coba pada bagian yang tidak terlalu terlihat untuk memastikan bahan tersebut tidak menyebabkan perubahan warna atau kerusakan pada kain.

  6. 5. Pilih proses pencucian yang lembut

    Pilih proses pencucian yang lembut
    Popmama.com/Muhammad Haqqi/AI

    Setelah proses perendaman selesai, seprai dapat dicuci menggunakan mesin dengan mode lembut seperti gentle atau silk. Pilihan tersebut membantu mengurangi gesekan berlebihan yang dapat membuat serat kain lebih cepat rusak.

    Jika mencuci dengan tangan, hindari mengucek seprai terlalu keras. Kucek secara perlahan pada bagian yang kotor agar kain tetap terjaga dan tidak mudah melar atau mengalami perubahan tekstur.

    Pastikan jumlah deterjen yang digunakan juga sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan. Terlalu banyak deterjen justru dapat meninggalkan residu pada serat kain jika tidak dibilas dengan sempurna.

  7. 6. Bilas sampai tidak ada sisa deterjen

    Bilas sampai tidak ada sisa deterjen
    Popmama.com/Muhammad Haqqi/AI

    Setelah proses pencucian selesai, pastikan seprai mendapatkan pembilasan yang cukup. Sisa busa atau deterjen yang tertinggal pada serat kain dapat membuat seprai terasa kurang nyaman saat kembali digunakan.

    Periksa kain setelah dibilas untuk memastikan tidak ada bagian yang masih licin atau mengandung sisa busa. Jika masih terdapat residu, lakukan pembilasan kembali hingga seprai benar-benar bersih.

    Setelah itu, seprai dapat dikeringkan sesuai petunjuk perawatannya. Pastikan kain benar-benar kering sebelum digunakan atau disimpan agar tetap terasa nyaman dan tidak menimbulkan bau lembap.

    Itu dia beberapa cara mencuci seprai agar bersih dan tetap nyaman digunakan. Mulai dari memisahkan cucian, melakukan perendaman awal, menangani noda, hingga membilasnya sampai bersih dapat membantu menjaga seprai tetap nyaman digunakan sekaligus memperpanjang usia kain.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More