Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

5 Cara Mengatasi Rumah Panas agar Tetap Sejuk saat Cuaca Terik

5 Cara Mengatasi Rumah Panas agar Tetap Sejuk saat Cuaca Terik
Pexels/Peter Vang
Intinya Sih
  • Insulasi di bawah atap membantu mengurangi panas matahari yang merambat ke ruangan dan berpotensi membuat penggunaan pendingin ruangan lebih efisien.
  • Cat eksterior berwarna cerah atau pemantul panas, serta tirai tebal berlapis penahan panas, dapat membatasi penyerapan dan masuknya panas ke rumah.
  • Tanaman hijau memberi kesan lebih segar, sementara mematikan perangkat tak terpakai dan memakai lampu LED membantu mengurangi sumber panas dari dalam rumah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Cuaca yang panas sering kali membuat suasana di dalam rumah terasa gerah, terutama pada siang hingga sore hari. Kondisi ini tentu bisa mengurangi kenyamanan saat beristirahat, bekerja, atau berkumpul bersama keluarga.

Sebenarnya, ada berbagai cara sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga suhu rumah tetap lebih sejuk. Mulai dari memperbaiki sirkulasi udara hingga mengatur pencahayaan alami, langkah-langkah kecil ini bisa membuat perbedaan yang cukup terasa.

Tak selalu harus mengandalkan pendingin ruangan, beberapa kebiasaan dan penataan rumah yang tepat juga dapat membantu mengurangi hawa panas. Berikut Popmama.com telah merangkum lima cara mengatasi rumah panas agar hunian tetap nyaman meski cuaca sedang terik.

Yuk, disimak!

Deretan Cara Mengatasi Rumah Panas

1. Pasang insulasi pada atap rumah

Rumah Adem
Pexels/Bulat843

Atap merupakan salah satu bagian rumah yang paling banyak menerima paparan sinar matahari. Akibatnya, panas dari luar dapat merambat ke dalam rumah dan membuat suhu ruangan meningkat, terutama pada siang hari.

Salah satu cara untuk mengatasinya, yakni dengan memasang insulasi atau peredam panas di bawah genteng. Material seperti aluminium foil atau insulasi khusus dapat membantu mengurangi panas yang masuk melalui atap, sehingga ruangan terasa lebih nyaman.

Meski membutuhkan biaya di awal, pemasangan insulasi dapat menjadi investasi jangka panjang. Selain membantu menjaga suhu rumah, penggunaan pendingin ruangan juga berpotensi menjadi lebih efisien.

2. Gunakan cat pemantul panas

Rumah Adem
Pexels/Oğuzhan Karataş

Warna cat bagian luar rumah juga dapat memengaruhi seberapa banyak panas yang diserap oleh bangunan. Warna-warna gelap cenderung menyerap lebih banyak panas dibandingkan warna yang lebih terang.

Mama bisa memilih cat eksterior berwarna cerah atau cat yang memang dirancang untuk membantu memantulkan panas. Dengan begitu, permukaan dinding tidak mudah menyimpan suhu tinggi saat cuaca sedang terik.

Selain membuat rumah terasa lebih sejuk, cat berwarna terang juga dapat memberikan kesan hunian yang lebih bersih dan segar. Pilih produk cat yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan rumah.

3. Letakkan tanaman hijau di dalam rumah

Rumah Adem
Pexels/Ksenia Chernaya

Tanaman hias tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, tetapi juga dapat membuat suasana rumah terasa lebih segar. Kehadiran tanaman memberikan nuansa alami yang membantu menciptakan lingkungan yang lebih nyaman.

Beberapa jenis tanaman seperti lidah mertua atau sirih gading sering dipilih karena mudah dirawat dan cocok ditempatkan di dalam ruangan. Letakkan tanaman di dekat jendela, sudut ruangan, atau area yang mendapatkan cahaya sesuai kebutuhannya.

Meski tanaman tidak secara langsung menurunkan suhu ruangan secara signifikan, keberadaannya dapat memberikan kesan rumah yang lebih sejuk dan asri.

Jangan lupa merawatnya secara rutin agar tetap tumbuh dengan baik.

4. Gunakan tirai penahan panas

Rumah Adem
Pexels/Egor Kunovsky

Sinar matahari yang masuk melalui jendela dapat meningkatkan suhu di dalam rumah dalam waktu singkat. Hal ini terutama terjadi pada jendela yang menghadap langsung ke arah datangnya matahari pada siang hari.

Untuk membantu mengurangi panas tersebut, gunakan gorden atau tirai yang mampu menghalangi cahaya matahari secara lebih efektif. Tutup tirai saat matahari sedang terik agar panas tidak mudah masuk ke dalam ruangan.

Jika memungkinkan, pilih tirai dengan bahan yang lebih tebal atau memiliki lapisan penahan panas. Cara sederhana ini dapat membantu menjaga suhu rumah tetap nyaman sepanjang hari.

5. Kurangi sumber panas di dalam rumah

Rumah Adem
Pexels/Victor Freitas.

Selain panas dari luar, beberapa peralatan di dalam rumah juga dapat menambah suhu ruangan. Lampu pijar, oven, kompor, atau perangkat elektronik yang sedang digunakan menghasilkan panas ketika beroperasi.

Oleh karena itu, matikan lampu dan perangkat elektronik yang tidak sedang digunakan. Bila memungkinkan, gunakan lampu LED yang umumnya menghasilkan panas lebih sedikit dibandingkan lampu pijar.

Mengurangi sumber panas dari dalam rumah dapat membantu menjaga suhu ruangan tetap lebih stabil. Dengan begitu, rumah terasa lebih nyaman tanpa harus selalu mengandalkan pendingin ruangan.

Rumah yang terasa panas memang bisa mengurangi kenyamanan saat beraktivitas maupun beristirahat. Namun, dengan beberapa langkah sederhana seperti memasang insulasi atap, menggunakan tirai penahan panas, hingga menghadirkan tanaman hijau, suhu di dalam rumah bisa terasa lebih nyaman.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More