8 Penyebab Kompor Tanam Cepat Rusak yang Harus Dihindari

Penyebab kompor tanam cepat rusak karena salah membersihkan, lho

27 Juni 2022

8 Penyebab Kompor Tanam Cepat Rusak Harus Dihindari
Freepik/freepik

Kompor tanam kini menjadi jenis kompor yang paling diminati oleh pencinta gaya kompor modern dan minimalis. Pasalnya, kompor tanam membuat tampilan dapur lebih rapi dan modern karena sejajar dengan meja konter dapur.

Selain itu, kompor tanam juga memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan kompor biasa. Kompor tanam dinilai sangat cocok dipasang di dapur yang memiliki ukuran ruang yang tidak luas atau bahkan sempit.

Akan tetapi, banyak yang menyebutkan bahwa kompor tanam lebih cepat rusak dibandingkan kompor biasa. Padahal, sebenarnya kerusakan kompor tanam justru lebih banyak disebabkan oleh kesalahan penggunaan, lho.

Kali ini Popmama.com telah merangkum deretan penyebab kompor tanam cepat rusak. Simak deretan hal lainnya yang berpotensi membuat kompor tanam rusak di bawah ini, yuk!

1. Tidak mengikuti buku panduan penggunaan

1. Tidak mengikuti buku panduan penggunaan
Pixabay/mgattorna

Seperti elektronik lainnya, tentunya kompor tanam memiliki buku panduan penggunaan produk. Umumnya, buku panduan berisi cara penggunaan yang tepat serta cara perawatan produk yang aman bagi kompor tanam.

Sayangnya, buku panduan sering diabaikan oleh pengguna. Padahal tidak mengikuti buku panduan penggunaan dapat meningkatkan potensi kerusakan pada produk. Hal ini karena pengguna akan memakai dan merawat kompor dengan cara yang salah.

Maka dari itu, pastikan membaca dan mengikuti arahan yang diberikan produsen mengenai produk. Jangan sampai Mama secara tidak sadar melakukan penggunaan dan perawatan yang salah karena kompor bisa lebih cepat rusak.

2. Meletakkan benda panas di permukaan kaca kompor

2. Meletakkan benda panas permukaan kaca kompor
Freepik/senivpetro

Berbeda dengan kompor biasa, umumnya kompor tanam memakai material kaca pada bagian permukaannya. Akan tetapi, banyak dari pengguna kompor tanam kaca yang menghadapi kendala kaca retak atau bahkan pecah.

Salah satu penyebab kaca kompor tanam menjadi pecah karena meletakkan panci atau wajan panas di area permukaan material kaca. Perlu diketahui bahwa bagian kaca kompor tidak mampu menahan suhu yang terlampau panas.

Oleh karena itu, pastikan bahwa Mama menjauhkan benda panas dari permukaan kompor. Bahkan, sebaiknya hindari meletakkan benda di sekitar kompor selain pada tungku. Ini bertujuan untuk mengurangi potensi kerusakan kompor.

3. Kompor tersumbat oleh kotoran

3. Kompor tersumbat oleh kotoran
Pexels/Tookapic

Kompor mungkin menjadi salah satu perangkat yang tidak pernah bersih ketika digunakan. Pasalnya, ketika memasak pasti ada saja tumpahan atau sekadar cipratan dari alat masak yang mengotori kompor.

Kondisi kompor yang kotor menjadi penyebab kompor tanam lebih cepat rusak. Kerusakan kompor disebabkan oleh adanya sumbatan kotoran yang berasal dari tumpahan, percikan, dan hal lainnya.

Maka dari itu, penting untuk selalu rutin membersihkan kompor setelah dipakai memasak. Jangan biarkan noda yang menempel di kompor tidak segera dibersihkan. Bila hanya cipratan air di sekitar kompor, sebaiknya langsung dibersihkan.

Editors' Picks

4. Tungku pembakar kompor tidak pernah dibersihkan

4. Tungku pembakar kompor tidak pernah dibersihkan
Pixabay/mgattorna

Selain bagian permukaan kompor, tungku kompor atau burner juga perlu diberi perhatian khusus bila tidak ingin kompor tanam cepat rusak. Hal ini karena tungku merupakan komponen yang sangat penting bagi kompor.

Tungku berperan sebagai pemantik untuk menyalakan api pada kompor gas. Bila kondisi tungku kotor, hal ini meningkatkan potensi kerusakan tungku seperti api yang sulit atau tidak mau menyala serta api yang dikeluarkan menjadi kecil.

Hal ini karena kotoran yang tidak dibersihkan akan menyumbat lubang dan membuat jalan keluarnya gas menjadi sempit, sehingga gas sulit keluar.

Selain itu, sumbatan kotoran dapat menyebabkan korosi pada tungku kompor lho, Ma.

5. Menggunakan terlalu banyak air untuk membersihkan kompor

5. Menggunakan terlalu banyak air membersihkan kompor
Freepik/yanalya

Terdapat beberapa variasi kompor tanam yang bisa dipasang di dapur rumah, salah satunya kompor tanam listrik. Kompor listrik disebut lebih aman dibandingkan kompor gas karena tidak ada potensi untuk meledak akibat kebocoran gas.

Meski begitu, kompor listrik lebih sensitif terhadap air. Membersihkan kompor listrik dengan air dapat menyebabkan konsleting dan akhirnya merusak kompor. Terutama pada bagian burner atau pembakar di kompor dan panel tombol kompor.

Sehingga, sebaiknya Mama mengurangi kontak antara kompor dengan air. Mama masih bisa menggunakan lap basah yang telah diperas untuk membersihkan kompor.

Untuk menghilangkan sisa air, sebaiknya lap kembali kompor dengan lap kering atau tisu.

6. Membersihkan kerak dan noda dengan benda tajam

6. Membersihkan kerak noda benda tajam
Pexels/Polina Zimmerman

Permukaan kaca pada kompor tanam memang di desain tebal dan kokoh, namun bukan berarti kebal terhadap goresan. Maka dari itu, hindari membersihkan noda dan kerak di kompor dengan menggunakan benda tajam.

Penggunaan benda tajam seperti pisau dapat merusak permukaan kaca kompor. Meski goresan tidak berpengaruh terhadap fungsi kompor, tetapi goresan tentu berpengaruh besar pada estetika penampilan kompor.

Bila terdapat noda yang sangat sulit dihilangkan dengan lap basah, Mama bisa menggunakan cairan pembersih kaca. Cara alternatif lainnya bila tidak ada pembersih kaca ialah menggunakan larutan baking soda.

7. Membersihkan dengan kawat pencuci piring

7. Membersihkan kawat pencuci piring
Freepik

Penyebab lainnya kompor tanam menajdi cepat rusak ialah membersihkan kompor dengan kawat cuci piring. Memiliki permukaan yang kasar, kawat cuci piring sangat tidak cocok digunakan membersihkan kompor khususnya bagian kaca.

Kawat cuci piring dapat menciptakan goresan di permukaan kaca, sehingga memperburuk tampilan kompor. Maka dari itu, hindari untuk menggunakan kawat cuci piring ketika sedang membersihkan kompor tanam.

Bukan hanya membuat tampilan kompor menjadi rusak dan tidak bagus, kawat juga tidak boleh digunakan pada pembakar kompor. Hal ini karena bagian tersebut sangat sensitif serta mudah terkikis bila dibersihkan dengan kawat.

8. Tidak memasang tutup tungku dengan benar

8. Tidak memasang tutup tungku benar
Pixabay/PublicDomainPictures

Hal lain yang menyebabkan kompor lebih cepat rusak ialah pemasangan tungku yang salah. Tutup tungku yang tidak dipasang dengan sejajar sejatinya dapat menimbulkan kerusakan yang serupa dengan tungku yang kotor.

Maka dari itu, pastikan bahwa tutup tungku pembakar di kompor telah terpasang dengan benar, yaitu harus dipasang dengan sejajar. Bila kondisi tungku telah rusak, jangan lupa untuk segera mengganti tungku agar berfungsi dengan baik.

Itulah deretan penyebab kompor tanam lebih cepat rusak. Ternyata, hampir seluruh penyebab kerusakan kompor tanam dikarenakan penggunaan dan cara perawatan yang salah atau kurang bersih ya, Ma. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk