Sering Terjadi, Ini 7 Penyebab Kompor Gas Portable Meledak

Penggunaan alat masak yang terlalu besar dan menjejerkan dua kompor sekaligus membuat panas terperangkap serta memanaskan tabung gas.
Tabung kaleng yang dipasang tidak pas, berkarat, atau merupakan hasil isi ulang ilegal menjadi pemicu utama kebocoran gas halus penyebab ledakan.
Paparan panas eksternal, sirkulasi udara yang buruk serta durasi memasak terlalu lama membuat komponen kompor dan gas mengalami overheating.
Kompor gas portable menjadi andalan banyak orang saat berkemah, memasak hidangan barbeque di meja makan, atau sebagai cadangan saat gas utama habis. Bentuknya yang ringkas, ringan, dan mudah dibawa membuatnya sangat disukai untuk berbagai kegiatan memasak di dalam maupun luar ruangan.
Namun, di balik kepraktisannya, alat masak ini menyimpan risiko bahaya yang sangat besar jika tidak dipahami cara penggunaannya dengan benar. Insiden kompor portable meledak sering kali terjadi akibat berbagai kelalaian kecil yang memicu peningkatan tekanan gas cair secara drastis.
Nah, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa penyebab kompor gas portable meledak.
Yuk, disimak!
Deretan Penyebab Kompor Gas Portable Meledak
1. Menggunakan panci atau wajan yang terlalu besar

Kesalahan paling umum yang sering dilakukan, yakni meletakkan panci, wajan, atau alat panggang yang ukurannya jauh melebihi dimensi kompor. Alat masak yang terlalu lebar ini akan menutupi hingga ke bagian penutup tempat penyimpanan tabung gas kaleng berada.
Akibatnya, hawa panas dari api kompor akan memantul ke bawah dan terperangkap di area kompor alih-alih menyebar ke udara bebas. Panas yang tertahan ini akan memanaskan tabung gas secara terus-menerus hingga tekanan di dalamnya melonjak tajam dan memicu ledakan hebat.
2. Pemasangan tabung gas yang tidak pas

Memasang tabung gas kaleng ke dalam kompor membutuhkan ketelitian untuk memastikan pengunci atau lock sudah berada pada posisi yang benar. Jika lekukan pada kerah tabung tidak sejajar dengan penahan di dalam kompor, segel katup tidak akan menutup dengan rapat.
Pemasangan yang miring atau dipaksakan ini akan menciptakan celah mikroskopis yang membuat gas halus terus bocor dan keluar. Gas yang bocor dan menumpuk di sekitar bodi kompor akan langsung tersambar dan meledak ketika pemantik api dinyalakan.
3. Memakai tabung gas isi ulang atau berkarat

Tabung gas kaleng portable dirancang secara khusus oleh pabrik hanya untuk satu kali pemakaian demi alasan keamanan tingkat tinggi. Menggunakan tabung bekas yang diisi ulang sangat berbahaya karena segel katupnya sudah melemah dan tidak lagi mampu menahan tekanan gas standar.
Selain itu, menggunakan tabung gas yang sudah penyok atau berkarat pada bagian bawah maupun sambungannya juga merupakan tindakan ceroboh. Karat membuat dinding kaleng menjadi sangat tipis dan rapuh, sehingga rentan jebol seketika saat tekanan gas meningkat akibat suhu panas.
4. Menyatukan dua kompor secara berdampingan

Terkadang, saat harus memasak menggunakan loyang panggangan yang sangat panjang, seseorang akan menjejerkan dua kompor portable secara berdempetan. Praktik ini sangat dilarang keras karena menciptakan zona panas ekstrem yang saling tumpang tindih di antara kedua alat tersebut.
Hawa panas dari tungku kompor yang satu akan memancar langsung dan memanaskan area kompartemen tabung gas kompor di sebelahnya. Transfer panas yang tidak wajar ini akan mempercepat pemuaian gas cair di dalam kaleng dan berujung pada ledakan ganda yang mematikan.
5. Paparan sumber panas dari lingkungan luar

Kompor portable sangat sensitif terhadap perubahan suhu di lingkungan sekitarnya, terutama yang berasal dari sumber panas eksternal. Meletakkan kompor ini terlalu dekat dengan api unggun, panggangan arang, atau kompor lain yang sedang menyala adalah kesalahan fatal.
Bahkan, meninggalkan kompor beserta tabung gasnya di bawah terik sinar matahari langsung di tempat terbuka juga berisiko tinggi. Suhu lingkungan yang panas akan memanaskan kaleng logam, membuat gas di dalamnya memuai melebihi batas toleransi keselamatan hingga akhirnya meledak.
6. Memasak terlalu lama tanpa jeda waktu

Desain kompor gas portable memang diperuntukkan bagi aktivitas memasak ringan dengan durasi waktu yang relatif singkat dan tidak intens. Menggunakannya untuk merebus daging atau memasak hidangan berkuah kental selama berjam-jam tanpa henti sangat tidak dianjurkan.
Penggunaan terus-menerus dalam durasi yang sangat lama akan membuat seluruh komponen logam kompor menyerap panas secara berlebihan (overheating).
Rambatan panas dari bodi kompor ini perlahan-lahan akan mencapai tabung gas dan meningkatkan suhu cairan di dalamnya hingga mencapai titik kritis.
7. Sirkulasi udara ruangan yang sangat buruk

Menyalakan kompor portable di dalam tenda yang tertutup rapat, kabin mobil, atau ruangan sempit tanpa ventilasi adalah tindakan yang mengancam nyawa. Sirkulasi udara yang buruk akan membuat gas sisa pembakaran menumpuk dan meningkatkan suhu ruangan dengan sangat cepat.
Lebih berbahayanya lagi, jika terjadi sedikit saja kebocoran halus pada tabung, gas buang tersebut tidak akan bisa tertiup angin ke luar ruangan. Akumulasi gas yang terperangkap ini bagaikan bom waktu yang siap membesar dan meledak kapan saja saat terkena percikan api sekecil apa pun.
Itulah beberapa penyebab kompor gas portable meledak yang wajib dihindari demi keselamatan bersama.
Memerhatikan standar keamanan dan menggunakan peralatan memasak sesuai dengan instruksi pabrik menjadi langkah pencegahan terbaik agar terhindar dari musibah.
FAQ Kompor Gas Portable Meledak
| Bagaimana cara membuang tabung gas portable bekas? | Pastikan tabung sudah benar-benar kosong dengan menekan katupnya di ruang terbuka hingga tidak ada suara desisan. Setelah kosong, lubangi bagian bawah kaleng menggunakan paku agar tidak disalahgunakan untuk isi ulang. |
| Berapa lama maksimal menyalakan kompor portable yang aman? | Sebaiknya gunakan kompor ini tidak lebih dari satu hingga dua jam secara terus-menerus. Berikan jeda waktu agar bodi kompor dan tabung gas benar-benar mendingin secara alami sebelum digunakan kembali untuk memasak. |
| Apakah kompor portable aman dipakai di dalam rumah? | Sangat aman asalkan digunakan di area dapur yang memiliki jendela terbuka atau ventilasi udara yang sangat baik. Hindari meletakkannya terlalu dekat dengan dinding, benda mudah terbakar, atau peralatan elektronik yang memancarkan panas. |


















