Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

12 Ciri-ciri Kuku Orang Sakit Ginjal, Ketahui Jenisnya

12 Ciri-ciri Kuku Orang Sakit Ginjal, Ketahui Jenisnya
Pexels/Kindel Media
Intinya Sih
  • Perubahan pada kuku dapat menjadi tanda penting gangguan fungsi ginjal, terutama pada penderita penyakit ginjal kronis yang sering tidak menyadari gejalanya sejak awal.
  • Terdapat berbagai jenis perubahan kuku seperti kuku lindsay, garis beau, dan garis muehrcke yang menandakan masalah sirkulasi darah, kadar protein rendah, atau gangguan metabolisme tubuh.
  • Kondisi lain seperti kuku rapuh, menebal, atau kehilangan lunula juga bisa menunjukkan ketidakseimbangan mineral dan nutrisi akibat penurunan fungsi ginjal yang memengaruhi kesehatan kuku.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Perubahan pada kuku sering kali dianggap sepele. Padahal, dalam dunia medis, kondisi kuku bisa menjadi salah satu sinyal penting dari kesehatan tubuh, termasuk fungsi ginjal. 

Pada penderita penyakit ginjal kronis (PGK), perubahan ini bisa muncul secara perlahan dan sering kali tidak disadari.

Beberapa perubahan pada kuku bahkan dapat menjadi tanda bahwa ginjal sudah tidak bekerja secara optimal. Karena itu, penting untuk mengenali ciri-cirinya sejak awal agar bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Berikut Popmama.com telah merangkum 12 ciri-ciri kuku orang sakit ginjal yang perlu diwaspadai sejak dini.

Table of Content

1. Kuku lindsay (half-and-half nails)

1. Kuku lindsay (half-and-half nails)

Ciri-ciri Kuku Orang Sakit Ginjal 2.jpg
The New England Journal of Medicine

Salah satu tanda yang paling sering dikaitkan dengan gangguan ginjal adalah kuku lindsay. 

Kondisi ini ditandai dengan perubahan warna kuku menjadi dua bagian yang kontras. Bagian bawah kuku (dekat kutikula) tampak putih pucat, sementara bagian ujungnya berwarna lebih gelap, seperti merah muda atau kecokelatan.

Dilansir dari Durham Nephrology, perubahan warna ini sering kali tidak hilang meski kuku ditekan. Kondisi ini terjadi karena penumpukan kotoran dalam darah yang memengaruhi pembuluh darah kecil di bawah kuku.

2. Garis beau

Ciri-ciri Kuku Orang Sakit Ginjal 3.jpg
Japan Medical Association Journal

Garis beau terlihat seperti cekungan atau garis melintang di permukaan kuku. Garis ini biasanya muncul ketika pertumbuhan kuku sempat terhenti sementara.

Menurut ulasan dari Revival Research, kondisi ini bisa terjadi akibat stres berat pada tubuh, termasuk saat ginjal mengalami gangguan serius. Dalam kasus penyakit ginjal, hal ini sering berkaitan dengan infeksi atau kondisi uremia yang membuat tubuh kelelahan secara sistemik.

3. Garis muehrcke

Ciri-ciri Kuku Orang Sakit Ginjal 4.jpg
National Centre for Biotechnology Information

Berbeda dengan garis beau, garis muehrcke muncul sebagai dua garis putih sejajar di kuku. Garis ini tidak terasa menonjol karena sebenarnya berasal dari jaringan di bawah kuku, bukan dari kuku langsung.

Dilansir dari jurnal Kidney International, kemunculan garis ini sering menjadi tanda rendahnya kadar albumin dalam darah. Kondisi ini umum terjadi pada penderita gangguan ginjal karena protein yang seharusnya dipertahankan justru terbuang melalui urin.

4. Perdarahan splinter (splinter hermorrhages)

Ciri-ciri Kuku Orang Sakit Ginjal 5.jpg
PubMed Central

Kondisi ini terlihat seperti garis-garis tipis berwarna merah atau cokelat gelap di bawah kuku, mirip serpihan kayu kecil.

Meskipun bisa terjadi karena benturan, pada pasien ginjal kondisi ini sering berkaitan dengan gangguan pembuluh darah atau aliran darah yang tidak lancar. Ini bisa menjadi tanda bahwa sistem sirkulasi tubuh ikut terdampak.

5. Kuku sendok (koilonychia)

Ciri-ciri Kuku Orang Sakit Ginjal 6.jpg
National Centre for Biotechnology Information

Kuku sendok memiliki bentuk cekung ke dalam, bahkan bisa menampung air. Perubahan bentuk ini biasanya tidak terjadi tanpa sebab.

Kondisi ini sering berkaitan dengan anemia defisiensi besi. Pada penderita ginjal, anemia bisa terjadi karena produksi hormon pembentuk sel darah merah menurun, sehingga kuku menjadi lebih lemah dan berubah bentuk.

6. Leukonikia

Ciri-ciri Kuku Orang Sakit Ginjal 7.jpg
PubMed Central

Leukonikia ditandai dengan munculnya bintik atau garis putih pada kuku. Banyak yang mengira ini hanya karena kekurangan kalsium, padahal tidak sesederhana itu.

Pada penderita penyakit ginjal, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya ketidakseimbangan mineral dalam tubuh. Ginjal yang tidak berfungsi dengan baik membuat pengaturan mineral menjadi terganggu.

7. Garis vertikal pada kuku (nail ridges)

Ciri-ciri Kuku Orang Sakit Ginjal 8.jpg
news-medical.net

Garis vertikal sebenarnya bisa muncul seiring bertambahnya usia. Namun, jika terlihat sangat dalam dan kasar, hal ini perlu diwaspadai.

Pada pasien ginjal, kondisi ini sering dikaitkan dengan kekurangan nutrisi dan dehidrasi. Ginjal yang bermasalah membuat tubuh kesulitan menjaga keseimbangan cairan dan nutrisi, sehingga memengaruhi pertumbuhan kuku.

8. Hilangnya lunula (bulan sabit kuku)

Ciri-ciri Kuku Orang Sakit Ginjal 9.jpg
PubMed Central

Lunula adalah bagian putih berbentuk setengah lingkaran di pangkal kuku. Pada beberapa orang, bagian ini bisa tampak memudar atau bahkan hilang.

Menurut National Center for Biotechnology Information, kondisi ini cukup umum ditemukan pada penderita penyakit ginjal kronis. Hal ini diduga berkaitan dengan gangguan metabolisme dan anemia yang memengaruhi distribusi nutrisi ke kuku.

9. Onikolisis (kuku terlepas dari dasarnya)

Ciri-ciri Kuku Orang Sakit Ginjal 10.jpg
my.clevelandclinic.org

Onikolisis terjadi ketika kuku mulai terangkat atau terlepas dari jaringan di bawahnya, sehingga terlihat ada ruang kosong.

Pada pasien ginjal, kondisi ini bisa disebabkan oleh gangguan nutrisi atau aliran darah. Selain itu, area yang terangkat juga lebih rentan terkena infeksi, terutama jamur.

10. Kuku rapuh dan mudah patah (brittle nails)

Ciri-ciri Kuku Orang Sakit Ginjal 11.jpg
timesofindia.indiatimes.com

Kuku yang mudah patah atau terasa sangat tipis juga bisa menjadi tanda gangguan pada tubuh.

Menurut Durham Nephrology, ginjal yang tidak berfungsi dengan baik akan mengganggu keseimbangan mineral penting seperti kalsium dan fosfor. Akibatnya, struktur kuku menjadi lebih lemah dan mudah rusak.

11. Melanonikia (garis gelap vertikal)

Ciri-ciri Kuku Orang Sakit Ginjal 12.jpg
PubMed Central

Melanonikia ditandai dengan munculnya garis gelap memanjang pada kuku. Meskipun tidak selalu berbahaya, kondisi ini tetap perlu diperhatikan.

Dilansir dari Kidney International, pada penderita ginjal, garis ini bisa muncul akibat perubahan pigmen atau efek samping dari pengobatan jangka panjang, seperti dialisis.

12. Pachyonychia (kuku menebal tidak normal)

Ciri-ciri Kuku Orang Sakit Ginjal 13.jpg
Dermatology Online Journal

Berbeda dengan kuku rapuh, pada kondisi ini kuku justru menjadi lebih tebal dari biasanya.

Penebalan ini bisa terjadi karena gangguan sirkulasi darah atau peradangan kronis. Kuku biasanya juga berubah warna dan terasa lebih keras, sehingga sulit dipotong.

Itu tadi 12 ciri-ciri kuku orang sakit ginjal. Jika ciri-ciri tersebut terjadi pada Mama atau orang sekitar, penting untuk mengkonsultasikannya pada tenaga profesional untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

FAQ Tentang Kuku Orang Sakit Ganjil

1. Penyakit apa saja yang bisa dilihat dari kuku?

Perubahan pada kuku (warna, bentuk, dan tekstur) dapat menjadi indikator penyakit serius seperti anemia, penyakit jantung, infeksi jamur, gangguan tiroid, diabetes, hingga penyakit paru kronis.

2. Kuku yang tidak sehat berwarna apa?

Perubahan warna kuku, misalnya menjadi kuning, kebiruan, atau kehitaman, dapat menjadi ciri-ciri kuku tidak sehat yang menandakan adanya gangguan kesehatan tertentu. Warna kuning sering dikaitkan dengan infeksi jamur, sedangkan kuku kebiruan bisa berhubungan dengan kurangnya oksigen dalam darah.

3. Kuku kaki berwarna hitam tanda penyakit apa?

Kuku kaki hitam umumnya merupakan tanda hematoma subungual (perdarahan akibat cedera/trauma). Namun, ini juga bisa mengindikasikan infeksi jamur, kekurangan vitamin, penyakit jantung, ginjal, diabetes, atau kanker kulit melanoma.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Related Articles

See More