Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Bahaya Makan Mi Setiap Hari, Begini Dampaknya bagi Tubuh

7 Bahaya Makan Mi Setiap Hari, Begini Dampaknya bagi Tubuh
Pexels/Gundula Vogel
Intinya Sih
  • Mi instan mengandung pengawet dan MSG tinggi yang bisa memicu sakit kepala, obesitas, diabetes tipe 2, serta meningkatkan risiko penyakit jantung bila dikonsumsi berlebihan.
  • Kandungan natrium dalam mi instan sangat tinggi hingga mendekati batas harian, berpotensi menyebabkan tekanan darah tinggi dan gangguan fungsi ginjal secara bertahap.
  • Konsumsi rutin mi instan dapat menimbulkan kenaikan berat badan, gangguan pencernaan, penurunan fungsi otak, serta masalah kesehatan mulut akibat kandungan karbohidrat olahan dan gula.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Siapa yang tidak tergoda dengan semangkuk mi hangat di kala hujan atau saat lapar melanda di tengah malam? 

Kepraktisan dan rasanya yang gurih memang menjadikan hidangan ini sebagai "penyelamat" di berbagai situasi. 

Namun, di balik kelezatan dan kemudahannya, tahukah Mama bahwa ada risiko kesehatan yang diam-diam mengintai jika menu ini dikonsumsi terlalu sering? 

Untuk mengetahui dampak negatifnya, berikut Popmama.com sajikan 7 bahaya makan mi setiap hari, dikutip dari Foodz. Yuk, simak sampai habis!

Table of Content

1. Kandungan pengawet yang tinggi

1. Kandungan pengawet yang tinggi

Bahaya  Makan Mi Setiap Hari 2.jpg
Pexels/Click Jeth

Mi instan termasuk makanan olahan yang mengandung banyak bahan tambahan, termasuk pengawet, untuk memperpanjang waktu kedaluwarsa serta menambah cita rasa. 

Pengawet yang paling lazim dipakai dalam mi instan adalah monosodium glutamat (MSG). 

Penelitian menunjukkan bahwa MSG dapat menimbulkan sakit kepala, pusing, dan kelelahan pada orang-orang yang sensitif terhadapnya. 

Selain itu, konsumsi makanan olahan yang mengandung MSG secara sering dapat menyebabkan peningkatan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.

2. Menyebabkan tekanan darah tinggi

Bahaya  Makan Mi Setiap Hari 3.jpg
Pexels/Marta Branco

Mi instan biasanya mengandung banyak natrium, sebuah mineral penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh serta fungsi saraf. 

Namun, konsumsi natrium yang berlebihan dapat memicu tekanan darah tinggi, yang menjadi faktor risiko penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal. 

Satu bungkus mi instan standar dapat mengandung sampai 1.820 miligram natrium, hampir setara dengan total kebutuhan harian yang direkomendasikan bagi orang dewasa. 

Penelitian menunjukkan bahwa pola makan tinggi natrium dapat meningkatkan peluang terkena penyakit kardiovaskular baik pada individu sehat maupun pada mereka yang sudah mengalami hipertensi.

3. Memengaruhi kesehatan ginjal

Bahaya  Makan Mi Setiap Hari 4.jpg
Pexels/Kindel Media

Kadar natrium yang tinggi pada mi instan standar dapat memengaruhi fungsi ginjal dan menambah risiko penyakit ginjal. 

Natrium menaikkan tekanan pada pembuluh darah, termasuk yang menyuplai ginjal, sehingga dapat menyebabkan kerusakan secara bertahap. 

Konsumsi makanan secara sering yang mengandung natrium berpotensi meningkatkan risiko penyakit ginjal pada orang yang mengidap hipertensi maupun tidak.

4. Dapat sebabkan kenaikan berat badan

Bahaya  Makan Mi Setiap Hari 5.jpg
Pexels/Towfiqu barbhuiya

Mi instan mengandung banyak karbohidrat olahan dan serat yang minim, sehingga dapat memicu kenaikan berat badan serta gangguan kesehatan seperti diabetes dan penyakit jantung. 

Selain itu, produk ini penuh dengan kalori kosong dan nutrisi yang rendah, memudahkan konsumsi berlebih dan mengakibatkan asupan kalori melebihi kebutuhan tubuh. 

Karena itu, kebiasaan mengonsumsi mi instan secara rutin, terutama jenis biasa, berhubungan dengan peningkatan risiko obesitas perut pada wanita.

5. Menganggu sistem pencernaan

Bahaya  Makan Mi Setiap Hari 6.jpg
Pexels/cottonbro studio

Mi instan merupakan makanan olahan yang sulit dicerna, khususnya bagi mereka yang memiliki gangguan pencernaan. 

Selain itu, beberapa bahan tambahan yang ada dalam mi instan standar, seperti pengawet dan pewarna, dapat menimbulkan iritasi pada saluran pencernaan, bahkan menimbulkan peradangan. 

Konsumsi makanan olahan instan, seperti mi instan, mungkin meningkatkan risiko terkena sindrom iritasi usus besar serta penyakit radang usus.

6. Memengaruhi kesehatan otak

Bahaya  Makan Mi Setiap Hari 7.jpg
Pexels/Anna Shvets

Mengonsumsi mi instan secara sering dapat berdampak pada kesehatan otak dengan beberapa cara. 

Pertama, kandungan MSG pada mi instan berpotensi merusak sel saraf dan bahkan memicu kematian sel di beberapa bagian otak. 

Selain itu, mi instan mengandung sedikit nutrisi penting bagi otak seperti vitamin B, zat besi, dan asam lemak omega‑3, yang dapat memengaruhi kemampuan kognitif dan kesehatan mental.

7. Memengaruhi kesehatan mulut

Bahaya  Makan Mi Setiap Hari 8.jpg
Pexels/Towfiqu barbhuiya

Mi instan adalah makanan yang praktis, tetapi teksturnya lengket sehingga dapat menempel pada gigi dan mulut untuk waktu yang lama. 

Hal ini dapat memicu pembentukan plak dan merusak gigi yang berakibat pada kesehatan mulut.

Selain itu, mi instan tersebut mengandung banyak gula serta karbohidrat olahan yang menjadi sumber makanan bagi bakteri di mulut.

Itulah pembahasan mengenai 7 bahaya makan mi setiap hari. Semoga bermanfaat, Ma.

FAQ Seputar Bahaya Makan Mi Setiap Hari

Berapa kali makan mi instan yang baik?

Konsumsi mi instan sebaiknya dibatasi, idealnya tidak lebih dari 1–2 kali per minggu. Mi instan umumnya tinggi natrium dan rendah nutrisi, sehingga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi terlalu sering. Untuk lebih sehat, tambahkan sayuran, telur, atau sumber protein lain saat mengonsumsinya

Apakah boleh makan mi bagi penderita asam urat?

Penderita asam urat boleh mengonsumsi mi, tetapi sebaiknya tidak berlebihan. Mi instan bukan makanan tinggi purin, namun kandungan garam dan bahan tambahan bisa memicu peradangan jika dikonsumsi terlalu sering. Pilih mi dengan tambahan sayur dan hindari penggunaan bumbu berlebihan.

Bolehkah makan mi instan saat hamil trimester 1?

Ibu hamil trimester pertama tetap boleh makan mi instan sesekali, tetapi tidak dianjurkan sebagai makanan rutin. Kandungan natrium dan pengawet yang tinggi kurang baik untuk kesehatan ibu dan janin. Sebaiknya imbangi dengan makanan bergizi seperti sayuran, protein, dan buah-buahan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Related Articles

See More