Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

7 Penyebab Rayap Masuk Rumah, Bisa Jadi Rumah dan Tanah Lembap

Penyebab Rayap Masuk Rumah
Commons.wikimedia.org/Judy Gallagher
Intinya sih...
  • Kelembapan tinggi di dalam maupun sekitar rumah menjadi faktor utama yang membuat rayap mudah masuk dan berkembang biak tanpa disadari.
  • Keberadaan material kayu dan benda berbahan selulosa di rumah menjadi sumber makanan utama yang sangat menarik perhatian rayap.
  • Pencegahan sejak dini melalui perawatan rutin dan pengelolaan lingkungan rumah jauh lebih efektif dibanding menangani kerusakan akibat rayap.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Rayap menjadi salah satu hama rumah yang paling meresahkan karena sering kali datang tanpa disadari. Serangga kecil ini mampu merusak perabot, kusen, hingga struktur bangunan dalam waktu relatif singkat. Banyak pemilik rumah baru menyadari keberadaan rayap ketika kerusakan sudah cukup parah.

Padahal, kehadiran rayap biasanya dipicu oleh kondisi tertentu di dalam atau sekitar rumah. Dengan memahami penyebab rayap masuk ke rumah, Mama dapat melakukan langkah pencegahan lebih awal agar hunian tetap aman dan nyaman untuk seluruh anggota keluarga.

Nah, dalam artikel ini Popmama.com telah merangkum beberapa penyebab rayap masuk rumah.

Yuk Ma, diperhatikan sebagai informasi baru!

Deretan Penyebab Rayap Masuk Rumah

1. Kelembapan tinggi di dalam rumah

Penyebab Rayap Masuk Rumah
Freepik/RCP

Rayap sangat menyukai lingkungan yang lembap karena kondisi tersebut membantu mereka bertahan hidup dan berkembang biak. Area rumah yang sering lembap, seperti kamar mandi, dapur, area cuci, atau bagian rumah yang jarang terkena sinar matahari, menjadi lokasi favorit rayap.

Kebocoran pipa, rembesan air hujan, atau ventilasi yang buruk dapat meningkatkan kadar kelembapan udara. Jika dibiarkan, kondisi ini menciptakan lingkungan ideal bagi rayap untuk membangun sarang dan mencari sumber makanan berupa kayu atau material berbasis selulosa.

2. Banyaknya material kayu di rumah

Penyebab Rayap Masuk Rumah
Pexels/Charlotte May

Kayu merupakan sumber makanan utama bagi rayap. Rumah dengan banyak perabot kayu, kusen, pintu, lantai parket, atau rangka atap dari kayu memiliki risiko lebih tinggi terhadap serangan rayap.

Kayu yang tidak dilapisi pelindung atau sudah mulai lapuk akan lebih mudah diserang. Bahkan kayu yang tampak kuat dari luar bisa saja sudah dimakan rayap dari dalam. Kondisi ini sering kali luput dari perhatian karena kerusakan tidak langsung terlihat di permukaan.

3. Tanah yang lembap di sekitar bangunan

Penyebab Rayap Masuk Rumah
Pexels/fotios-photos

Rayap tanah biasanya membangun koloni di dalam tanah yang lembap dan kemudian masuk ke rumah melalui celah kecil di fondasi. Rumah yang dibangun di atas tanah dengan sistem drainase kurang baik lebih rentan mengalami masalah ini.

Air yang menggenang di sekitar rumah menciptakan jalur aman bagi rayap untuk berpindah dari tanah ke struktur bangunan. Celah kecil pada dinding, lantai, atau fondasi sering dimanfaatkan rayap sebagai pintu masuk menuju area dalam rumah.

4. Sisa kayu atau kardus yang menumpuk

Penyebab Rayap Masuk Rumah
Pexels/Karola G

Banyak orang tidak menyadari bahwa tumpukan kardus, kertas, atau sisa kayu di gudang dapat menarik perhatian rayap. Material berbahan selulosa ini menjadi sumber makanan tambahan bagi rayap sebelum mereka menyebar ke bagian rumah lain.

Kardus yang disimpan terlalu lama, terutama di tempat lembap, sangat berisiko menjadi sarang rayap. Dari area ini, rayap dapat dengan mudah berpindah ke perabot atau struktur kayu di sekitarnya.

5. Kurangnya ventilasi udara

Penyebab Rayap Masuk Rumah
Pexels/João Jesus

Sirkulasi udara yang buruk menyebabkan ruangan menjadi pengap dan lembap, kondisi yang sangat disukai rayap. Rumah dengan ventilasi minim cenderung memiliki kadar kelembapan lebih tinggi, terutama di ruangan tertutup seperti gudang atau kamar yang jarang digunakan.

Udara yang tidak bergerak juga mempercepat proses pelapukan kayu. Tanpa ventilasi yang memadai, rumah menjadi tempat yang ideal bagi rayap untuk berkembang tanpa gangguan.

6. Retakan pada dinding dan lantai

Penyebab Rayap Masuk Rumah
Pexels/Monstera Production

Retakan kecil pada dinding, lantai, atau fondasi rumah sering kali dianggap sepele. Padahal, celah ini dapat menjadi jalur masuk rayap dari luar ke dalam rumah. Rayap mampu masuk melalui celah yang sangat sempit untuk mencari sumber makanan dan tempat bersarang.

Jika tidak segera diperbaiki, retakan tersebut akan memperbesar risiko penyebaran rayap ke berbagai bagian rumah, termasuk area yang sebelumnya aman.

7. Tidak pernah dilakukan pencegahan rayap

Penyebab Rayap Masuk Rumah
Pexels/Mikael Blomkvist

Rumah yang tidak pernah mendapatkan perlindungan anti rayap sejak awal pembangunan atau selama bertahun-tahun dihuni memiliki risiko serangan yang lebih besar. Tanpa perlakuan pencegahan, rayap akan lebih mudah masuk dan berkembang biak.

Banyak orang baru melakukan penanganan setelah kerusakan terjadi, padahal pencegahan sejak dini jauh lebih efektif dan hemat biaya. Perawatan rutin dan pemeriksaan berkala membantu mendeteksi keberadaan rayap sebelum menyebabkan kerusakan serius.

Itulah beberapa penyebab rayap masuk rumah. Rayap tidak datang secara tiba-tiba tanpa alasan. Kehadirannya hampir selalu dipicu oleh kondisi lingkungan rumah yang mendukung. Dengan mengenali penyebab rayap masuk ke rumah, Mama dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat untuk melindungi hunian dan perabot keluarga dari kerusakan jangka panjang.

FAQ Seputar Rayap di Rumah

Apakah rayap berbahaya bagi struktur rumah?

Ya, rayap dapat merusak kayu penyangga dan melemahkan struktur bangunan.

Apakah rumah beton aman dari rayap?

Tidak sepenuhnya, karena rayap tetap bisa menyerang bagian kayu dan masuk melalui celah kecil.

Kapan waktu terbaik melakukan pencegahan rayap?

Sejak awal pembangunan rumah dan secara berkala selama rumah dihuni.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dimas Prasetyo
EditorDimas Prasetyo
Follow Us

Latest in Life

See More

15 Daftar Film yang Akan Tayang di 2026, Wajib Masuk Watchlist Kamu!

05 Jan 2026, 11:03 WIBLife