6 Cara Menyimpan Jamur agar Lebih Tahan Lama

Coba cara ini agar jamur tetap awet yuk, Ma!

11 Mei 2021

6 Cara Menyimpan Jamur agar Lebih Tahan Lama
Pexels/Irina Iriser

Jamur termasuk jenis tumbuhan yang lembap, bahkan hampir di seluruh dunia menggunakan jamur sebagai salah satu bahan untuk mengolah berbagai jenis makanan yang lezat.

Perlu diingat bahwa tumbuhan yang memiliki tekstur lembap ini dapat cepat membusuk lho, Ma. Maka dari itu, Mama perlu menyimpannya dengan baik agar jamur tidak mudah membusuk sebelum diolah. 

Jika Mama penikmat jamur dan sering memasaknya menjadi oseng jamur, jamur krispi atau dipadukan ke dalam sayur perlu memastikan bahwa jamur masih segar dan tidak membusuk. Penyimpanan jamur harus benar-benar diperhatikan. 

Dilansir dari Home Kitchen Magazine, Popmama.com sudah merangkum informasi terkait  cara menyimpan jamur agar lebih awet. 

Diperhatikan dengan baik yuk, Ma!

1. Jangan mencuci jamur

1. Jangan mencuci jamur
Freepik/photoroyalty

Jamur segar memang memiliki kelembapan yang cukup tinggi, namun ternyata tidak bersahabat dengan air.

Oleh karena itu, jika berniat disimpan terlebih dahulu usahakan jangan mencuci jamur segar dengan air. Jika terkena air sebelum disimpan, maka keesokan harinya jamur berkemungkinan akan berlendir.

Kondisi tersebut tentunya sudah tidak layak untuk dimasak lagi.

2. Bersihkan jamur sebelum disimpan

2. Bersihkan jamur sebelum disimpan
Freepik/stockking

Cara menyimpan jamur jangka panjang selanjutnya, yakni membersihkan jamur terlebih dahulu sebelum disimpan.

Jamur yang ditaruh di ruangan kecil bisa menjadi sarang favorit hewan, bahkan bibit kecil untuk berkembang biak.

Oleh karena itu, jamur sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu sebelum disimpan agar kesegarannya lebih lama.

Potong bagian jamur yang dirasa mulai lembek dan menghitam, lalu bersihkan dengan tisu. Tidak perlu mencuci dengan air. Mama cukup mengusap dan tekan perlahan permukaan jamur hingga kotoran menempel. Tisu juga berfungsi untuk menyerap air agar jamur lebih kering.

Editors' Picks

3. Bersihkan permukaan jamur yang kotor dengan tisu dan pisau

3. Bersihkan permukaan jamur kotor tisu pisau
Unsplash/Christine Siracusa

Saat baru saja membeli jamur, Mama akan melihat banyak bintik coklat di seluruh permukaan jamur. Saat dipegang terasa kotor, maka perlu dibersihkan.

Dikarenakan tidak boleh dicuci, usahakan bersihkan permukaan jamur dengan tisu dapur atau tisu kering terlebih dahulu hingga benar-benar bersih.

Kemudian, hilangkan bintik-bintik coklat dengan memotongnya menggunakan pisau. Iris tipis saja agar bagian jamur tidak terbuang banyak.

4. Cara menyimpan jamur dengan plastik zip lock

4. Cara menyimpan jamur plastik zip lock
Pixabay/Zozz_

Jamur lebih baik disimpan dalam plastik zip lock atau plastik jamur kemasan itu sendiri. Penyimpanan dengan zip lock berguna untuk memaksimalkan sirkulasi udara tanpa mengeringkan kondisi jamur.

Jika menyimpan dalam plastik zip lock biarkan agak terbuka agar gas ethylene, gas yang mempercepat proses pembusukan dari jamur bisa keluar.

Wadah kemasan jamur sendiri dirancang untuk menyeimbangkan retensi kelembapan dan pelepasan gas etilen dari jamur. Jika ingin menggunakan cara ini, namun ingin menyimpan sisa jamur cukup bungkus kembali wadahnya dengan bungkus plastik.

5. Bungkus dengan kertas dan simpan pada wadah tertutup

5. Bungkus kertas simpan wadah tertutup
Freepik

Kertas berfungsi sebagai media penyerap air, sehingga jamur lebih tahan lama untuk disimpan. Dengan sedikit air, kuman dan hewan kecil yang menempel pada jamur akan sulit berkembang biak.

Caranya mudah, Mama cukup bersihkan jamur tanpa dicuci. Setelah itu, bungkus dengan koran atau kantong kertas. Simpan di dasar lemari es kering.

Jamur juga bisa dimasukkan ke dalam wadah tertutup yang terlindung dari kelembapan. Simpan di lemari es, namun segera gunakan keesokan harinya.

Cara lainnya, yakni masukkan jamur ke dalam kantong plastik. Kantongnya pun perlu ikat dengan erat.

6. Memahami cara penyimpanan jamur di lemari es

6. Memahami cara penyimpanan jamur lemari es
npr.org

Dikarenakan terlalu lembab, sebaiknya menyimpan jamur tidak di laci lemari es. Selain itu, jamur lebih baik dibungkus dengan plastik daripada kantong kertas atau tisu yang dibasahi.

Penempatan jamur juga harus hati-hati, jamur sebaiknya tidak dekat dengan makanan yang berbau tajam. Hal ini dikarenakan jamur akan menyerap seperti spons, sehingga dapat merusak rasa dan bau jamur.

Kemudian jamur tidak bisa ditumpuk karena akan merusak bentuk dan mudah busuk. Jika ingin menyimpan jamur dalam jangka waktu lama disarankan untuk membekukan atau mengeringkannya sebelum digunakan.

Perlu penanganan khusus memang saat menyimpan jamur, sehingga bisa tetap awet dan tahan lama.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.