7 Cara Memilah Sampah di Rumah yang Benar

Memilah sampah dan menyalurkan ke tempat yang tepat merupakan salah satu upaya menjaga lingkungan

30 Maret 2021

7 Cara Memilah Sampah Rumah Benar
Freepik/jcomp

Permasalah pengolahan sampah masih menjadi isu yang belum juga terselesaikan. Walaupun di berbagai tempat umum sudah banyak menyediakan tempat sampah dengan memisahkan antara sampah organik dan anorganik, tetapi nyatanya sampah tersebut tetap dijadikan satu pada saat petugas kebersihan mengangkut sampah-sampah tersebut.

Persoalan sampah sebetulnya adalah permasalah yang penting untuk segera diselesaikan. Sebab, dampak sampah terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat menjadi ancaman jika tidak diperhatikan secara serius.

Saat ini memang kita belum bisa berharap banyak dengan pemerintah terhadap kebijakan pengolahan sampah. Tetapi, kita sebagai masyarakat memunyai tanggung jawab untuk sadar dan berbuat sesuatu untuk lingkungan, salah satunya adalah memilah sampah.

Saat ini banyak lembaga-lembaga pengolahan sampah yang didirikan atas kesadaran beberapa masyarakat terhadap pentingnya pengolahan sampah dengan benar. Lembaga-lembaga tersebut menampung jenis-jenis sampah tertentu untuk diolah.

Selain itu, mereka juga biasanya sering memberikan edukasi betapa pentingnya memilah sampah yang benar serta mengajak masyarakat untuk mulai melakukannya. 

Popmama.com juga ingin memaparkan kepada Mama cara memilah sampah yang benar agar sampah-sampah yang dihasilkan dapat terolah dengan baik.

1. Pisahkan antara sampah organik dan anorganik

1. Pisahkan antara sampah organik anorganik
Freepik/teksomolika

Himbauan untuk memisahkan sampah organik dan organik mungkin sudah umum di telinga kita. Tetapi banyak di antara kita yang masih belum tahu cara memilah sampah organik dan anorganik ini secara benar. 

Secara sederhana, sampah organik adalah sampah yang bisa terurai di alam. Sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang memerlukan waktu yang sangat lama untuk bisa terurai.

Namun, sebetulnya setiap kategori sampah tersebut memiliki kategori turunannya lagi. Sebab, kategori turunan tersebut memiliki cara pengolahan yang berbeda.

2. Pilah antara sampah plastik, kertas, kemasan tetra pack, elektronik, kaleng, dan beling

2. Pilah antara sampah plastik, kertas, kemasan tetra pack, elektronik, kaleng, beling
Freepik

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya jika di antara kedua kategori sampah tersebut memiliki kategori turunannya. Kategori turunan sampah anorganik ada banyak. Sebab, perlakuan untuk mengolah sampah organik ini berbeda-beda.

Cara memilah sampah anorganik adalah dengan memisahkan masing-masing kategori turunannya, seperti plastik (kantong kresek, kemasan plastik, dan sebagainya), kertas, kemasan tetra pack, elektronik, kaleng, dan beling.

Hal ini akan memudahkan bank sampah untuk mengolah sampah yang ditampung oleh mereka.

Editors' Picks

3. Olah sampah organik menjadi pupuk kompos

3. Olah sampah organik menjadi pupuk kompos
Freepik

Cara memilah sampah organik di rumah antara lain adalah dengan memisahkan mana sampah yang bisa dengan cepat dikompos dan tidak.

Biasanya, sampah sisa makanan dan dedaunan akan dipisah dengan sampah tulang, cangkang telur, kertas, dan ranting. Sebab sampah organik itu lebih lama diurainya. Sedangkan sampah sisa makanan dan daun lebih cepat terurai dan lebih cepat bisa digunakan sebagai pupuk tanaman.

Mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos akan sangat mengurangi beban tempat pembuangan akhir sampah. Selain itu, kita juga dapat memperpanjang kebermanfaatan makanan yang sudah tidak dikonsumsi.

4. Serahkan sampah anorganik ke lembaga pengolahan sampah

4. Serahkan sampah anorganik ke lembaga pengolahan sampah
Freepik/teksomolika

Setelah mengetahui cara memilah sampah yang benar dan mempraktikkannya, terkadang kita bingung harus diapakan sampah tersebut. Kita belum tahu bank sampah mana yang terdekat di daerah rumah yang mau menampung sampah-sampah tersebut.

Sebetulnya saat ini sudah ada cukup banyak lembaga-lembaga yang menerima sampah anorganik untuk diolah kembali.

Biasanya, tempat penampungan dan pengolahan sampah tersebut juga bekerja sama dengan komunitas yang peduli dengan lingkungan. Mama bisa mencari informasi melalui komunitas atau mencarinya di internet.

5. Memberikan sisa minyak jelantah ke lembaga pengolahan minyak

5. Memberikan sisa minyak jelantah ke lembaga pengolahan minyak
Freepik/User3227369

Banyak makanan Indonesia yang membutuhkan banyak minyak untuk menggoreng. Sayangnya, minyak tersebut menjadi limbah dapur yang akan sangat mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. 

Limbah minyak ini tidak boleh langsung dibuang ke saluran air atau tanah. Sebab hal ini dapat merusak dan mencemari lingkungan sekitar.

Cara memilah sampah atau limbah minyak adalah dengan mengurangi penggunaan minyak. Apabila masih terdapat sisa minyak yang harus dibuang maka kemaslah ke dalam kantong plastik yang mana. Lalu, sumbangkan ke lembaga pengolahan minyak atau sampah. 

6. Perpanjang usia makanan untuk mengurangi jumlah sampah organik

6. Perpanjang usia makanan mengurangi jumlah sampah organik

Kemampuan untuk memperpanjang usia makanan adalah salah satu cara memilah sampah yang benar. Umumnya, sampah dapur adalah sampah yang paling banyak dihasilkan, mulai dari bagian sayur atau buah yang tak terpakai, sisa makanan yang tidak habis dikonsumsi, dan sebagainya.

Untuk mengurangi jumlah sampah organik, Mama bisa mengolah bagian sayur atau buah yang biasanya tidak terpakai untuk memasak. 

Sebagai contoh, kulit udang yang dibuang bisa Mama sangrai hingga kering dan dihaluskan hingga menjadi kaldu bubuk. Bagian tulang ayam atau sapi bisa Mama jadikan kaldu tulang yang lezat.

Begitu juga batang sayur, kulit bawang, kulit wortel, bagian ujung atau bonggol sayur disatukan dan direbus dengan diberi bumbu tambahan maka akan menjadi kaldu sayur yang lezat.

7. Daur ulang sampah anorganik menjadi barang berguna

7. Daur ulang sampah anorganik menjadi barang berguna
Freepik/rawpixel

Sama halnya dengan sampah organik yang bisa diolah kembali, sampah anorganik pun bisa didaur ulang menjadi barang berguna lainnya.

Misal, plastik kekas kemasan sabun cuci atau makanan ringan bisa digunakan sebagai pengganti polybag untuk menanam tanaman. Atau kaleng bekas susu bisa dijadikan tempat sendok maupun pot.

Memanfaatkan sampah anorganik menjadi barang berguna lainnya adalah cara memilah sampah yang bijak agar nilai suatu barang menjadi lebih bermanfaat.

Setelah mengetahui bagaimana cara memilah sampah yang benar, kita akan menjadi lebih bijak dalam pengolahan sampah.

Kita juga akan semakin bijak dalam membelanjakan uang untuk membeli barang-barang yang lebih bermanfaat dan mengurangi sifat konsumtif.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.