Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI
Terkadang, jarak emosional sudah terlalu jauh dan pola komunikasi yang buruk sudah terlalu mengakar, sehingga sulit diselesaikan hanya berdua saja.
Jika berbagai usaha mandiri belum membuahkan hasil dan rasa sepi tak kunjung hilang, mencari bantuan pihak ketiga yang netral menjadi langkah yang bijaksana.
Mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan terapis atau konselor pernikahan profesional dapat membuka jalan buntu. Ahli profesional mampu memberikan perspektif objektif, mengurai benang kusut dalam komunikasi, dan menawarkan alat serta strategi yang tepat untuk memulihkan kesehatan pernikahan.
Itulah rangkuman dari beberapa cara mengatasi rasa sepi dalam pernikahan. Semoga informasi ini bisa berguna ya, Ma.
Apakah wajar merasa sepi meskipun sudah menikah? | Sangat wajar. Kesepian dalam pernikahan bukan berarti tidak ada cinta, melainkan sering kali merupakan indikasi adanya pemutusan koneksi emosional sementara akibat kesibukan, kurangnya komunikasi, atau perubahan fase kehidupan. |
Bagaimana cara memulai obrolan jika hubungan sudah terasa canggung? | Mulailah dengan topik ringan atau kenangan manis di masa lalu untuk mencairkan suasana. Gunakan kalimat yang tidak menghakimi agar diskusi berfokus pada perasaan pribadi tanpa memicu sikap defensif dari pasangan. |
Kapan waktu yang tepat untuk memutuskan pergi ke konseling pernikahan? | Konseling disarankan ketika komunikasi selalu berujung pada pertengkaran, adanya perasaan terjebak atau terasing yang berlangsung selama berbulan-bulan, dan ketika usaha perbaikan mandiri tidak membawa perubahan positif. |