Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
El Rumi Menikah, Ahmad Dhani Sebut Anak Laki-Laki Milik Ayahnya
Instagram.com/elelrumi
  • El Rumi dan Syifa Hadju resmi menikah di Jakarta Selatan. Didahului prosesi siraman dan pengajian yang memperlihatkan momen haru El bersungkeman kepada Ahmad Dhani dan Maia Estianty.

  • Unggahan Ahmad Dhani yang mengutip hadis tentang anak laki-laki milik ayahnya viral, memicu reaksi publik di tengah suasana bahagia pernikahan El Rumi.

  • Penjelasan ulama menegaskan hadis tersebut bermakna tanggung jawab dan penghormatan anak kepada ayah, bukan kepemilikan mutlak, serta menekankan keseimbangan hormat pada kedua orangtua.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

El Rumi dan Syifa Hadju resmi menikah pada Minggu (26/4/2026) di salah satu hotel mewah kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Menjelang hari bahagia tersebut, keduanya terlebih dahulu menjalani rangkaian prosesi seperti siraman dan pengajian.

Dalam momen pengajian, El terlihat bersungkem dan memohon restu kepada kedua orangtuanya, Ahmad Dhani dan Maia Estianty. Momen itu menjadi sorotan, terutama ketika Maia mengungkap bahwa ia jarang memeluk El saat kecil karena sempat terpisah.

Tak lama setelah momen tersebut viral, Ahmad Dhani mengunggah sebuah foto di Instagram disertai kutipan hadis yang berbunyi, “anak laki-laki adalah milik ayahnya.” Unggahan itu pun memicu berbagai spekulasi di kalangan publik.

Lantas, seperti apa unggahan tersebut? Benarkah ada maksud tertentu di balik pernyataan Dhani? 

Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya.

1. Unggahan Ahmad Dhani: Mengutip hadis soal kepemilikan anak

Viral di media sosial saat Maia Estianty menyebut tidak banyak memeluk El Rumi saat kecil karena berpisah. Tidak lama setelah cuplikan video itu viral, Ahmad Dhani mengunggah sebuah foto di Instagram yang langsung memicu reaksi netizen. 

Dhani mengunggah foto dirinya bersama anak laki-lakinya dengan caption yang mengutip hadis riwayat Ibnu Majah dan Abu Dawud yang berbunyi "Anta wa maluka li abika," yang artinya: "Engkau dan hartamu adalah milik ayahmu."

Unggahan ini Dhani pun dikomentari bermacam-macam oleh netizen. Namun, di kolom komentar banyak yang menyebut jika Ahmad Dhani memiliki ego yang tinggi karena saat anaknya menikah masih saja banyak drama.

@tun***.rah***: Memiliki makna: menjadi penerus "tanggung jawab" ayahnya. Terlebih jika sang anak tidak mampu menafkahi dirinya, istrinya, keluarganya. Maka jika ayahnya masih hidup, menjadi tanggung jawab sang ayah.

@nazien*****: Errrmm.. jangan lah dicemari hari bahagia anak dengan posting dan caption begini. Nanti-nanti saja bisa nggak.

2. Tangis haru Maia Estianty: "Maaf, dulu tak bisa banyak memelukmu"

Instagram.com/elelrumi

Unggahan Ahmad Dhani di atas dimaknai sebagai ‘penyulut drama’ karena ungkapan haru Maia Estianty saat sungkeman di acara pengajian jelang pernikahan El Rumi. Tangis haru pecah ketika El Rumi bersimpuh di depan Maia Estianty. 

Ia sempat membisikkan kalimat yang menyayat hati, mengungkapkan penyesalannya karena tidak bisa sering memeluk El saat kecil akibat perpisahan pahit di masa lalu. Maia merasa kehilangan momen emas untuk membentuk ikatan emosional melalui sentuhan fisik.

Maia berpesan kepada Syifa Hadju, istri El Rumi di masa depan agar bisa memeluk El lebih lama dan lebih sering.

"Untuk Syifa yang sedang tidak berada di sini, Bunda titipkan El Rumi yang dulu mungkin Bunda tidak selalu memeluknya setiap hari. Pesan untuk Syifa untuk selalu memeluk El, sering-sering dan yang lama, ya. Lebih lama dari yang pernah Bunda lakukan, karena Bunda tidak pernah bisa melakukan itu sampai hari ini," ungkap Maia.

Curhatan Maia ini merujuk pada masa-masa sulit pasca perceraiannya dengan Dhani, di mana ia sempat terpisah dari Al, El, dan Dul. Bagi Maia, momen pernikahan El adalah "pembayaran" atas waktu-waktu yang hilang tersebut.

3. Benarkah anak adalah "milik" ayah sepenuhnya?

Instagram.com/ahmaddhaniofficial

Pernyataan Ahmad Dhani yang mengutip hadis tersebut perlu dipahami secara utuh. Dalam penjelasan ulama terkait riwayat Ibnu Majah dan Abu Dawud, hadis “Anta wa maluka li abika” tidak dimaknai bahwa anak adalah milik ayah secara mutlak seperti properti.

Dikutip dari NU Online, dijelaskan bahwa maknanya lebih kepada kewajiban bakti dan tanggung jawab anak kepada ayah.

“Jadi redaksi hadits itu bukan li ummika (milik ibumu) ternyata. Justru harta dan kamu itu milik ayah. Walaupun di dalam banyak riwayat, yang lebih dihormati itu adalah ibu, tetapi ayah juga harus dihormati sebagai (pemberi) nasab atau keturunan biologis,” ungkap Sekretaris Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Mochammad Bukhori Muslim, kepada NU Online, Kamis (12/11/2020).

Dengan kata lain, hadis ini menekankan keseimbangan penghormatan kepada kedua orangtua. Papa dihormati sebagai pemberi nasab, sementara mama tetap memiliki kedudukan tinggi karena perannya dalam mengandung dan melahirkan. 

“Itu kan seimbang. Inilah ajaran Rasulullah SAW agar seorang anak mampu menghormati kedua orang tuanya. Redaksi-redaksi (hadits) seorang anak untuk memuliakan orangtua itu banyak. Misalnya, ridhallah fi ridhal walidain (ridha Allah sejalan dengan ridha orangtua). Ini sebenarnya sejajar penghormatannya,” tambahnya.

Itulah tadi informasi mengenai perkataan Ahmad Dhani soal anak laki-laki milik ayahnya. Semoga kita bisa belajar hal baru dari kejadian ini.

Editorial Team