5 Keluhan Sakit yang Bisa Disebabkan Karena Bercinta 

Sedih setelah bercinta, atau sakit kepala saat orgasme

12 Oktober 2020

5 Keluhan Sakit Bisa Disebabkan Karena Bercinta 
Freepik

Seks memiliki efek yang berbeda di setiap orang. Ada sebagian orang yang memiliki keluhan setelah bercinta. 

Bercinta bisa dikatakan sebuah kegiatan yang memiliki banyak efek. Ada yang sakit kepalanya hilang setelah bercinta. Bahkan ada yang mengatakan bahwa bercinta bisa mengurangi tingkat stres mereka. 

Namun tidak semua orang mengalami hal yang sama. Ada pula sebagian orang yang malah memiliki keluhan setelah bercinta. 

Disusun Popmama.com, inilah 5 keluhan penyakit yang bisa disebabkan karena bercinta. 

1. Kehilangan sebagian ingatan karena bercinta

1. Kehilangan sebagian ingatan karena bercinta
Freepik/cookie_studio

Seorang perempuan di Washington DC memiliki keluhan yang sangat tidak biasa. Setelah bercinta bersama suaminya, ia mulai mengeluhkan kehilangangan sebagian ingatannya. 

Penyakit ini dinamakan Transient Global Amnesia (TGA). Hal ini bisa terjadi pada 23-32 orang dari 100.000 orang per tahun di AS. Meski bukan penyebab utama, namun bercinta bisa jadi salah satu pemicunya. 

Editors' Picks

2. Sakit kepala saat mengalami orgasme

2. Sakit kepala saat mengalami orgasme
Freepik/Bugphai

Jika sebagian orang bisa hilang keluhan sakit kepalanya saat bercinta, namun sebagian orang lainnya malah bisa terkena sakit kepala saat mengalami orgasme. 

Menurut National Headache Foundation (NHF), ada dua jenis sakit kepala yang bisa disebabkan karena bercinta. Otot di leher dan kepala yang berkontraksi karena efek bahagia saat kontraksi bisa menyebabkan sakit kepala.

Sementara itu, penyebab lainnya adalah gerakan dan beban yang terlalu berat saat bercinta. Misal, Mama menahan badan di tembok, atau sejenisnya. 

Biasanya, penyakit ini dialami pada mereka yang memiliki keluhan migrain. 

3. Merasa sedih setelah bercinta

3. Merasa sedih setelah bercinta
Freepik/Jcomp

Sebuah penelitian kecil dipublikasikan di International Journal of Sexual Health. menunjukkan bahwa 1/3 perempuan merasa depresi setelah sesi bercinta. 

Para peneliti menyebutnya sebagai postcoital dysphoria. Penyakit ini mempengaruhi 10 persen perempuan dari jumlah keseluruhan. 

Keluhan ini ditandai dengan perasaan sedih, panik, terganggu, dan tidak nyaman setelah bercinta. Tak peduli betapa menyenangkan dan serunya sesi bercinta sebelumnya, perasaan tersebut tetap bisa datang setelahnya.

Jika sering merasakan hal ini, sebaiknya mencari pertolongan psikolog untuk mencari sumber masalahnya. 

4. Alergi dengan sperma

4. Alergi sperma
sexualalpha.com

Sekitar 40.000 perempuan di AS merasa alergi dengan sperma pria. Meski hal ini termasuk jarang terjadi, namun ini memang benar terjadi. 

Menurut dr Bednarek, sperma pria bisa mengubah keseimbangan pH di vagina perempuan. Akibatnya, ada iritasi, pembengkakan, dan gatal-gatal. 

Jika kamu salah satu yang memiliki keluhan ini, cara terbaik menghindarinya adalah dengan menggunakan kondom. 

5. Bercinta menyebabkan ISK

5. Bercinta menyebabkan ISK
Freepik/Tutatama

Ada kalanya, sesi bercinta berakhir dengan menyakitkan. Bukan malam pertama, namun hubungan seksual yang menyebabkan ISK. Menurut dr Bednarek, perempuan dewasa lebih mudah terkena 30% lebih besar dibanding pria. 

Penyakit yang dinamakan penyakit bulan madu ini membuat vagina seperti terbakar saat buang air kecil. Disusul dengan nyeri dan gatal juga. 

Penyebabnya adalah bakteri yang masuk ke vagina saat bercinta. Ada baiknya kamu segera buang air kecil setelah bercinta, dan membasuhnya sampai bersih. 

Itulah beberapa penyakit yang bisa timbul jika bercinta, meski tidak semua orang mengalaminya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.