Bagi penggemar manga bergenre psikologis, Blood on the Tracks menjadi salah satu judul yang paling sering direkomendasikan dalam beberapa tahun terakhir.
Karya ini dikenal karena tidak mengandalkan monster, hantu, atau adegan aksi besar untuk menciptakan ketegangan. Sebaliknya, ceritanya berpusat pada hubungan seorang anak dengan mamanya yang perlahan berubah menjadi mimpi buruk.
Manga berjudul asli Chi no Wadachi ini ditulis dan diilustrasikan oleh Shuzo Oshimi, mangaka yang juga dikenal lewat karya The Flowers of Evil (Aku no Hana) dan Happiness. Serial ini pertama kali terbit di majalah Big Comic Superiormilik Shogakukan pada Februari 2017 dan berakhir pada September 2023 dengan total 17 volume. Versi bahasa Inggrisnya diterbitkan oleh Kodansha USA.
Berikut Popmama.com merangkum fakta tentang Blood on the Tracks yang membuatnya berbeda dari manga psikologis lainnya.
