“I think it's part of this like you said it's a right of passage, right? 'Cause like you've left this it's like a test from the universe almost, right? Like you've left this relationship where you abandoned yourself, you no longer know who you are,” ujar Hannah.
Hannah Al Rashid Ungkap Alasan Jangan Terburu Cari Pasangan Usai Cerai

Hannah Al Rashid menyebut perceraian dapat menjadi momen menyadari bahwa seseorang telah mengabaikan kebutuhan dan identitas diri dalam hubungan sebelumnya.
Perasaan bingung, sedih, dan ingin cepat move on setelah perceraian bisa mendorong seseorang terburu-buru mencari pasangan baru sebagai jaring pengaman emosional.
Hannah Al Rashid dan Nadine menekankan pemulihan serta rasa aman perlu dibangun dari diri sendiri, sebelum kembali membuka hati untuk hubungan berikutnya.
Setelah melewati perceraian, seseorang mungkin merasakan berbagai emosi yang bercampur aduk. Ada rasa sedih, bingung, kehilangan, sekaligus keinginan untuk segera memulai kehidupan baru. Dalam kondisi tersebut, muncul pula keinginan untuk kembali memiliki pasangan sebagai tempat bersandar.
Hal inilah yang dibahas Hannah Al Rashid dan Nadine Alexandra dalam podcast Sini, Sis! bersama bintang tamu Kartika Jahja. Ketiganya membicarakan proses setelah perceraian, termasuk fenomena post-divorce dating trap atau perangkap berkencan setelah perceraian.
Menurut Hannah, fase tersebut dapat menjadi bagian dari proses seseorang menemukan kembali jati dirinya setelah keluar dari hubungan yang membuatnya merasa kehilangan diri sendiri.
Nah, dalam artikel ini Popmama.com telah merangkum mengenai Hannah Al Rashid ungkap alasan jangan terburu cari pasangan usai cerai.
Yuk, disimak!
1. Muncul setelah seseorang meninggalkan hubungan yang membuatnya kehilangan diri

Instagram.com/hannahalrashid Hannah Al Rashid menjelaskan bahwa perceraian atau berakhirnya sebuah hubungan bisa menjadi momen ketika seseorang mulai menyadari bahwa dirinya telah terlalu lama mengesampingkan kebutuhan dan identitas pribadi.
Menurutnya, ketika seseorang baru saja meninggalkan hubungan seperti itu, proses untuk kembali mengenali diri sendiri tentu tidak selalu mudah. Ada banyak hal yang perlu dipahami dan dipulihkan sebelum seseorang benar-benar siap melangkah ke fase berikutnya.
2. Keinginan cepat move on bisa membuat seseorang mencari pasangan baru

Insragram.com/hannahalrashid Setelah keluar dari hubungan yang melelahkan secara emosional, seseorang bisa saja ingin segera merasakan kembali kenyamanan bersama orang lain. Hannah Al Rashid menyebut kondisi tersebut dapat muncul karena adanya berbagai perasaan yang bercampur setelah perceraian.
“Jadi kayak karena kita banyak perasaan bingung dan sedih dan campur aduk macam-macam dan kita pengin cepat-cepat move on right or cepat-cepat like find a safety net,” lanjutnya.
Keinginan menemukan safety net atau jaring pengaman emosional inilah yang kemudian dapat membuat seseorang terburu-buru mencari hubungan baru. Padahal proses untuk pulih dan memahami kembali diri sendiri juga menjadi bagian penting setelah meninggalkan sebuah hubungan.
3. Jawaban untuk kembali berdiri bukan selalu dari pasangan baru

Youtube.com/Sini, Sis! Nadine kemudian menekankan bahwa keinginan untuk menemukan seseorang sebagai tempat bergantung dapat menjadi sebuah ujian bagi diri sendiri. Menurutnya, seseorang perlu menyadari bahwa rasa aman dan kemampuan untuk kembali berdiri tidak selalu harus datang dari orang lain.
“It’s another test untuk percaya dan sadar does not lie with another. Yes, the answer lies with myself to be able to stand on my own two feet, to carry myself, to be there for myself,” tutur Nadine.
Ia juga mengingatkan bahwa sebelum hadirnya pasangan, seseorang sebenarnya sudah memiliki dirinya sendiri sebagai tempat pertama untuk bertahan. Kesadaran tersebut menjadi salah satu hal yang penting untuk diingat ketika menghadapi post-divorce dating trap.
“But I got to remember I've always been there first for me. And that is I think what happens with that post-divorce dating trap,” lanjutnya.
Itulah rangkuman mengenai Hannah Al Rashid ungkap alasan jangan terburu cari pasangan usai cerai. Pembahasan Hannah dan Nadine mengingatkan bahwa memulai hubungan baru setelah perceraian bukan sekadar soal menemukan orang lain, tetapi juga tentang menemukan kembali diri sendiri.
Memberi waktu untuk pulih dan belajar berdiri sendiri dapat menjadi bagian penting sebelum membuka hati untuk hubungan berikutnya.







-TBRxsklOFy9qj3mqHT8Bg0AlpTfLW9E0.jpg)














