Lagi Viral, Ini Alasan Aurelie Moeremans Tulis Buku Broken Strings

- Aurelie Moeremans menulis Broken Strings sebagai media edukasi tentang bahaya child grooming tanpa romantisasi.
- Menulis menjadi bagian dari proses penyembuhan diri (healing) sekaligus memberi kekuatan bagi penyintas lain.
- Buku ini juga bertujuan meluruskan rumor miring tentang masa lalunya yang selama ini simpang siur.
Aurelie Moeremans merilis memoar berjudul Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth. Buku yang membedah pengalaman pahitnya sebagai korban child grooming ini bukan ditulis tanpa alasan.
Di balik keberaniannya membuka luka lama, terdapat misi mulia yang ingin ia sampaikan kepada publik. Nah, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa alasan Aurelie Moeremans menulis buku Broken Strings.
Yuk Ma, disimak!
1. Edukasi bahaya grooming tanpa romantisasi

Alasan terbesar Aurelie Moeremans menulis buku Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth, yakni untuk memberikan edukasi kepada publik, khususnya remaja dan orangtua. Ia ingin pembaca mampu mengenali tanda-tanda manipulasi emosional sejak dini agar tidak ada lagi yang terjebak dalam situasi serupa.
Penting bagi Aurelie untuk menceritakan kisahnya dari sudut pandang korban secara jujur, tanpa bumbu romantisasi yang seringkali menyesatkan dalam cerita fiksi. Ia ingin membedah secara nyata bagaimana kontrol dan manipulasi bekerja dalam sebuah relasi yang tidak sehat, sehingga masyarakat bisa lebih waspada terhadap bahaya child grooming.
2. Proses healing dan penguat sesama penyintas

Bagi Aurelie Moeremans, menulis memoar ini adalah bagian penting dari proses penyembuhan dirinya (healing).
Dengan menuangkan kisah yang selama ini ia pendam, Aurelie berusaha menyelamatkan dirinya sendiri dari bayang-bayang masa lalu dan berdamai dengan trauma tersebut.
Tak hanya untuk dirinya, ia juga merilis buku ini secara gratis dalam format e-book agar bisa menjadi sumber kekuatan bagi siapa saja yang pernah mengalami hal serupa.
Pesan yang ingin ia sampaikan sangat jelas, yaitu untuk para penyintas agar tidak sendirian dan mereka memiliki kekuatan untuk bangkit kembali.
3. Meluruskan fakta dan melawan stigma

Selama bertahun-tahun, Aurelie Moeremans kerap diterpa fitnah dan rumor miring terkait kehidupan pernikahannya di masa remaja. Buku ini menjadi wadah baginya untuk akhirnya angkat bicara dan meluruskan fakta yang sebenarnya.
Ia mengungkap bahwa apa yang terjadi saat itu berada di bawah tekanan dan ancaman yang serius. Lewat tulisan ini, Aurelie ingin melawan stigma yang selama ini melekat dan membersihkan namanya dari narasi yang salah.
Itulah rangkuman dari beberapa alasan Aurelie Moeremans menulis buku Broken Strings. Semoga keberanian Aurelie bisa membawa dampak positif bagi banyak orang ya, Ma.
FAQ Aurelie Moeremans
| Siapa Aurelie Moeremans? | Aurelie Moeremans adalah seorang aktris, penyanyi, dan model berkebangsaan Indonesia kelahiran Belgia yang memulai kariernya sejak tahun 2007. Ia dikenal sebagai sosok multitalenta yang aktif membintangi berbagai judul film. |
| Aurelie Moeremans terkenal karena apa? | Aurelie Moeremans mulai dikenal luas lewat perannya dalam film-film populer seperti Story of Kale: When Someone's in Love dan kesuksesannya sebagai konten kreator video parodi di media sosial. |
| Apakah Aurelie Moeremans punya anak? | Hingga Januari 2026, Aurelie Moeremans sedang mengandung anak pertama dari pernikahannya dengan Tyler Bigenho. Pasangan ini telah mengumumkan bahwa calon buah hati mereka berjenis kelamin laki-laki. |

















