TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

7 Cara Mengatasi Pasangan yang Kleptomania

Jangan khawatir, kleptomania yang diidap oleh pasangan bisa diatasi dengan 7 cara ini

16 Agustus 2022

7 Cara Mengatasi Pasangan Kleptomania
Pexels/Michael Burrows

Mengenali pasangan dengan baik tentu menjadi suatu hal yang wajib dilakukan oleh siapa pun saat menjalin hubungan. Dengan mengenali pasangan, kamu tentu akan mengetahui segala kelebihan maupun kekurangan yang ada padanya.

Seperti yang diketahui, tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Pasangan yang kamu cintai tentu tak luput dari kekurangan. Namun, apa jadinya jika kekurangan yang dimiliki oleh pasanganmu adalah kleptomania?

Dikutip dari Medical News Today, kleptomania merupakan gangguan mental langka yang menyebabkan orang mencuri barang secara kompulsif. Seseorang dengan kondisi tersebut dapat mencuri barang yang tidak digunakan atau tidak diperlukan.

Perlu kamu ketahui, ketika seseorang mengidap kleptomania, godaan untuk mencuri yang dialaminya bisa saja begitu kuat sehingga sulit untuk ditolaknya.

Sebagai pasangan, tentu kamu tak ingin dirinya terus menerus melakukan hal tersebut. Oleh karena itu, butuh tindakan nyata yang harus kamu lakukan untuk mengatasi kleptomania yang dimilikinya.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa cara mengatasi pasangan yang kleptomania secara lebih detail.

Yuk, disimak!

1. Perlu mengenali gejala kleptomania

1. Perlu mengenali gejala kleptomania
inpaonline.com.br

Sebelum memulai mengatasi kleptomania yang diidap oleh pasangan, kamu harus mengetahui terlebih dahulu akan gejala kleptomania.

Perlu kamu ketahui, seseorang dengan kleptomania dapat menunjukkan dirinya melalui cara yang berbeda tergantung pada individu. Oleh sebab itu, penting bagimu untuk memahami gejala kleptomania untuk memastikan bahwa dirinya mendapat bantuan yang tepat.

Dilansir dari laman Mayo Clinic, berikut beberapa gejala yang dialami pengidap kleptomania, antara lain:

  • Ketidakmampuan untuk menahan dorongan kuat untuk mencuri barang yang tidak dibutuhkan;
  • Merasakan peningkatan ketegangan, kecemasan, atau gairah yang mengarah pada pencurian;
  • Merasakan kesenangan, kelegaan, atau kepuasaan saat mencuri;
  • Merasa sangat bersalah, menyesal, membenci diri sendiri, malu atau takut tertangkap setelah mencuri;
  • Siklus kleptomania akan kembali dan terjadi berulang kali.

2. Bantu pasangan mengenali bahwa dirinya memiliki masalah

2. Bantu pasangan mengenali bahwa diri memiliki masalah
Pexels/Alena Darmel

Seseorang yang mengidap kleptomania mungkin tidak menyadari bahwa mereka memiliki masalah.

Perlu diketahui, kleptomania merupakan kecanduan yang sama seperti penyalahgunaan zat. Kecanduan ini timbul dari aktivitas mengambil barang milik orang lain tanpa izin atau mencuri yang dilakukan secara terus menerus.

Seseorang yang mengalami kleptomania mungkin berpikir mencuri sesekali bukanlah masalah besar. Orang yang berpendapat seperti itu mungkin juga tak menyadari bahwa pencurian yang dilakukannya sudah lepas kendali.

Oleh sebab itu, kamu sebagai pasangan bisa mengatasi kleptomania yang diidapnya dengan membantu dirinya untuk menyadari bahwa ia memiliki masalah.

Saat melakukan hal ini, kamu terlebih dahulu harus bersikap tenang, suportif, dan berbelas kasih dengan pasangan. Hal ini harus tetap kamu lakukan meskipun kamu sudah disakiti olehnya.

Perlu kamu ingat pula, berteriak atau marah saat menyadarkan pasangan tidak akan menghasilkan apa-apa.

Editors' Picks

3. Jelaskan akibat dari kleptomania

3. Jelaskan akibat dari kleptomania
Pexels/Mikhail Nilov

Selain menyadarkannya, kamu juga harus menjelaskan kepada pasangan akibat dari aksi kleptomania yang dilakukannya. Pada tahap ini, kamu disarankan untuk tenang saat melakukan diskusi, dan hindari menuduhnya.

Jika bingung mulai dari mana, kamu bisa berbicara dengannya tentang bagaimana mencuri dapat menyebabkan penangkapan, konsekuensi keuangan atau hukum, kehilangan pekerjaan, atau kehilangan kepercayaan.

4. Hindari membuat pasangan merasa malu

4. Hindari membuat pasangan merasa malu
Pexels/Mikhail Nilov

Seorang kleptomania memilih untuk tidak berobat karena merasa takut, atau malu atas tindakan yang dilakukannya. Kamu harus memahami bahwa sangat sulit bagi orang untuk mengobati dan mengatasi kleptomania seorang diri.

Oleh karena itu, ketika kamu berbicara dengannya gunakanlah kata-kata yang baik dan hadapi dirinya dengan tenang. Jangan sampai kata-kata yang kamu ucapkan padanya membuat pasangan merasa jadi lebih buruk mengenai kondisi yang dialaminya.

5. Sarankan pasangan untuk mencari pengobatan

5. Sarankan pasangan mencari pengobatan
Pexels/ANTONI SHKRABA

Jika dari beberapa gejala menunjukkan pasangan yang kamu cintai benar-benar menderita kleptomania, kamu harus segera mendorongnya untuk mencari perawatan medis.

Dengan mencari bantuan medis, kamu akan dapat mengetahui diagnosis yang sebenarnya dari dokter atau psikolog tentang kleptomania yang diidap oleh pasangan.

Perlu kamu ketahui pula, kleptomania memang tidak bisa sepenuhnya disembuhkan. Meski demikian, pasangan tetap dapat meminum obat atau menjalani terapi untuk membantu mengatasi desakan dan gejalanya.

6. Memberikan dukungan kepada pasangan

6. Memberikan dukungan kepada pasangan
Pexels/Ketut Subiyanto

Pemulihan dari kleptomania memang bisa memakan waktu yang lama. Oleh karena itu, kamu harus memahami dengan detail terkait rencana perawatan dan mendukung secara aktif agar pemulihannya bisa berhasil.

Salah satu bentuk dukungan yang bisa kamu lakukan secara nyata ialah menemaninya ketika bertemu terapis. Saat sesi bertemu terapis dilakukan, kamu pun bisa bertanya seputar kleptomania yang diidap pasangan.

Cara lainnya, kamu juga bisa memberikan dukungan dengan membantunya menetapkan tujuan yang baik. Dengan melakukan hal ini, kamu bisa membuat pasangan tetap fokus dan termotivasi untuk mencapai sesuatu, termasuk pemulihannya.

7. Lakukan aktivitas bersama pasangan

7. Lakukan aktivitas bersama pasangan
Pexels/cottonbro

Cara lain yang dapat membantu pasangan untuk mengatasi kleptomania adalah melakukan aktivitas bersamanya.

Saat melakukan aktivitas bersama, kamu bisa menjauhkan pasangan dari tempat-tempat yang dirasa dapat memicu tindakan kleptomania. Jika bingung, kamu dapat mengajaknya pergi ke bioskop, makan malam, dan pergi ke kedai kopi.

Selain itu, kamu juga bisa mengajak pasangan menjadi sukarelawan di suatu acara, atau menghabiskan waktu berolahraga bersama. Dengan melakukan akitivitas secara bersama, maka kamu dapat membantu pasangan menjadi fokus dengan hal lain yang positif.

Jadi itulah rangkuman informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber tentang beberapa cara mengatasi pasangan yang kleptomania.

Semoga cara-cara ini dapat menjadi jalan keluar terbaik untukmu dalam mengatasi pasangan yang mengidap kleptomania. Jika dirasa membutuhkan bantuan, maka sebaiknya meminta tolong ke profesional. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk