Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

20 Puisi Cinta Romantis Karya Sastrawan yang Bikin Hati Pasangan Luluh

20 Puisi Cinta Romantis Karya Sastrawan yang Bikin Hati Pasangan Luluh
Freepik
Share Article

Ada banyak cara untuk mengungkapkan rasa cinta untuk orang terkasih. Salah satu cara yang bisa dilakukan dengan cara sederhana, yakni mengungkapkan isi hati melalui puisi cinta romantis.

Walau terkesan sederhana, terkadang kata-kata mampu menyentuh hati seseorang sehingga membuatnya merasa sangat dicintai dan dihargai pasangannya. 

Ketika ingin melakukan sesuatu yang romantis, tak ada salahnya untuk mengungkapkan ungkapkan perasaan cinta dan kasih sayang Mama lewat puisi.

Berikut 20 puisi cinta romantis karya sastrawan tanah air yang sudah Popmama.com rangkum. 

  1. Kumpulan Puisi Cinta Romantis

  2. 1. Aku Ada - Dewi Lestari

    Memanggil namamu ke ujung dunia
    Tiada yang lebih pilu
    Tiada yang menjawabku selain hatiku

    Dan ombak berderu
    Di pantai ini kau slalu sendiri
    Tak ada jejakku di sisimu
    Namun saat ku tiba
    Suaraku memanggilmu akulah lautan

    Ke mana kau s'lalu pulang
    Jingga di bahuku
    Malam di depanku
    Dan bulan siaga sinari langkahku

    Ku terus berjalan
    Ku terus melangkah
    Kuingin kutahu engkau ada
    Memandangimu saat senja
    Berjalan di batas dua dunia

    Tiada yang lebih indah
    Tiada yang lebih rindu
    Selain hatiku
    Andai engkau tahu
    Di pantai itu kau tampak sendiri
    Tak ada jejakku di sisimu

    Namun saat kau rasa
    Pasir yang kau pijak pergi akulah lautan
    Memeluk pantaimu erat
    Jingga di bahumu
    Malam di depanmu

    Dan bulan siaga sinari langkahmu
    Teruslah berjalan
    Teruslah melangkah
    Ku tahu kau tahu aku ada

    Puisi cinta romantis selanjutnya adalah karya Dewi Lestari atau yang akrab disapa Dee. Ia dikenal sebagai novelis yang telah menerbitkan berbagai karya fenomenal, seperti seri Supernova, Perahu kertas serta kumpulan cerpen Filosofi Kopi yang telah sukses diadaptasi dalam sebuah film.  

    Bagi Mama yang mengikuti karya-karya Dee, mungkin pernah mendengar puisi cinta ini dalam versi lagunya. Seperti judulnya, puisi Aku Ada mengungkapkan perasaan seseorang yang ingin selalu ada untuk kekasihnya.

    2. Aku ingin - Sapardi Djoko Damono

    Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
    dengan kata yang tak sempat diucapkan
    kayu kepada api yang menjadikannya abu

    Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
    dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
    awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

    Mama tentunya tak asing lagi dengan puisi romantis di atas. Puisi berjudul Aku Ingin merupakan salah satu karya Sapardi Djoko Damono yang paling terkenal. Mama dapat menemukan puisi dalam buku kumpulan puisi Hujan Bulan Juni

    Lewat puisi ini, kita seolah diingatkan bahwa untuk mencintai seseorang bisa dengan kesederhanaan. 

    3. Barangkali Telah Kuseka Namamu - Goenawan Mohamad

    Barangkali telah kuseka namamu
    dengan sol sepatu
    Seperti dalam perang yang lalu
    kauseka namaku

    Barangkali kau telah menyeka bukan namaku
    Barangkali aku telah menyeka bukan namamu
    Barangkali kita malah tak pernah di sini
    Hanya hutan, jauh di selatan, hujan pagi

    Pada dua bait di atas mengambarkan nuansa kilas balik dan kerinduan sang penyair kepada seseorang yang telah meninggalkan jejak. Penyair tersebut seakan merenungkan kemungkinan hilangnya hubungan dan keberadaan seorang yang dulu dekat dengannya. 

    Karya puisi Barangkali Telah Kuseka Namamu yang ditulis oleh Goenawan Mohamad atau dikenal sebagai GM merupakan seorang wartawan sekaligus budayawan. 

    4. Cintaku Jauh di Pulau - Chairil Anwar

    Cintaku jauh di pulau, gadis manis, sekarang iseng sendiri

    Perahu melancar, bulan memancar di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar angin membantu/ laut terang, tapi terasaaku tidak 'kan sampai padanya.

    Di air yang tenang, di angin mendayu, di perasaan penghabisan segala melaju. Ajal bertakhta, sambil berkata: "Tujukan perahu ke pangkuanku saja,"

    Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh! Perahu yang bersama 'kan merapuh! Mengapa Ajal memanggil dulu. Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!

    Manisku jauh di pulau,kalau 'ku mati, dia mati iseng sendiri. 

    Selanjutnya, puisi romantis karya Chairil Anwar berjudul Cintaku Jauh di Pulau. Sepanjang hidupnya yang singkat, Chairil menulis berbagai puisi cinta yang menyayat hati dari hubungan percintaannya kandas dengan beberapa perempuan.

    Begitu juga dengan puisi di atas, jika diperhatikan seolah bisa menggambarkan perasaan cinta seseorang yang tak terbalas.  

    5. Cinta yang Agung - Kahlil Gibran

    Adalah ketika kamu menitikkan air mata
    dan masih peduli terhadapnya..
    Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih
    menunggunya dengan setia..

    Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
    dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata 'Aku
    turut berbahagia untukmu'

    Apabila cinta tidak berhasil…bebaskan dirimu…
    Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
    dan terbang ke alam bebas lagi ..
    Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan
    kehilangannya..
    tapi..ketika cinta itu mati..kamu tidak perlu mati
    bersamanya…

    Orang terkuat bukan mereka yang selalu menang..
    melainkan mereka yang tetap tegar ketika
    mereka jatuh

    Tak selalu bahagia, cinta juga bisa berakhir luka. Namun, Cinta yang Agung menggambarkan sebuah cinta yang agung, pengorbanan seseorang mencintai dengan tulus bahkan ingin melihat sang pujaan bahagia dengan pilihannya. 

    Sang maestro, Kahlil Gibran memberikan motivasi kepada setiap orang untuk kembali bangkit dari rasa sakit usai cintanya tak mendapat balasan. 

    6. Dari Suatu Perpisahan - Ayatrohaedi

    Terkadang ada baiknya kita berduka
    Agar terasa betapa gembira
    Pada saatnya kita bersuka

    Terkadang ada baiknya kita menangis,
    Agar terasa betapa manis
    Pada saatnya kita tertawa

    Terkadang ada baiknya kita merana
    Agar terasa betapa bahagia
    Pada saatnya kita bahagia

    Dan jika sekarang kita berpisah
    Itupun ada baiknya juga
    Agar terasa betapa mesra
    Jika pada saatnya nanti
    Kita ditakdirkan bertemu lagi

    Puisi berjudul Dari Suatu Perpisahan karya sastrawan Ayatrohaedi, menyiratkan pesan bahwa perpisahan bukan akhir dari segalanya. Suatu saat nanti bisa dipertemukan kembali jika memang ditakdirkan untuk bersama. 

    Wah romantis ya, Ma!

    7. Episode - W.S Rendra

    Kami duduk berdua
    di bangku halaman rumahnya.

    Pohon jambu di halaman itu
    berbuah dengan lebatnya
    dan kami senang memandangnya.

    Angin yang lewat
    memainkan daun yang berguguran.

    Tiba-tiba ia bertanya:

    "Mengapa sebuah kancing bajumu
    lepas terbuka?"

    Aku hanya tertawa.

    Lalu ia sematkan dengan mesra
    sebuah peniti menutup bajuku.

    Sementara itu aku bersihkan
    guguran bunga jambu
    yang mengotori rambutnya.

    W.S Rendra kali ini menggambarkan keintimah, perhatian, dan kebersamaan dalam hubungan. 

    Sebuah perhatian kecil menunjukkan kesan hubungan yang hangat antar keduanya, kala mereka menutup baju dengan peniti dan membersihkan guguran bunga jambu di rambut. 

    8. Hanya - Sapardi Djoko Damono

    Hanya suara burung yang kau dengar
    dan tak pernah kau lihat burung itu
    tapi tahu burung itu ada di sana

    Hanya desir angin yang kau rasa
    dan tak pernah kau lihat angin itu
    tapi percaya angin itu di sekitarmu

    Hanya doaku yang bergetar malam ini
    dan tak pernah kau lihat siapa aku
    tapi yakin aku ada dalam dirimu

    Lewat puisi ini, seolah mengungkapkan perasaan seseorang yang mencintai secara diam-diam. Tak hanya doa, namun suara burung dan desir angin bisa menjadi perantara untuk menyampaikan perasaan cintanya.

    Puisi Hanya termasuk salah satu dari 74 sajak lainnya yang bisa Mama temukan dalam buku kumpulan puisi karya Sapardi Djoko Damono yang berjudul Melipat Jarak

    9. Kangen - WS Rendra

    Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku
    menghadapi kemerdekaan tanpa cinta

    Kau tak akan mengerti segala lukaku
    karena cinta telah sembunyikan pisaunya.

    Membayangkan wajahmu adalah siksa.
    Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.

    Engkau telah menjadi racun bagi darahku.
    Apabila aku dalam kangen dan sepi

    Itulah berarti
    aku tungku tanpa api.

    Bait-bait puisi di atas mampu menggambarkan kesedihan dan kesepian yang mendalam ketika merindukan seseorang. Perasaan ketika seseorang merasa tak berdaya tanpa kekasihnya.

    Puisi berjudul Kangen karya WS Rendra ini terhimpun dalam buku Empat Kumpulan Sajak yang diterbitkan pertama kali oleh Pustaka Jaya di tahun 1961. 

    10. Kesadaran - Armijn Pane

    Pada kepalaku sudah direka,
    Mahkota bunga kekal belaka,
    Aku sudah jadi merdeka,
    Sudah mendapat bahagia baka.

    Aku melayang ke langit bintang,
    Dengan mata yang bercaya-caya,
    Punah sudah apa melintang,
    Apa yang dulu mengikat saya.

    Mari kekasih, jangan ragu
    Mencari jalan; aku mendahului,
    Adinda kini
    Mari, kekasih, turut daku
    Terbang ke sana, dengan melalui,
    Hati sendiri.

    Meski menggambarkan perasaan pembebasan dan kemerdekaan yang telah dicapai penyair, namun ia tak lupa mengajak kekasihnya untuk gabung dalam perjalanan pembebasan tersebut. 

    Karya puisi ini ditulis oleh Armijn Pane, seorang sastrawan penulis puisi dan novel. Selain puisi berjudul Kesadaran, puisi lainnya berjudul Belenggu juga sempat terkenal di tahun 1940.

    11. Kerinduan - Khalil Gibran

    Merenda sebuah tali kasih

    Kusimpul menjadi satu hati

    gambaran jiwa yang terluka

    bagai langit meratap sendu

    kala bias cinta menghilang

    sakit itupun datang tanpa permisi

    rembulan tak menyisakan senyum.

    Bersama malam, kudekap lirih arti kerinduan

    Seperti judulnya, puisi Kerinduan karya Khalil Gibran di atas menggambarkan kesedihan seseorang yang sangat merindukan kekasihnya.

    Untuk Mama yang sedang menjalani LDM atau Long Distance Marriage, maka bisa menyampaikan perasaan rindu untuk suami melalui puisi ini. 

    12. Ketika Ada Yang Bertanya Tentang Cinta - Aan Mansyur

    Ketika aku bertanya kepadamu tentang cinta
    Kau melihat langit membentang lapang
    Menyerahkan diri untuk dinikmati, tapi menolak untuk dimiliki

    Ketika kau bertanya kepadaku tentang cinta,
    Aku melihat nasib manusia
    Terkutuk hidup di bumi
    Bersama jangkauan lengan mereka yang pendek
    Dan kemauan mereka yang panjang

    Ketika aku bertanya kepadamu tentang cinta,
    Kau bayangkan aku seekor burung kecil yang murung
    Bersusah payah terbang mencari tempat sembunyi
    Dari mata peluru para pemburu

    Ketika kau bertanya kepadaku tentang cinta
    Aku bayangkan kau satu-satunya pohon yang tersisa
    Kau kesepian dan mematahkan cabang-cabang sendiri

    Ketika ada yang bertanya tentang cinta,
    Apakah sungguh yang dibutuhkan adalah kemewahan kata-kata

    atau cukup ketidaksempurnaan kita?

    Bagi Mama yang merupakan penggemar film Ada Apa dengan Cinta 2, tentunya tak asing dengan puisi romantis yang dibacakan oleh Rangga, pemeran utama dalam film tersebut. 

    Puisi di atas menggambarkan dua insan yang saling mempertanyakan apa makna cinta. Dalam bait terakhir, cinta seolah dimaknai sebagai dua insan yang saling melengkapi dibalik ketidaksempurnaan masing-masing.

    Puisi berjudul Ketika Ada Yang Bertanya Tentang Cinta karya Aan Mansyur tersebut kemudian dibukukan dalam antologi puisi Tidak Ada New York Hari Ini.

    13. Peluklah Aku dengan Ketabahanmu - Boy Chandra

    Aku masih bersedia,
    menyediakan diri untuk mencintaimu
    Tetaplah menetap di hatiku, 
    sebab hidup akan jauh lebih baik berjalan menujumu.

    Menatap matamu,
    sudah membuat duniaku penuh dengan rindu,
    apalagi jikalau memilikimu seusia hidupku,
    tentu akan lebih indah dari itu.

    Peluk tubuhku,
    tabahlah berjuang bersamaku.

    Berbagai karya tulisan Boy Chandra sudah tak asing lagi bagi generasi muda saat ini, seperti novel dan puisi. 

    Puisi dengan makna yang romantis ini memberikan pesan kepada pasangan untuk selalu memeluknya dengan kuat dalam berbagai kondisi apa pun. 

    14. Perjalanan Pulang - Joko Pinurbo

     

    Ah padang pasir.
    Panasmu ingin menghanguskan perkemahan.
    Kau pikir para pengungsi mau dilumat kelaparan?
    Lihatlah, sungai itu tetap saja hijau.

    Kematian dienyahkan ke bukit-bukit karang,
    kanak-kanak bermain terompet di lubang persembunyian.
    Katakan pada ibu, si buyung mau lebih lama merantau.

    Rumah itu mungkin akan selalu menanyakan kepulangan,
    pintu-pintu minta kiriman kisah petualangan.
    Aduh sayang, jarak itu sebenarnya tak pernah ada.
    Pertemuan dan perpisahan dilahirkan oleh perasaan. 

    Joko Pinurbo ingin mengajak pembaca merenungkan kehidupan, kehadiran, dan kerinduan untuk pulang ke rumah seseorang yang dicintainya. 

    Perjalanan Pulang diciptakan oleh Joko Pinurbo sebagai penyair yang dikenal unik karena puisi-puisinya yang menggelitik, namun terdengar indah dan romantis. 

    15 . Rindu - Medy Loekito

    Apalah arti sebuah mimpi
    ketika lelap terserak pada malam-malam tanpa suara
    kucari hadirmu lepas fajar hingga petang
    tersendat tergeragap laksana petir tanpa gelegar
    sementara waktu membenamkan segala harapan
    dunia seperti kapal yang karam
    terjerembab pada kedalaman tanpa batas
    tiada yang lebih pasti daripada gelap
    tatkala bulan kehilangan cahaya
    dan halilintar kehilangan kilatnya
    adakah yang lebih berduka selain hati yang rindu
    betapa ingin kulihat wajahmu
    pada kesia-siaan yang akrab denganku kini

    Puisi Rindu di atas adalah karya Medy Loekito, penyair perempuan yang dikenal dengan karya puisi-puisinya yang pendek dan sederhana. Walau bagitu, puisi karyanya penuh dengan makna.

    Seperti puisi Rindu ini yang menggambarkan perasaan duka dan sedih karena ingin bertemu dengan pasangannya. 

    16. Sajak Cinta - Mustofa Bisri

     

    Cintaku kepadamu belum pernah ada contohnya
    Cinta Romeo kepada Juliet si Majnun Qais kepada Laila belum apa-apa
    Temu pisah kita lebih bermakna
    Dibandingkan temu-pisah Yusuf dan Zulaikha
    Rindu-dendam kita melebihi rindu-dendam Adam dan Hawa

    Aku adalah ombak samuderamu
    Yang lari datang bagimu
    Hujan yang berkilat dan berguruh mendungmu
    Aku adalah wangi bungamu
    Luka berdarah-darah durimu
    Semilir bagai badai anginmu

    Aku adalah kicau burungmu
    Kabut puncak gunungmu
    Tuah tenungmu
    Aku adalah titik-titik hurufmu
    Kata-kata maknamu

    Aku adalah sinar silau panasmu
    Dan bayang-bayang hangat mentarimu
    Bumi pasrah langitmu

    Aku adalah jasad ruhmu
    Fayakun kunmu

    Aku adalah a-k-u
    k-a-u
    mu

    Mustofa Bisri mengungkapkan rasa cinta begitu mendalam, kuat, dan unik kepada pasangannya. Ia mengungkapkan bahwa cintanya lebih dari kisah-kisah cinta terkenal, seperti Romeo dan Juliet, Majnun dan Laila, atau Yusuf dan Zulaikha. 

    Karya puisi yang begitu romantis ini merupakan sebuah ekspresi cinta dari penulis untuk almarhumah istri tercintanya, Siti Fatima.

    17. Sajak Putih - Chairil Anwar

    Bersandar pada tari warna pelangi
    Kau depanku bertudung sutra senja
    Di hitam matamu kembang mawar dan melati
    Harum rambutmu mengalun bergelut senda

    Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
    Meriak muka air kolam jiwa
    Dan dalam dadaku memerdu lagu
    Menarik menari seluruh aku

    Hidup dari hidupku, pintu terbuka
    Selama matamu bagiku menengadah
    Selama kau darah mengalir dari luka
    Antara kita mati datang tidak membelah

    Sajak Putih menjadi bagian dari karya puisi Chairil Anwar yang terkenal. Secara garis besar, isinya mengandung perasaan jatuh cinta yang dialami laki-laki terhadap perempuan yang dicintainya. 

    Pada bait akhir dijelaskan bahwa tak ada yang dapat memisahkan sepasang kekasih tersebut, kecuali kematian. 

    18. Sajak-Sajak Kecil Tentang Cinta - Sapardi Djoko Damono

    Mencintai angin
    harus menjadi siut

    Mencintai air
    harus menjadi ricik

    Mencintai gunung
    harus menjadi terjal

    Mencintai api
    harus menjadi jilat

    Mencintai cakrawala
    harus menebas jarak

    Mencintai-Mu
    harus menjelma aku

    Sajak-Sajak Kecil Tentang Cinta menggambarkan seseorang yang ingin menyampaikan perasaan cintanya untuk kekasihnya. 

    Dengan membacanya Mama seolah bisa merasakan kesungguhan seseorang saat mencintai pasangannya. Seseorang yang bisa mencintaimu hanyalah diriku, begitulah makna disampaikan dalam puisi di atas. 

    Puisi romantis karya Sapardi Djoko Damono ini masuk ke dalam buku berjudul Melipat Jarak.

    19. Surat Cinta - W.S Rendra

    Kutulis surat ini
    kala hujan gerimis
    bagai bunyi tambur mainan
    anak-anak peri dunia yang gaib.
    Dan angin mendesah
    mengeluh dan mendesah
    Wahai, Dik Narti,
    aku cinta kepadamu!

    Kutulis surat ini
    kala langit menangis
    dan dua ekor belibis
    bercintaan dalam kolam
    bagai dua anak nakal
    jenaka dan manis
    mengibaskan ekor
    serta menggetarkan bulu-bulunya.
    Wahai, Dik Narti,
    kupinang kau menjadi istriku!

    Sebuah pesan cinta ditulis saat hujan turun sebagai ungkapan ingin meminang kekasih hatinya. Puisi ini ditulis oleh Willibrodus Surendra Broto Rendra atau yang lebih dikenal dengan W.S Rendra. 

    Puisi Surat Cinta dibuat W.S Rendra untuk menceritakan perjalanan cinta dengan perempuan yang dicintainya. 

    20. Taman Dunia - Asrul Sani

    Kau masukkan aku ke dalam taman-dunia, kekasihku !
    kau pimpin jariku, kau tunjukkan bunga tertawa, kuntum tersenyum.
    kau tundukkan huluku tegak, mencium wangi tersembunyi sepi.
    Kau gemalaikan di pipiku rindu daun beldu melunak lemah.

    Tercengang aku takjub, terdiam.
    berbisik engkau:
    "Taman swarga, taman swarga mutiara rupa".

    Engkau pun lenyap.

    Termanggu aku gilakan rupa.

    Puisi ini ditulis oleh seorang sastrawan, penulis skenario, dan sutradara bernama Asrul Sani. Ia dikenal sebagai pelopor angkatan 45 dalam dunia sastra. 

    Salah satu karya Asrul Sani ini mengisahkan perjalanan manusia di bumi yang mensyukuri segala keindahan di dalamnya. Namun, itu semua tak ada yang abadi selain di surga, tempat yang sempurna sebenarnya.

  3. Cara Lain untuk Menyatakan Cinta dan Kasih Sayang kepada Pasangan:

    1. Memberikan perhatian penuh dengan meluangkan waktu berkualitas bersama pasangan tanpa gangguan. 
    2. Tidak harus mahal, berikan hadiah yang menunjukkan bahwa kamu memperhatikan dan memahami kebutuhan dan kesukaannya.
    3. Sentuhan fisik seperti pelukan, genggaman tangan, atau ciuman dapat menyampaikan rasa cinta dan kasih sayang secara nonverbal.
    4. Berikan pujian dan apresiasi atas hal-hal positif yang dilakukan pasangan.
    5. Dukunglah pasangan dalam mencapai mimpi dan tujuannya. Berikan semangat dan motivasi saat mereka menghadapi kesulitan.

    Nah, itulah beberapa puisi cinta romantis dari sastrawan tanah air. Jangan ragu mengungkapkan perasaan cinta dan kasih sayang untuk pasangan lewat bait-bait puisi romantis ini ya, Ma. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More