10 Puisi Cinta Romantis Karya Sastrawan yang Bikin Hati Pasangan Luluh

Ungkapkan rasa cinta untuk orang terkasih melalui puisi

21 Maret 2022

10 Puisi Cinta Romantis Karya Sastrawan Bikin Hati Pasangan Luluh
Freepik

Ada banyak cara untuk mengungkapkan rasa cinta untuk orang terkasih. Salah satu cara yang bisa dilakukan dengan cara sederhana, yakni mengungkapkan isi hati melalui puisi cinta romantis.

Walau terkesan sederhana, terkadang kata-kata mampu menyentuh hati seseorang sehingga membuatnya merasa sangat dicintai dan dihargai pasangannya. 

Ketika ingin melakukan sesuatu yang romantis, tak ada salahnya untuk mengungkapkan ungkapkan perasaan cinta dan kasih sayang Mama lewat puisi.

Berikut 10 puisi cinta romantis karya sastrawan tanah air yang sudah Popmama.com rangkum. 

1. Kangen - WS Rendra

1. Kangen - WS Rendra
Pexels/Freetocks.org

Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta

Kau tak akan mengerti segala lukaku
karena cinta telah sembunyikan pisaunya.

Membayangkan wajahmu adalah siksa.
Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.

Engkau telah menjadi racun bagi darahku.
Apabila aku dalam kangen dan sepi

Itulah berarti
aku tungku tanpa api.

Bait-bait puisi di atas mampu menggambarkan kesedihan dan kesepian yang mendalam ketika merindukan seseorang. Perasaan ketika seseorang merasa tak berdaya tanpa kekasihnya.

Puisi berjudul Kangen karya WS Rendra ini terhimpun dalam buku Empat Kumpulan Sajak yang diterbitkan pertama kali oleh Pustaka Jaya di tahun 1961. 

2. Aku ingin - Sapardi Djoko Damono

2. Aku ingin - Sapardi Djoko Damono
Unsplash/Brooke Winters

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Mama tentunya tak asing lagi dengan puisi romantis di atas. Puisi berjudul Aku Ingin merupakan salah satu karya Sapardi Djoko Damono yang paling terkenal. Mama dapat menemukan puisi dalam buku kumpulan puisi Hujan Bulan Juni

Lewat puisi ini, kita seolah diingatkan bahwa untuk mencintai seseorang bisa dengan kesederhanaan. 

3. Sajak-Sajak Kecil Tentang Cinta - Sapardi Djoko Damono

3. Sajak-Sajak Kecil Tentang Cinta - Sapardi Djoko Damono
Pixaby/thoughtcatalog

Mencintai angin
harus menjadi siut

Mencintai air
harus menjadi ricik

Mencintai gunung
harus menjadi terjal

Mencintai api
harus menjadi jilat

Mencintai cakrawala
harus menebas jarak

Mencintai-Mu
harus menjelma aku

Sajak-Sajak Kecil Tentang Cinta menggambarkan seseorang yang ingin menyampaikan perasaan cintanya untuk kekasihnya. 

Dengan membacanya Mama seolah bisa merasakan kesungguhan seseorang saat mencintai pasangannya. Seseorang yang bisa mencintaimu hanyalah diriku, begitulah makna disampaikan dalam puisi di atas. 

Puisi romantis karya Sapardi Djoko Damono ini masuk ke dalam buku berjudul Melipat Jarak.

5. Aku Ada - Dewi Lestari

5. Aku Ada - Dewi Lestari
Pexels/Adam Kontor

Memanggil namamu ke ujung dunia
Tiada yang lebih pilu
Tiada yang menjawabku selain hatiku

Dan ombak berderu
Di pantai ini kau slalu sendiri
Tak ada jejakku di sisimu
Namun saat ku tiba
Suaraku memanggilmu akulah lautan

Ke mana kau s'lalu pulang
Jingga di bahuku
Malam di depanku
Dan bulan siaga sinari langkahku

Ku terus berjalan
Ku terus melangkah
Kuingin kutahu engkau ada
Memandangimu saat senja
Berjalan di batas dua dunia

Tiada yang lebih indah
Tiada yang lebih rindu
Selain hatiku
Andai engkau tahu
Di pantai itu kau tampak sendiri
Tak ada jejakku di sisimu

Namun saat kau rasa
Pasir yang kau pijak pergi akulah lautan
Memeluk pantaimu erat
Jingga di bahumu
Malam di depanmu

Dan bulan siaga sinari langkahmu
Teruslah berjalan
Teruslah melangkah
Ku tahu kau tahu aku ada

Puisi cinta romantis selanjutnya adalah karya Dewi Lestari atau yang akrab disapa Dee. Ia dikenal sebagai novelis yang telah menerbitkan berbagai karya fenomenal, seperti seri Supernova, Perahu kertas serta kumpulan cerpen Filosofi Kopi yang telah sukses diadaptasi dalam sebuah film.  

Bagi Mama yang mengikuti karya-karya Dee, mungkin pernah mendengar puisi cinta ini dalam versi lagunya. Seperti judulnya, puisi Aku Ada mengungkapkan perasaan seseorang yang ingin selalu ada untuk kekasihnya.

Editors' Picks

4. Cintaku Jauh di Pulau - Chairil Anwar

4. Cintaku Jauh Pulau - Chairil Anwar
Freepik/jcomp

Cintaku jauh di pulau, gadis manis, sekarang iseng sendiri

Perahu melancar, bulan memancar di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar angin membantu/ laut terang, tapi terasaaku tidak 'kan sampai padanya.

Di air yang tenang, di angin mendayu, di perasaan penghabisan segala melaju. Ajal bertakhta, sambil berkata: "Tujukan perahu ke pangkuanku saja,"

Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh! Perahu yang bersama 'kan merapuh! Mengapa Ajal memanggil dulu. Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!

Manisku jauh di pulau,kalau 'ku mati, dia mati iseng sendiri. 

Selanjutnya, puisi romantis karya Chairil Anwar berjudul Cintaku Jauh di Pulau. Sepanjang hidupnya yang singkat, Chairil menulis berbagai puisi cinta yang menyayat hati dari hubungan percintaannya kandas dengan beberapa perempuan.

Begitu juga dengan puisi di atas, jika diperhatikan seolah bisa menggambarkan perasaan cinta seseorang yang tak terbalas.  

6. Kerinduan - Khalil Gibran

6. Kerinduan - Khalil Gibran
Pexels/Hassan Ouajbir

Merenda sebuah tali kasih

Kusimpul menjadi satu hati

gambaran jiwa yang terluka

bagai langit meratap sendu

kala bias cinta menghilang

sakit itupun datang tanpa permisi

rembulan tak menyisakan senyum.

Bersama malam, kudekap lirih arti kerinduan

Seperti judulnya, puisi Kerinduan karya Khalil Gibran di atas menggambarkan kesedihan seseorang yang sangat merindukan kekasihnya.

Untuk Mama yang sedang menjalani LDM atau Long Distance Marriage, maka bisa menyampaikan perasaan rindu untuk suami melalui puisi ini. 

7. Hanya - Sapardi Djoko Damono

7. Ha - Sapardi Djoko Damono
Freepik/Prostooleh

Hanya suara burung yang kau dengar
dan tak pernah kau lihat burung itu
tapi tahu burung itu ada di sana

Hanya desir angin yang kau rasa
dan tak pernah kau lihat angin itu
tapi percaya angin itu di sekitarmu

Hanya doaku yang bergetar malam ini
dan tak pernah kau lihat siapa aku
tapi yakin aku ada dalam dirimu

Lewat puisi ini, seolah mengungkapkan perasaan seseorang yang mencintai secara diam-diam. Tak hanya doa, namun suara burung dan desir angin bisa menjadi perantara untuk menyampaikan perasaan cintanya.

Puisi Hanya termasuk salah satu dari 74 sajak lainnya yang bisa Mama temukan dalam buku kumpulan puisi karya Sapardi Djoko Damono yang berjudul Melipat Jarak

8. Ketika Ada Yang Bertanya Tentang Cinta - Aan Mansyur

8. Ketika Ada Berta Tentang Cinta - Aan Mansyur
Freepik

Ketika aku bertanya kepadamu tentang cinta
Kau melihat langit membentang lapang
Menyerahkan diri untuk dinikmati, tapi menolak untuk dimiliki

Ketika kau bertanya kepadaku tentang cinta,
Aku melihat nasib manusia
Terkutuk hidup di bumi
Bersama jangkauan lengan mereka yang pendek
Dan kemauan mereka yang panjang

Ketika aku bertanya kepadamu tentang cinta,
Kau bayangkan aku seekor burung kecil yang murung
Bersusah payah terbang mencari tempat sembunyi
Dari mata peluru para pemburu

Ketika kau bertanya kepadaku tentang cinta
Aku bayangkan kau satu-satunya pohon yang tersisa
Kau kesepian dan mematahkan cabang-cabang sendiri

Ketika ada yang bertanya tentang cinta,
Apakah sungguh yang dibutuhkan adalah kemewahan kata-kata

atau cukup ketidaksempurnaan kita?

Bagi Mama yang merupakan penggemar film Ada Apa dengan Cinta 2, tentunya tak asing dengan puisi romantis yang dibacakan oleh Rangga, pemeran utama dalam film tersebut. 

Puisi di atas menggambarkan dua insan yang saling mempertanyakan apa makna cinta. Dalam bait terakhir, cinta seolah dimaknai sebagai dua insan yang saling melengkapi dibalik ketidaksempurnaan masing-masing.

Puisi berjudul Ketika Ada Yang Bertanya Tentang Cinta karya Aan Mansyur tersebut kemudian dibukukan dalam antologi puisi Tidak Ada New York Hari Ini.

9. Dari Suatu Perpisahan - Ayatrohaedi

9. Dari Suatu Perpisahan - Ayatrohaedi
Freepik/dashu83

Terkadang ada baiknya kita berduka
Agar terasa betapa gembira
Pada saatnya kita bersuka

Terkadang ada baiknya kita menangis,
Agar terasa betapa manis
Pada saatnya kita tertawa

Terkadang ada baiknya kita merana
Agar terasa betapa bahagia
Pada saatnya kita bahagia

Dan jika sekarang kita berpisah
Itupun ada baiknya juga
Agar terasa betapa mesra
Jika pada saatnya nanti
Kita ditakdirkan bertemu lagi

Puisi berjudul Dari Suatu Perpisahan karya sastrawan Ayatrohaedi, menyiratkan pesan bahwa perpisahan bukan akhir dari segalanya. Suatu saat nanti bisa dipertemukan kembali jika memang ditakdirkan untuk bersama. 

Wah romantis ya, Ma!

10 . Rindu - Medy Loekito

10 . Rindu - Medy Loekito
Pixabay/MadalinCalita

Apalah arti sebuah mimpi
ketika lelap terserak pada malam-malam tanpa suara
kucari hadirmu lepas fajar hingga petang
tersendat tergeragap laksana petir tanpa gelegar
sementara waktu membenamkan segala harapan
dunia seperti kapal yang karam
terjerembab pada kedalaman tanpa batas
tiada yang lebih pasti daripada gelap
tatkala bulan kehilangan cahaya
dan halilintar kehilangan kilatnya
adakah yang lebih berduka selain hati yang rindu
betapa ingin kulihat wajahmu
pada kesia-siaan yang akrab denganku kini

Puisi Rindu di atas adalah karya Medy Loekito, penyair perempuan yang dikenal dengan karya puisi-puisinya yang pendek dan sederhana. Walau bagitu, puisi karyanya penuh dengan makna.

Seperti puisi Rindu ini yang menggambarkan perasaan duka dan sedih karena ingin bertemu dengan pasangannya. 

Nah, itulah beberapa puisi cinta romantis dari sastrawan tanah air. Jangan ragu mengungkapkan perasaan cinta dan kasih sayang Mama untuk pasangan lewat bait-bait puisi romantis ini!

Baca Juga 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk