5 Tips untuk Single Parent saat Ingin Menjalin Hubungan Baru

Perhatikan hal ini sebelum memulai hubungan baru ya, Ma!

4 Maret 2021

5 Tips Single Parent saat Ingin Menjalin Hubungan Baru
Freepik/master1305

Mempersiapkan hati untuk memulai hubungan baru memang bukan hal yang mudah. Apalagi untuk seorang ibu tunggal.

Mama mungkin berpikir, apakah ini waktu yang tepat untuk kembali menjalin hubungan asmara? Sementara di sisi lain, anak juga butuh perhatian ekstra. 

Selain itu, para ibu tunggal juga mempertimbangkan kondisi psikis anak akibat perceraian sebelumnya. Akibatnya Mama semakin ragu apabila anak akan melihat hubungan baru ini dari sisi negatif. 

Tapi Ma, jangan khawatir! Asalkan bisa mengenalkan hubungan baru ini secara positif. Anak pun pelan-pelan akan belajar menerimanya.

Yuk, simak tips bagaimana caranya menjalin hubungan kembali untuk ibu tinggal karena Popmama.com sudah merangkumnya. 

1. Pilihlah laki-laki yang bisa menjadi panutan untuk anak

1. Pilihlah laki-laki bisa menjadi panutan anak
allprodad.com

Ma, jatuh cinta dengan seorang 'playboy' bisa jadi sangat mendebarkan. Namun, hal itu hanya fantasi di film-film saja. Memang, ada beberapa tipe laki-laki yang sekilas terlihat menarik. Mama mungkin salah mengartikan rasa ketertarikan sesaat itu sebagai perasaan cinta. Nah karena itu, sebaiknya hindari tipe laki-laki seperti ini ya Ma!

Ketika tertarik dengan seseorang, pastikan bahwa Mama dan pasangan bisa mengembangkan perasaan secara konsisten untuk jangka panjang. Pertimbangkanlah seorang laki-laki yang tepat untuk masa kini dan masa depan si Kecil. Laki-laki dengan wawasan luas dan memiliki sikap tanggung jawab dapat menjadi panutan untuk anak.

Editors' Picks

2. Tetaplah bersikap seperti seorang ibu

2. Tetaplah bersikap seperti seorang ibu
Freepik/Karlyukav

Rasanya seperti berbunga-bunga ketika memulai hubungan baru dengan pasangan. Namun, disisi lain muncul kekhawatiran saat menyangkut soal Anak. Sepertinya tidak baik jika terlalu berterus terang ataupun terlalu berhati-hati. 

Bersenang-senanglah, Ma! Jangan lupakan bahwa Mama juga seorang perempuan. Tapi perlu diingat, jangan hilangkan nilai-nilai disiplin, harga diri, dan kebijaksanaan Mama. Biar bagaimanapun juga Mama tetaplah seorang ibu yang menjadi panutan untuk anak.

3. Pintar membagi waktu untuk diri sendiri dan anak

3. Pintar membagi waktu diri sendiri anak
Shutterstock/all_about_people

Menjadi ibu tunggal artinya memiliki keterampilan khusus untuk membagi waktu. Mama boleh saja memberikan sebagian besar waktu untuk sang buah hati. Tapi jangan lupa luangkan sedikit waktu untuk berkencan.

Sediakan waktu Mama untuk si Kecil setiap hari setelah pulang sekolah dan setiap akhir pekan. Buatlah daftar kegiatan menyenangkan yang bisa dilakukan berdua. 

Nah, pada malam minggu, Mama bisa menikmati aktivitas pribadi. Jika perlu Mama bisa mempekerjakan pengasuh terpercaya. Namun ingat, jangan sekali-sekali membatalkan janji dengan si Kecil. Anak tetap harus jadi prioritas pertama. 

4. Jangan buru-buru mengenalkan pasangan pada anak

4. Jangan buru-buru mengenalkan pasangan anak
Freepik/pch.vector

Sebelumnya, pastikan dulu apakah laki-laki ini merupakan orang yang tepat untuk Mama dan sang buah hati? Cobalah untuk lebih saling mengenal sebelum berkomitmen ke jenjang pernikahan. Jika sudah tepat waktunya Mama bisa mengenalkan pasangan pada anak.

Anak-anak biasanya sulit menerima orang baru. Namun, disisi lain anak juga mudah terikat dengan orang baru. Karenanya jika laki-laki yang Mama temui bukan orang yang tepat. Anak akan terlalu sering bertemu dan berpisah dengan orang yang ia temui. Hal ini berdampak pada kondisi psikis anak yang menyebabkan mereka kecewa dan cenderung defensif.

5. Hindari topik percakapan soal anak-anak dan mantan suami

5. Hindari topik percakapan soal anak-anak mantan suami
Freepik/pressfoto

Saat berkencan, Mama mungkin memilih topik yang nyaman untuk dibicarakan, seperti soal anak-anak. Sebetulnya tidak apa-apa sesekali membicarakan anak. Namun, untuk menghindari pengulangan topik yang sama dan muncul rasa bosan, cobalah menulis daftar topik lain yang menarik.

Ingat Ma, hindari topik obrolan soal mantan suami. Sebelum memutuskan untuk menjalin hubungan baru, sebaiknya Mama mengubur dalam-dalam kenangan buruk dari masa lalu. Topik ini juga bisa membuat pasangan Mama tidak nyaman.

Nah, untuk Ibu tunggal usahakan jangan takut untuk memulai hubungan baru. 

Baca Juga

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.