Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Lagu ‘Aura’ Kolaborasi Seru dari Afgan, Winky, dan Maxime Bouttier

3 min read
Lagu ‘Aura’ Kolaborasi Seru dari Afgan, Winky, dan Maxime Bouttier
Popmama.com/Dhio Muhammad Al Dicky
  • Afgan, Winky Wiryawan, dan Maxime Bouttier merilis single 'Aura' yang memadukan karakter musik berbeda, termasuk rock, metal, R&B, dan soulful, tanpa menghilangkan identitas masing-masing.

  • Lagu ini dikembangkan bersama produser Kenny Gabriel dari sebuah beat baru di studio. Bagian utama, melodi, dan liriknya selesai dibuat dalam sekitar satu setengah hingga dua jam.

  • Melalui lirik karya Afgan, 'Aura' mengangkat gagasan bahwa pesona berasal dari diri sendiri serta mengajak pendengar menyebarkan energi positif, khususnya di media sosial.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Afgan, Winky Wiryawan, dan Maxime Bouttier mempertemukan karakter musik mereka lewat single terbaru berjudul 'Aura'. Lagu ini lahir dari pertemuan tiga sosok dengan latar dan selera musik yang berbeda.

Proses kreatifnya pun berlangsung cukup spontan setelah mereka menemukan beat yang dirasa cocok. Bahkan, bagian utama lagu disebut selesai hanya dalam waktu sekitar dua jam.

Tak hanya menawarkan perpaduan musik, 'Aura' juga membawa pesan tentang menjadi diri sendiri dan menyebarkan energi positif. Berikut Popmama.com telah merangkum single ‘Aura’, kolaborasi tiga karakter berbeda dari Afgan, Winky, dan Maxime Bouttier.

Yuk, simak selengkapnya!

  1. 1. 'Aura' tercipta dari tiga karakter musik yang berbeda

    Konsep utama lagu ini berangkat dari pemikiran bahwa Afgan, Winky, dan Maxime memiliki karakter masing-masing. Perbedaan tersebut kemudian menjadi bagian dari identitas 'Aura'.

    Mereka tidak berusaha membuat ketiganya terdengar sama, tetapi justru memberikan ruang bagi setiap sosok untuk memasukkan ciri khasnya.

    Winky sendiri memiliki kedekatan dengan musik rock dan metal, sementara ia juga memiliki lingkungan pertemanan yang menikmati R&B dan musik soulful bersama Afgan. Maxime pun datang dengan latar musik rock serta metal yang kuat.

    Perbedaan tersebut membuat 'Aura' menjadi pertemuan beberapa warna musik dalam satu karya. Bagi mereka, musik merupakan ruang untuk bereksplorasi dan mencoba sesuatu yang baru.

  2. 2. Bagian utama lagu selesai dibuat sekitar dua jam

    ‘Aura’, Kolaborasi 3 Karakter Berbeda Afgan, Winky, dan Maxime 2
    Popmama.com/Dhio Muhammad Al Dicky

    Proses pembuatan 'Aura' bermula ketika Afgan, Winky, dan Maxime berada di satu studio bersama produser Kenny Gabriel. Mereka mendapat sebuah beat kasar yang kemudian dikembangkan bersama.

    Sebelum Afgan dan Maxime datang, Afgan dan Kenny sempat membuat tiga bagian musik, tetapi tidak ada yang akhirnya digunakan. Ketika ketiganya mulai mendengarkan dan mengeksplorasi beat baru, mereka langsung menemukan bagian yang terasa cocok.

    Winky sebagai produser melihat ekspresi Afgan dan Maxime saat mendengarkan musik tersebut hingga akhirnya yakin bahwa mereka menemukan arah yang tepat.

    “Pokoknya kalau gue sebagai produser, gue ngeliat the whole team, Afgan dan Maxime, matanya udah kayak naik, oke this is the one,” ungkap Wingky Wiryawan saat Press Conference "Aura" pada Jum'at (2/10/2026) di Jakarta.

    Dari titik tersebut, bagian musik, melodi, dan lirik mulai dikembangkan bersama. Bagian utama lagu pun disebut selesai dalam waktu sekitar satu setengah hingga dua jam.

  3. 3. 'Aura' ingin menyebarkan energi positif di media sosial

    ‘Aura’, Kolaborasi 3 Karakter Berbeda Afgan, Winky, dan Maxime 1
    Popmama.com/Dhio Muhammad Al Dicky

    Lirik 'Aura' ditulis Afgan dengan gagasan bahwa aura seseorang berasal dari dalam diri. Ia menggambarkan bagaimana seseorang dapat terlihat menarik secara effortless melalui cara berbicara, memperlakukan diri sendiri, dan menjadi dirinya sendiri.

    Menariknya, ide kata 'aura' muncul sebelum Afgan mengetahui istilah aura farming yang sedang ramai. Ia mengaku tidak mengetahui tren tersebut ketika mulai menulis lagu.

    Bagi Afgan, konsep lagu memang sejak awal lebih berkaitan dengan karakter seseorang yang terpancar secara alami.

    “Semua aura yang effortless itu selalu datang dari dalam, tidak dipaksakan,” ungkap Afgan.

    Pesan tersebut kemudian diperluas menjadi ajakan untuk menyebarkan energi positif. Ketiganya berharap 'Aura' bisa digunakan dalam berbagai konten yang membuat orang lebih ceria, terutama di tengah banyaknya konten bernuansa negatif di media sosial.

    Nah, itulah ‘Aura’, kolaborasi 3 karakter berbeda dari Afgan, Winky, dan Maxime Bouttier. Lagu tersebut menjadi pertemuan tiga karakter musik yang berbeda tanpa harus mengubah identitas masing-masing.

    Lewat kolaborasi ini, Afgan, Winky, dan Maxime ingin mengajak pendengar menemukan aura mereka sendiri sekaligus membawa lebih banyak energi positif. 'Aura' sudah bisa kalian dengarkan di seluruh platform musik, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More