Studi longitudinal besar di Amerika Serikat yang dikenal sebagai Future of Families and Child Wellbeing Study meneliti ribuan keluarga sejak anak lahir hingga masa remaja. Penelitian ini mengamati kualitas hubungan antara orangtua dan anak dalam berbagai kondisi sosial dan ekonomi.
Kesimpulan utama penelitian menunjukkan bahwa anak yang tumbuh dengan bonding yang stabil dan penuh kehangatan dari orangtua cenderung memiliki hasil perkembangan yang lebih baik secara emosional, sosial, dan akademik. Sebaliknya, ketidakstabilan hubungan orangtua berdampak negatif pada kesejahteraan anak.
Itulah kesimpulan beberapa penelitian tentang bonding orangtua dan anak. Berbagai penelitian internasional menunjukkan bahwa bonding orangtua dan anak bukan sekadar hubungan emosional sesaat, melainkan fondasi penting bagi kesehatan mental dan perkembangan anak sepanjang hidupnya.
Dengan kehadiran yang hangat, responsif, dan penuh perhatian, orangtua dapat membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, stabil secara emosional, dan mampu menjalin hubungan sosial yang sehat di masa depan.
Apa yang dimaksud dengan bonding orangtua dan anak? | Bonding orangtua dan anak adalah ikatan emosional yang terbentuk melalui kehadiran, perhatian, dan respons orangtua terhadap kebutuhan fisik maupun emosional anak sejak dini. |
Apakah bonding hanya penting di masa bayi? | Tidak. Meskipun bonding mulai terbentuk sejak bayi, kualitas hubungan emosional orangtua dan anak tetap berpengaruh hingga anak tumbuh dewasa. |
Bagaimana cara memperkuat bonding dengan anak? | Bonding dapat diperkuat melalui interaksi sederhana seperti berbicara dengan anak, mendengarkan perasaannya, memberikan sentuhan hangat, dan meluangkan waktu berkualitas secara rutin. |