5 Bahasa Tubuh Pasangan yang Perlu Diperhatikan saat Bercinta

Saat pasangan menggenggam tangan ternyata ada artinya tersendiri lho, Ma!

27 Juli 2021

5 Bahasa Tubuh Pasangan Perlu Diperhatikan saat Bercinta
Freepik/gpointstudio

Apakah Mama pernah memperhatikan setiap detail pasangan ketika menyentuh, mengelus lembut rambut atau lain sebagainya?

Jika tidak, Mama perlu memahami bahwa bahasa tubuh pasangan ketika tengah berhubungan seks punya arti tersendiri. Perlu diingat bahwa setiap gerakan pun memiliki makna yang berbeda-beda.

Misalnya saja saat berpegangan tangan selama berhubungan seks, mencium kening, atau berciuman dengan lidah.

Nah, sudah mulai penasaran terkait apa arti bahasa tubuh pasangan ketika berhubungan seks?

Mari simak sama-sama arti bahasa tubuh dalam kehidupan intim bersama pasangan, berikut Popmama.com sudah merangkum penjelasannya. 

1. Pasangan tidak berhenti menyentuh wajah dan rambut

1. Pasangan tidak berhenti menyentuh wajah rambut
Freepik/gpointstudio

Ketika seseorang menyentuh atau membelai rambut atau wajah saat berhubungan seks, maka itu biasanya menunjukkan kasih sayang.

Hal itu menunjukkan bahwa mereka ingin terhubung dengan Mama lebih dari sekadar tingkat fisik. Biasanya, menyentuh rambut atau mencium wajah memiliki perasaan yang tulus serta romantis.

Jika pasangan meluangkan waktu untuk menyisir rambut atau membelai pipi saat berhubungan seks, itu menjadi indikator bahwa mereka memiliki perasaan yang kuat.

Editors' Picks

2. Menggunakan lidah saat berciuman

2. Menggunakan lidah saat berciuman
Unsplash/charlyyyy

Pasangan yang mencium dengan melibatkan lidah bisa memberi pertanda kepada kita bahwa ia ingin menjelajahi setiap bagian tubuh.

Biasanya gerakan tubuh individu ini akan cocok dengan gerakan lidah. Misalnya, jika mereka cepat menggunakan lidahnya, maka hubungan seksual mereka pun akan meniru tindakan serta kecepatan tersebut.

Pada dasarnya, jika pasangan menggunakan banyak lidah, itu bisa berarti mereka seks yang lebih menantang.

Lidah adalah otot yang sangat kuat, namun sering sekali pasangan suami istri tidak menyadari bahwa mereka berpotensi bisa menggunakan otot ini secara berlebihan untuk seks yang memuaskan.

3. Memegang bagian pinggang

3. Memegang bagian pinggang
Pexels/Andrea Piacquadio

Salah satu alasan utama saat suami menggunakan posisi ini, yakni untuk menarik istri lebih dalam dan dekat dengan tubuh mereka.

Dengan kata lain, suami kemungkinan melakukan ini karena mereka ingin merasakan tubuh istrinya dengan lebih baik dan lebih jauh lagi.

Lebih baik di sini bisa jadi baik secara fisik maupun mental, misalnya saja dengan menyelaraskan gerakan selama berhubungan seks dan kelenturan tubuh.

4. Pasangan mencium atau menyentuh dahi

4. Pasangan mencium atau menyentuh dahi
Freepik/master1305

Jika Mama tengah berhadap-hadapan dengan pasangan, maka kemungkinan besar memiliki perasaan yang cukup kuat untuk satu sama lain.

Hal ini adalah gerakan "simbolis yang indah". Bisa berarti ingin mengetahui lebih jauh lagi tentang pemikiran pasangannya. Ciuman di dahi juga memberikan arti yang berbeda, ketimbang memberikan ciuman di bagian pipi atau bibir.

Jenis ciuman ini didorong oleh insting untuk melindungi pasangannya, menyayangi serta membuatnya merasa aman selalu.

5. Memegang tangan saat berhubungan seks

5. Memegang tangan saat berhubungan seks
medium.com

Tangan tidak memiliki banyak ujung saraf, namun pasangan selalu memegang erat tangan untuk menciptakan kedekatan satu sama lain agar lebih intim.

Tandanya, yakni mereka ingin mempertahankan hubungan dengan pasangannya dengan cara menciptakan lebih banyak keintiman. Hal ini ditandai dengan kelembutan, termasuk saling terkoneksi satu sama lain. Dalam artinya bukan hanya gairah atau nafsu semata.

Nah, itulah beberapa arti mengenai bahasa tubuh pasangan saat berhubungan seks. Jangan ragu untuk melakukan gerakan yang membuat pasangan makin romantis dan intim.

Pertahankan juga kontak mata untuk mendekatkan diri masing-masing, bahkan bisa saling terhubung secara emosional bersama pasangan.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.