IMS 2019: Perjalanan Liliyana Natsir yang Sukses Berkat Dukungan Mama

Liliyana Natsir mengungkapkan bahwa dukungan Mama menjadi pintu keberhasilannya

19 Januari 2019

IMS 2019 Perjalanan Liliyana Natsir Sukses Berkat Dukungan Mama
Popmama.com/Onic Metheany

Pada acara Indonesia Millennial Summit 2019, IDN Times turut mengundang milenial yang berperan penting dalam bidang olahraga.

Siapa lagi kalau bukan Liliyana Natsir. Pebulu tangkis yang satu ini bukan hanya berbakat ternyata ia juga merupakan sosok yang sangat menginspirasi para generasi milenial di luar sana.

Hal tersebut dapat diketahui dari kisah suksesnya yang penuh perjuangan.

Sejak umur 12 tahun, Liliyana Natsir atau yang biasa dipanggil Butet ini bahkan sudah mampu ditinggal sendirian di Jakarta untuk berlatih bulu tangkis.

Tak hanya itu, ada begitu banyak kisah sukses lainnya yang dibagikan oleh beliau pada talkshow yang dipandu oleh Wisnu Anugrah Putra, Project Manager IDN Creative, IDN Media.

Untuk itu, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa faktanya.

1. Alasan Liliyana memilih olahraga bulutangkis sebagai jalan menuju kesuksesan

1. Alasan Liliyana memilih olahraga bulutangkis sebagai jalan menuju kesuksesan
Popmama.com/Onic Metheany

Segala kesuksesannya saat ini bermula dari sang Mama yang dengan setia mendukungnya untuk terjun ke dunia olahraga, khususnya bulu tangkis.

"Seperti anak 9 tahun pada umumnya, saya masih menyukai banyak hal. Namun di umur tersebut, Mama sudah mengarahkan saya untuk fokus pada bulu tangkis," ungkap Butet pada sesi talkshownya di IMS 2019 yang diselenggarakan di Hotel Kempinski, Jakarta.

"Dukungan orangtua bagi saya sangat penting, siapa tahu punya bakat kalau ikut latihan di club dan bisa disiplin. Akhirnya di umur 12 tahun, saya ditinggal sendiri di Jakarta untuk berlatih bulu tangkis," tambahnya.

2. Motivasi untuk menang di olimpiade

2. Motivasi menang olimpiade
Popmama.com/Novy Agrina

Kalah dan menang merupakan hal yang wajar, begitu juga dengan apa yang dirasakan oleh pebulu tangkis, Liliyana Natsir.

Meskipun begitu, Butet pun tak pantang menyerah. Justru kekalahannya lah yang menjadi motivasinya untuk menang.

"Saya selalu kalah dari pasangan Cina, hal itulah yang menjadi motivasi bagi saya," tutur Liliyana.

Ia pun bertekad untuk mengalahkan pasangan Cina pada adu kemampuan di Oliampiade.

Kerja kerasnya berbuah manis, Liliyana berhasil menjadi juara utama pebulutangkis ganda campuran di tahun 2018.

Editors' Picks

3. Liliyana gantung raket

3. Liliyana gantung raket
Popmama.com/Novy Agrina

Tak terasa, Liliyana Natsir, seorang legenda bulu tangkis yang sudah membela timnas selama 18 tahun akhirnya gantung raket.

Hal tersebut juga ia ungkapkan pada acara IMS 2019 yang diselenggarakan oleh IDN Times.

Selama 18 tahun membela timnas, ia berhasil memenangkan olimpiade di tahun 2016, Badminton Open di tahun 2018, dan banyak pertandingan lain, bahkan hingga pertandingan terakhirnya di tahun 2019. 

Hebat!

4. Pentingnya dukungan orangtua

4. Penting dukungan orangtua
Popmama.com/Novy Agrina

Mengetahui bahwa Mamanya lah yang pertama kali mendorong Butet di dunia olahraga, maka tak heran jika Liliyan sangat berterimakasih kepada orangtuanya atas keberhasilan yang dirasakan hingga saat ini.

Jika dapat disimpulkan, berikut beberapa hal yang dilakukan oleh orangtua Liliyana dalam mendukung karirnya:

  • Mengarahkan potensi yang dimiliki anak

Sama seperti kisah Liliyana kecil, sang Mama sudah mengarahkannya ke bidang yang ia sukai.

Hal tersebut pasti diketahui oleh sang Mama dari potensi yang Liliyana miliki sejak kecil. Tak ingin membuang-buang kesempatan, sang Mama pun segera mengarahkannya ke bidang olahraga bulutangkis.

Sikap tersebutlah yang harus dimiliki oleh setiap orangtua. Sudah seharusnya orangtua dapat mengarahkan potensi dan bakat yang anaknya miliki sejak kecil demi masa depannya kelak.

  • Mendidik anak menjadi sosok yang mandiri

Menjadi sosok yang mandiri memang harus dipupuk sejak kecil. Jika selalu dimanjakan, anak tidak akan bisa berkembang secara optimal.

Anak pun akan cenderung lebih mudah menyerah ketika ada masalah yang menimpanya di masa depan.

Hal tersebutlah yang ditanamkan pada sang Mama, buktinya Liliyana sudah ditinggal sendirian sejak usia 12 tahun untuk menjalani pelatihan.

Tak disangka, kini Liliyana pun berhasil dan menjadi salah satu pebulu tangkis perempuan yang sukses.

  • Menanamkan sikap pantang menyerah

Seperti yang sudah diungkapkan oleh Liliyana Natsir, ia merasa tidak pernah puas ketika mengalami kekalahan saat melawan pebulutangkis asal Cina.

Bukannya menyerah, ia justru sangat bersemangat untuk mengalahkan pasangan asal negeri Bambu tersebut.

Sikap tersebut pastinya sudah ditanamkan oleh sang Mama sejak kecil, tak heran jika kini Liliyana Natsir sudah mampu mengalahkan banyak pebulutangkis lainnya, bahkan pebulutangkis dari Cina.

Nah, itulah beberapa fakta mengenai keberhasilan Liliyana Natsir.

Mulai dari kecil hingga saat ini, ia memang sudah terbentuk menjadi pribadi yang tangguh dan pantang menyerah.

Hal tersebutlah yang kini menjadikannya sosok yang sukses dan inspiratif bagi kaum milenial.

Baca juga: Benarkah Keluarga Milenial Lebih Ribet Soal Kesehatan Anak?

Baca juga: 5 Perbedaan Pola Asuh Orangtua Milenial dengan Orangtua Terdahulu

Baca juga: Ingin Perubahan, Orangtua Milenial Wajib Datang ke IMS2019

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;