5 Perbedaan Pola Asuh Orangtua Milenial dengan Orangtua Terdahulu

Mama sendiri sudah pakai cara baru atau justru masih mengikuti pola asuh orangtua terdahulu?

18 Januari 2019

5 Perbedaan Pola Asuh Orangtua Milenial Orangtua Terdahulu
Freepik

Sebesar 82% bayi yang hadir setiap tahun dilahirkan oleh seorang Mama milenial.

Tidak seperti orangtuanya terdahulu, para Mama dan Papa milenial melakukan berbagai hal secara berbeda dari generasi lain sebelum mereka.

Hal tersebut juga nyatanya mampu mempengaruhi kebiasaan anak-anak mereka.

Dikutip dari laman Business Insider, berikut Popmama.com telah merangkum 5 ciri khas gaya pengasuhan orangtua millenial menurut para peneliti dan pakar lainnya.

1. Orangtua milenial mencari informasi seputar pola asuh melalui internet

1. Orangtua milenial mencari informasi seputar pola asuh melalui internet
Pxhere

Sebuah artikel di The New York Times menyarankan bahwa orangtua milenial beralih ke Google, chatting room, dan aplikasi lain untuk mendapatkan nasihat ataupun informasi seputar pengasuhan anak.

Seperti yang dikatakan seorang pakar, "Google adalah kakek-nenek baru, tetangga baru, pengasuh baru."

Pakar tersebut juga berkata bahwa kabar baiknya, dengan begitu orangtua jadi lebih mengetahui banyak informasi terkait perkembangan anak daripada sebelumnya.

Editors' Picks

2. Orangtua milenial mendokumentasikan kehidupan anak mereka di media sosial

2. Orangtua milenial mendokumentasikan kehidupan anak mereka media sosial
nypost.com

Artikel New York Times yang sama juga menjelaskan bahwa kini orangtua milenial sering mengunggah foto-foto anak mereka di media sosial.

Beberapa diantaranya bahkan dibuatkan akun media sosial khusus yang berisi foto dan video kegiatan sang Anak.

Sebuah survey yang dilakukan oleh TIME dan Survey Monkey juga menemukan bahwa hanya 19% orangtua milenial yang tidak pernah berbagi foto anak-anak mereka di media sosial, dibandingkan dengan 30% orangtua Gen X dan 53% orangtua Baby Boomer.

Menanggapi fenomena tersebut, beberapa orangtua justru memiliki sikap yang berbeda.

Mereka ketakutan!

Orangtua seperti itu khawatir akan keselamatan sang Anak dan khawatir jika anaknya akan menjadi meme atau bahkan disalahgunakan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.

3. Orangtua milenial percaya diri dalam mengasuh anak mereka

3. Orangtua milenial percaya diri dalam mengasuh anak mereka
Freepik/freepic.diller

Sebuah survei yang dilakukan oleh Pew Research Center menemukan bahwa 57% Mama milenial mengatakan mereka melakukan pekerjaan yang sangat baik sebagai orangtua, dibandingkan dengan 48% Mama Gen X dan 41% Mama Baby Boomer.

Menariknya, Papa di semua kelompok umur memberi nilai yang rendah pada diri mereka sendiri.

4. Orangtua milenial lebih cenderung berjuang secara finansial

4. Orangtua milenial lebih cenderung berjuang secara finansial
pixabay.com/JESHOOTcom

Sebuah laporan dari Young Invincibles menjelaskan mengapa orangtua milenial mengalami kesulitan finansial dibandingkan generasi sebelumnya.

Untuk satu hal, biaya penitipan anak dan pendidikan telah meningkat menjadi 18% dari total biaya membesarkan anak, dari hanya 2% pada tahun 1960.

Terlebih lagi, seperti yang ditunjukkan oleh Washington Post, rata-rata usia 18 hingga 34 tahun saat ini menghasilkan sekitar $ 2.000 lebih sedikit daripada yang mereka miliki pada tahun 1980. 

5. Generasi Millenial tidak ingin cepat-cepat memiliki anak kembali

5. Generasi Millenial tidak ingin cepat-cepat memiliki anak kembali
Pixabay/sasint

Usia seorang Mama saat melahirkan anak pertamanya terus meningkat selama beberapa dekade.

Menurut data dari Centers for Disease Control, pada 1980, jumlahnya adalah 22,7. Pada 2013, jumlahnya 26.

Seperti dilaporkan Business Insider, karena semakin banyak perempuan mendapatkan pendidikan dan memasuki dunia kerja, mereka umumnya menikah dan memiliki anak kemudian.

Hal tersebut bisa saja dikarenakan tempat kerja yang tidak memberikan jenis dukungan yang akan memungkinkan perempuan untuk memiliki anak dan mengembangkan karir mereka pada saat yang sama.

Nah, itulah beberapa fakta mengenai perbedaan pola asuh ala orangtua milenial dengan orangtua terdahulu.

Sangat berbeda, bukan? 

Ya, hal tersebut sebenarnya merupakan hal yang wajar karena setiap manusia akan terus berkembang dan beradaptasi dengan apa yang meraka hadapi saat ini.

Jadi, tidak baik jika kita harus membeda-bedakan pola asuh orangtua milenial dengan orangtua terdahulu. Semua pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Untuk mengetahui lebih dalam mengenai generasi milenial, Mama juga dapat menghadiri Indonesia Millennial Summit (IMS) yang diselenggarakan oleh IDN Media pada hari Sabtu, 19 Januari 2019.

Tak hanya bisa bertemu dengan berbagai macam publik figur yang sukses dalam bidang politik, musik, dan lain sebagainya, Mama juga bisa mendapatkan banyak informasi dari mereka melalui talkshow.

Salah satu Mama milenial yang sangat berpengaruh di Indonesia, Najwa Shihab pun turut hadir pada Indonesia Millennial Summit tahun ini lho.

Maka dari itu, jangan lewatkan IMS yang akan diselenggarakan pekan depan ya, Ma!

Baca juga: 10 Nama Bayi yang Populer di Era Milenial

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Masalah yang Sering Dihadapi Millennial Mama

Baca juga: Tips Memilih Hunian Nyaman Bagi Kaum Millennial

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.