Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Sering Dikhianati, Eric Nam Tuangkan Lewat Lagu 'How the Fire Started'

Sering Dikhianati, Eric Nam Tuangkan Lewat Lagu 'How the Fire Started'
Popmama.com/Hari Firmanto
Intinya Sih
  • Eric Nam resmi comeback pada 3 Maret 2026 lewat lagu 'How the Fire Started' yang terinspirasi dari pengalaman pribadinya tentang pengkhianatan dan kekecewaan terhadap orang-orang terdekat.

  • Lagu ini menggambarkan dilema antara ingin percaya dan takut dikhianati, menghadirkan emosi yang relate bagi banyak orang karena mencerminkan realita hubungan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Pengalaman Eric Nam di reality show Traitors memperkuat tema lagu ini, membuatnya dipilih sebagai single utama dengan video musik yang juga terinspirasi dari konsep acara tersebut.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Eric Nam resmi comeback lewat lagu terbaru bertajuk 'How the Fire Started' pada 3 Maret 2026. Lagu yang bercerita tentang pengkhianatan ini ditulis Eric berdasarkan pengalaman pribadinya. 

Tak hanya sekali, Eric Nam pernah dikecewakan sekaligus dikhianati oleh orang-orang yang sepenuhnya ia percayai. Lewat lagu barunya, penyanyi keturunan Amerika-Korea ini tidak hanya berbagi cerita, tetapi juga menghadirkan emosi yang relate bagi banyak orang. 

Simak wawancara eksklusif Popmama.com bersama Eric Nam untuk pembahasan selengkapnya. 

1. Menulis ‘How the Fire Started’ berdasarkan pengalaman pribadi

Eric Nam Berduka, Sebut Vidi Aldiano Sosok Tak Tergantikan 1
Popmama.com/Hari Firmanto

Eric Nam menyadari bahwa pengalaman dikhianati bukan hanya terjadi sekali, tetapi berulang kali dalam hidupnya.

Hal ini membuatnya semakin berhati-hati terhadap hubungan yang ia jalani, baik dalam pertemanan maupun pekerjaan. 

Dari situ, muncul dorongan untuk mengekspresikan perasaan tersebut melalui musik. Kini, perasaan yang ia rasakan ketika dikhianati oleh orang yang dipercayai pun dituangkan lewat lagu 'How the Fire Started'.  

“Kalau dipikir-pikir, aku baru sadar kalau sepanjang hidupku, aku cukup sering dikhianati dan ‘ditusuk dari belakang’ oleh orang-orang terdekat,” kata Eric Nam saat diwawancarai secara eksklusif oleh Popmama.com

Saat mengerjakan album terbarunya, Eric bahkan menulis sekitar 80 lagu yang terinspirasi dari berbagai pengalaman hidup. Mulai dari cinta, kehilangan, hingga pengkhianatan, semuanya ia tuangkan dengan jujur. 

Lagu 'How the Fire Started' pun menjadi salah satu karya yang paling personal karena mengangkat tema pengkhianatan secara mendalam.

“Saat membuat album ini, aku menulis sekitar 80 lagu. Semua lagu itu terinspirasi dari berbagai pengalaman hidupku, ada yang tentang cinta, kehilangan, sampai pengkhianatan. Lagu ini kebetulan fokus pada tema pengkhianatan,” ungkapnya.

2. Emosi yang ingin Eric Nam tuangkan lewat lagu 'How the Fire Started'

Eric Nam 2.jpg
Instagram.com/ericnam

Melalui lagu 'How the Fire Started', Eric Nam ingin menggambarkan dilema yang sering dialami banyak orang, yaitu antara ingin percaya dan takut dikhianati. 

Rasa percaya memang penting dalam hubungan, tetapi di sisi lain juga bisa menjadi celah untuk disakiti. Ia juga menyoroti bagaimana siklus ini sering berulang dalam kehidupan.

Seseorang bisa saja belajar dari pengalaman, tetapi tetap saja kembali percaya pada orang lain. Hal ini membuat lagu tersebut terasa sangat relate karena mencerminkan realita yang dialami banyak orang di luar sana.

“Lagu ini bercerita tentang sulitnya mempercayai orang. Meskipun kita tahu seharusnya hati-hati, pada akhirnya kita tetap percaya, lalu terluka lagi. Tapi ya, begitulah hidup. Kadang menyebalkan, tapi memang seperti itu adanya,” curhat Eric Nam. 

3. Terinspirasi dari reality show Amerika berjudul Traitors

Eric Nam 3.jpg
Instagram.com/ericnam

Keputusan untuk menjadikan lagu ini sebagai single utama ternyata dipengaruhi oleh pengalaman Eric Nam di reality show.

Saat mengikuti Traitors, ia kembali merasakan pengalaman ‘ditusuk dari belakang’, yang ternyata selaras dengan tema lagu yang sudah ia tulis sebelumnya.

Momentum tersebut dianggap tepat untuk merilis lagu ini ke publik. Apalagi, acara tersebut sedang ramai diperbincangkan, sehingga pesan dalam lagu menjadi semakin relevan dan terasa nyata.

“Awalnya, lagu ini sebenarnya tidak direncanakan jadi single utama. Kami ingin merilis lagu cinta dulu. Tapi kemudian, aku ikut reality show di Amerika berjudul Traitors, dan di sana aku juga mengalami ‘pengkhianatan’. Jadi akhirnya kami memutuskan untuk merilis lagu ini karena momennya pas, apalagi banyak orang juga sedang membicarakan acara tersebut,” cerita Eric Nam. 

“Video musiknya pun terinspirasi dari konsep acara itu. Jadi, ini seperti menggabungkan pengalaman reality show dengan lagu yang aku buat,” lanjutnya. 

4. Eric Nam ungkap pernah dikhianati, dibohongi, hingga disakiti orang lain

Eric Nam 1.jpg
Instagram.com/ericnam

Eric Nam mengungkap bahwa dirinya adalah tipe orang yang mudah percaya pada orang lain. Ia bukan sosok yang suka bermain-main dalam sebuah hubungan.

Ketika ia percaya, maka ia benar-benar akan memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada orang tersebut.

Sayangnya, tidak semua orang memiliki prinsip yang sama. Hal inilah yang membuatnya berkali-kali merasa kecewa karena ekspektasi yang tidak terpenuhi.

Pengalaman-pengalaman tersebut kemudian menjadi bahan utama dalam proses penulisan lagu 'How the Fire Started'.

“Inspirasi lagu ini datang dari pengalaman pribadiku sendiri. Aku sering dikhianati, mulai dari dibohongi, dimanipulasi (gaslighting), sampai disakiti oleh orang lain. Aku merasa ini bisa terjadi karena aku termasuk orang yang mudah percaya dengan orang lain. Kalau aku percaya dengan seseorang, ya aku akan benar-benar mempercayainya,” cerita Eric Nam. 

Untuk karya lagu yang pernah diciptakan, Eric Nam menuliskannya berdasarkan pengalaman pribadi. Meski terkadang ia juga mengambil inspirasi dari cerita orang lain, sebagian besar karyanya tetap berakar dari kehidupan pribadi.

“Sebenarnya, sebagian besar lagu yang aku buat memang terinspirasi dari pengalaman pribadi atau emosi yang benar-benar aku rasakan. Sesekali, aku juga menulis berdasarkan cerita teman atau orang lain yang ada di ruang penulisan lagu. Tapi secara umum, lagu-laguku berasal dari kehidupan aku sendiri, baik itu pengalaman langsung maupun perasaan yang nyata,” ungkapnya. 

5. Lirik pembuka menjadi bagian paling ‘nendang’ dan disukai Eric Nam

“Salah satu lirik favoritku di lagu ini ada di bagian pembuka ‘Oh, you never gave a damn about me Til I had something you needed, oh (Kamu tidak pernah peduli padaku sampai aku punya sesuatu yang kamu butuhkan),” ujar Eric Nam. 

Lirik pembuka ini dianggap paling kuat karena langsung menggambarkan inti dari lagu tersebut. Eric menyoroti bagaimana seseorang bisa saja tidak peduli, tapi seketika sifatnya bisa berubah ketika melihat adanya keuntungan yang bisa didapat. 

“Menurutku, lirik ini sangat menarik karena menggambarkan bagaimana ada orang yang tidak peduli pada kita, sampai mereka melihat ada keuntungan yang bisa didapat,” curhatnya. 

Dalam pengalamannya sebagai figur publik, Eric juga kerap merasakan perubahan sikap orang lain ketika mengetahui status atau pencapaiannya. Hal ini membuatnya semakin yakin bahwa semua orang seharusnya diperlakukan dengan adil, tanpa memandang keuntungan yang bisa didapat.

“Dalam kasusku, ketika orang tahu aku seorang selebriti atau punya ‘sesuatu’, cara mereka memperlakukanku bisa langsung berubah. Dan aku tidak suka itu,” ungkap Eric Nam. 

“Aku percaya semua orang seharusnya diperlakukan dengan baik dan adil, tanpa memandang status atau keuntungan,”

Lirik ini pun diulang beberapa kali dalam lagu, sehingga semakin menegaskan pesan yang ingin disampaikan. Tidak heran jika bagian pembuka ini menjadi salah satu yang paling membekas bagi Eric Nam sendiri.

“Lirik pembuka ini juga diulang beberapa kali dalam lagu, dan menurut aku itu jadi salah satu bagian paling kuat. Bisa dibilang, lagu ini sudah ‘nendang’ sejak awal,” pungkasnya.

Demikian cerita Eric Nam yang menuangkan pengalaman pribadi soal pengkhianatan lewat lagu baru 'How the Fire Started'. Lewat ini, Eric Nam berhasil menyampaikan emosi yang jujur tentang rasa dikhianati dan sulitnya mempercayai orang lain.  

Share
Topics
Editorial Team
Dimas Prasetyo
EditorDimas Prasetyo
Follow Us

Latest in Life

See More