Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Ciri-Ciri Kucing Nakal yang Wajib Dipahami Pemiliknya

5 Ciri-Ciri Kucing Nakal yang Wajib Dipahami Pemiliknya
Freepik
Intinya Sih
  • Kucing nakal biasanya menunjukkan perilaku destruktif seperti mencakar furnitur dan menjatuhkan barang secara sengaja.

  • Kebiasaan menggigit dan menggaruk tanpa alasan jelas bisa menjadi tanda kucing sedang mencari perhatian atau kelebihan energi.

  • Perilaku nakal pada kucing umumnya bisa diatasi dengan stimulasi fisik dan mental yang cukup setiap harinya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Punya kucing di rumah memang menyenangkan, namun ada momen tertentu yang bikin geleng-geleng kepala karena tingkah lakunya yang di luar dugaan.

Dari vas bunga yang tiba-tiba jatuh sampai sofa kesayangan yang penuh bekas cakaran, semua itu sudah jadi cerita klasik para cat parent.

Sebelum frustrasi duluan, penting untuk memahami bahwa perilaku 'nakal' pada kucing sebenarnya punya alasan di baliknya. Memahami ciri-cirinya lebih awal bisa membantu menemukan solusi yang tepat agar kehidupan bersama si berbulu tetap harmonis.

Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa ciri-ciri kucing nakal yang wajib dipahami pemiliknya.

Yuk, disimak!

Deretan Ciri-Ciri Kucing Nakal

1. Suka menjatuhkan barang dari meja secara sengaja

Kucing Oranye
Freepik

Siapa yang pernah melihat kucingnya menatap mata lurus ke depan sambil pelan-pelan mendorong gelas atau benda lain dari atas meja?

Tingkah ini bukan sekadar kecelakaan, melainkan perilaku yang memang dilakukan dengan penuh kesadaran. Perlu diketahui kalau kucing secara naluriah tertarik pada gerakan benda yang jatuh sekaligus ingin menguji reaksi pemiliknya.

Memberikan mainan interaktif atau meluangkan waktu bermain bersama bisa menjadi solusi efektif untuk mengalihkan kebiasaan ini.

Kucing yang merasa cukup terstimulasi cenderung tidak perlu 'membuat onar' hanya untuk mendapatkan perhatian.

2. Mencakar furnitur dan benda-benda di rumah

Kucing Oranye
Freepik/wirestok

Cakaran pada sudut sofa atau kaki meja menjadi pemandangan yang sudah sangat akrab bagi para cat parent.

Mencakar memang perilaku alami kucing untuk merawat kuku, meregangkan otot, sekaligus menandai wilayah, dan kucing yang tidak memiliki tempat cakar memadai akan otomatis beralih ke furnitur rumah sebagai pilihan paling mudah dijangkau.

Menyediakan scratching post di beberapa titik strategis menjadi langkah paling dasar yang bisa dilakukan. Pastikan bahan dan tingginya sesuai preferensi kucing agar ia benar-benar mau menggunakannya dan tidak kembali melirik sofa kesayangan.

3. Menggigit dan menggaruk tangan pemilik tanpa alasan jelas

Kucing Oranye
Freepik

Sedang asyik mengelus kucing, tiba-tiba kucing berbalik dan menggigit tangan tanpa peringatan yang jelas.

Momen ini sering disebut sebagai petting-induced aggression, yaitu kondisi ketika kucing merasa kelebihan stimulasi meski sedang diperlakukan dengan lembut sekalipun.

Belajar membaca bahasa tubuh kucing memang kunci untuk menghindari momen tidak menyenangkan ini.

Ekor yang mulai bergerak cepat, telinga yang sedikit mendatar, atau kulit yang bergetar adalah sinyal halus yang biasanya muncul sebelum gigitan terjadi, dan itu saatnya untuk berhenti mengelus.

4. Aktif di malam hari dan sering mengganggu tidur pemilik

Kucing Oranye
Freepik

Banyak pemilik kucing yang sudah tidak asing dengan situasi terbangun di tengah malam karena suara gaduh atau kucing yang tiba-tiba berlari di atas kasur.

Kucing memang memiliki sifat crepuscular, artinya mereka secara alami lebih aktif di waktu fajar dan senja, sehingga energi yang tidak tersalurkan di siang hari akan dilepaskan justru saat pemiliknya beristirahat.

Rutinitas bermain aktif di sore hari sebelum tidur bisa membantu menguras energi kucing secara signifikan. Waktu makan yang dijadwalkan lebih malam juga bisa membuat kucing merasa kenyang dan jauh lebih tenang saat jam tidur tiba.

5. Kabur keluar rumah setiap ada kesempatan

Kucing Oranye
Freepik

Kucing yang selalu mengintai pintu dan langsung menyelinap keluar begitu ada celah termasuk ciri khas dari kucing yang memiliki rasa ingin tahu tinggi. Karakter tersebut sekaligus membuat kucing punya naluri menjelajah yang kuat.

Dorongan ini tidak selalu berarti kucing tidak betah di rumah, melainkan lebih kepada insting alaminya yang mendorong mereka untuk mengeksplorasi wilayah baru.

Memperkaya lingkungan dalam rumah dengan cat tree, mainan yang berganti secara berkala, dan area jendela yang nyaman untuk mengintip aktivitas luar adalah cara efektif menekan dorongan kabur tersebut.

Kucing yang merasa 'dunianya' di dalam rumah sudah cukup memuaskan akan lebih jarang mencoba peruntungan di balik pintu.

Itulah beberapa ciri-ciri kucing nakal yang sebenarnya lebih banyak bicara soal kebutuhan mereka yang belum terpenuhi daripada sekadar kenakalan semata.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dimas Prasetyo
EditorDimas Prasetyo

Related Articles

See More