Ketahui Pentingnya Inisiasi Menyusui Dini Setelah Proses Persalinan

Proses IMD alias Inisiasi Menyusui Dini menjadi begitu penting untuk ibu dan bayi

11 Juli 2018

Ketahui Penting Inisiasi Menyusui Dini Setelah Proses Persalinan
Freepik/yanalya

Selama masa kehamilan Mama pasti sudah pernah mendengar IMD alias Inisiasi Menyusui Dini ya. Untuk lebih jelasnya IMD adalah proses Mama bisa memberikan ASI sedini mungkin setelah bayi berhasil dilahirkan. 

Saat bayi baru saja lahir, ada baiknya memang langsung diletakkan pada dada atau perut Mama. Cara seperti ini bertujuan untuk memperkenalkan bayi dalam mencari sendiri sumber ASI, sehingga secara alami bisa langsung menyusui. Proses inilah yang disebut sebagai IMD atau Inisiasi Menyusui Dini. 

IMD sendiri seolah menjadi langkah penting yang harus Mama lakukan karena akan memudahkan bayi dalam memulai proses menyusui. Proses IMD antara Mama dan bayi sendiri biasanya dilakukan selama waktu 30 menit hingga satu jam setelah kelahiran. 

Proses IMD sebenarnya sangat penting, namun belum banyak orang yang memahami seberapa penting manfaatnya. Untuk itu, Popmama.com mencoba merangkum manfaat yang bisa dirasakan Mama dan Si Kecil selama proses IMD sendiri. 

Yuk Ma, ketahui seberapa penting manfaat yang dirasakan selama proses IMD!

1. Meningkatkan fungsi imun bayi

1. Meningkatkan fungsi imun bayi
Freepik/yanalya

Seperti yang Mama sudah ketahui nih kalau ASI sendiri terbukti berperan penting sebagai sumber makanan utama Si Kecil. Selain itu, ASI dapat membantu memperkuat sistem imun atau kekebalan bayi yang baru saja lahir sehingga bisa terlindung dari berbagai penyakit. 

Saat baru lahir, bayi memiliki sistem imun yang lemah. Apalagi selama masih berada di dalam kandungan, Si Kecil hanya mendapatkan imunitas yang berasal dari makanan Mama. Untuk itu saat berhasil melahirkan, Mama perlu memberikan IMD sebagai sumber imun.  

Tak hanya ASI saja nih, beragam bakteri baik yang ada di kulit Mama juga akan membantu dalam meningkatkan sistem imunitas bayi. Proses IMD tentu akan membantu bayi dalam memakan bakteri-bakteri baik dari kulit Mama. Dengan begitu ini akan membantu Si Kecil dalam meningkatkan kekebalan tubuhnya. 

2.Memperkenalkan dan melatih keterampilan dalam proses menyusui

2.Memperkenalkan melatih keterampilan dalam proses menyusui
Unsplash/Dave Clubb

Setelah menaruh bayi di atas dada atau perut setelah proses kelahiran, ini akan membantu bayi dalam merasakan kehangatan tubuh Mama. Ini dikarenakan proses IMD harus menempelkan kulit dengan kulit, sehingga bayi akan merasa lebih nyaman. 

Proses IMD juga akan membantu indra penciuman bayi menjadi lebih peka dan mampu mencari puting secara alami melalui bau. Dengan melakukan IMD secara tidak langsung akan memperkenalkan dan melatih keterampilan Si Kecil dalam proses menyusui. 

Editors' Picks

3. Mengurangi bayi merasa panik setelah kelahiran

3. Mengurangi bayi merasa panik setelah kelahiran
Unsplash/Wes Hicks

Bayi yang berhasil melewati proses persalinan tentunya akan menangis ya, Ma. Ini dikarenakan dirinya masih merasa asing dengan apa yang ada di sekelilingnya. Si Kecil tentunya membutuhkan waktu untuk beradaptasi setelah keluar dari perut Mama. 

Beberapa penelitian menyatakan bahwa bayi yang dilahirkan secara normal dalam keadaan sehat bisa beradaptasi dengan baik, ditambah lagi dengan proses IMD atau kontak antar kulit Mama dan Si Kecil.

Berbeda halnya dengan bayi yang langsung dipisahkan Mama seletah proses kelahiran. Ini tentu akan menyulitkan Si Kecil dalam beradaptasi, serta menjadi lebih menangis karena stres dan panik akibat merasa asing dengan lingkungannya yang baru. 

Proses IMD sendiri juga akan merangsang hormon Mama, sehingga merasa lebih tenang. Ditambah ini akan membentuk awal ikatan antara Mama dan Si Kecil lewat kehangatan saat menyusui. 

4. Memperkuat hubungan Mama dan bayi

4. Memperkuat hubungan Mama bayi
Unsplash/bady qb

Proses IMD sendiri memang mengharusnya untuk melakukan kontak fisik alias skin to skin contact. Proses IMD ini diperlukan segera mungkin ya, Ma. 

Setelah Si Kecil lahir, usahakan untuk langsung melakukan proses IMD agar dapat menciptakan hingga memperkuat keintiman yang lebih dalam antara Mama dan Si Kecil. Sentuhan kulit yang terjadi juga akan menjadi cara efektif dalam menenangkan dan membuat Si Kecil merasa lebih nyaman. 

Baca Juga: Ibu Menyusui Harus Makan Kacang untuk Menghindari Bayi Kena Alergi

5. Meningkatkan motivasi untuk menyusui

5. Meningkatkan motivasi menyusui
Unsplash/Oleg Sergeichik

Setelah melahirkan, hal terpenting lainnya yang harus dilakukan Mama dan bayi adalah fase menyusui. 

Tak jarang ada orangtua yang merasa ketakutan dan khawatir saat memasuki proses menyusui, sehingga sering menimbulkan stres bahkan ini akan memengaruhi produksi ASI. Padahal jika terus dibiarkan, hal ini akan mengganggu perkembangan Si Kecil sendiri lho. 

Untuk itu proses IMD sekaligus kotak antar kulit antara Mama dan Si Kecil yang baru lahir sangat diperlukan untuk memperlancar produksi ASI. Meskipun terkesan sederhana, ini akan membantu dalam meningkatkan rasa kepercayaan diri Mama dalam proses menyusui. 

Selain itu saat ASI tidak bisa keluar dengan mudah, proses IMD sendiri akan memberikan rangsangan, sehingga produksi ASI Mama menjadi lebih lancar. 

Topic: