Fingering Vagina setelah Operasi Caesar, Kapan Boleh Dilakukan?

Jangan buru-buru ya, pastikan kesiapan fisik dan juga mental Mama

5 Februari 2022

Fingering Vagina setelah Operasi Caesar, Kapan Boleh Dilakukan
Pexels/Dainis Graveris

Penurunan gairah seksual sangat umum dialami oleh Mama pasca melahirkan. Ini terjadi karena perubahan hormon di dalam tubuh, serta banyaknya aktivitas baru dalam merawat si Kecil yang mungkin membuat Mama merasa lelah.

Belum lagi, jika sebelumnya Mama menjalani metode melahirkan caesar. Rasa sakit dan nyeri yang muncul di bekas sayatan operasi, tentu membuat tubuh merasa tidak nyaman atau mungkin belum siap untuk kembali berhubungan seks dengan pasangan.

Tapi kenyataanya, nggak semua Mama yang baru melahirkan merasakan penurunan gairah seksual lho. Ada beberapa Mama yang mungkin tetap ingin berhubungan seksual, segera setelah menjalani operasi caesar.

Karena hal inilah, banyak cara yang mungkin dilakukan oleh Mama dan Papa untuk memberikan stimulasi seksual, guna mendapatkan kenikmatan atau kepuasan. Jika pada laki-laki stimulus biasanya diberikan dengan bantuan tangan atau biasa disebut handjob, berbeda dengan perempuan nih Ma.

Pada perempuan stimulus diberikan dengan melakukan fingering vagina menggunakan jari-jari. Tapi, kapan boleh dilakukan fingering vagina setelah operasi caesar? Berikut Popmama.com berikan ulasan selengkapnya, dilansir dari Romper.com.

1. Bolehkah melakukan fingering vagina setelah operasi caesar?

1. Bolehkah melakukan fingering vagina setelah operasi caesar
Unsplash/Taras Chernus

Fingering vagina adalah aktivitas seksual yang dilakukan dengan memasukkan jari-jari ke dalam vagina, guna memberikan rangsangan seksual pada perempuan. Beberapa pasangan biasanya suka melakukan fingering vagina sebagai bagian dari foreplay Ma. Tapi bolehkah fingering vagina dilakukan setelah operasi caesar?

Para dokter umumnya menyarankan untuk tidak melakukan hubungan seks atau penetrasi dengan apapun, selama beberapa minggu setelah melahirkan. Termasuk juga penetrasi menggunakan  penis dan jari. Hal ini untuk mencegah terjadinya infeksi, karena biasanya setelah melahirkan vagina akan mengeluarkan darah selama masa nifas.

Oleh karena itu, melakukan fingering vagina baru boleh dilakukan saat kondisi Mama sudah benar-benar pulih ya.

Editors' Picks

2. Setelah operasi caesar, kapan fingering vagina boleh dilakukan?

2. Setelah operasi caesar, kapan fingering vagina boleh dilakukan
Freepik/wayhomestudio

Dilansir dari Baby Centre, penetrasi termasuk fingering vagina baru bisa dilakukan setelah rahim sembuh dan pendarahan masa nifas berhenti. Biasanya empat hingga enam minggu pasca melahirkan. Bukan tanpa alasan, ini dilakukan untuk menghindari terjadinya infeksi.

Tapi tenang Ma, masih ada cara lain kok yang bisa dilakukan untuk memenuhi hasrat seksual Papa dan Mama setelah melahirkan. Diantaranya bisa dengan melakukan cuddling, memberikan rangsangan di beberapa bagian tubuh, atau berciuman.

Menurut sebuah artikel dari Archives of Sexual Behaviour, ciuman bisa jadi aktivitas yang mempererat suatu hubungan romantis Ma. Jadi ini bisa jadi salah satu cara untuk dilakukan, sambil menunggu masa pemulihan tubuh pasca operasi caesar.

3. Fingering vagina bisa jadi cara memulai hubungan seks setelah melahirkan

3. Fingering vagina bisa jadi cara memulai hubungan seks setelah melahirkan
Freepik/wirestock

Setelah menunggu selama kurang lebih enam minggu dan telah mendapatkan persetujuan dokter, Mama dan Papa bisa mulai kembali nih melakukan hubungan seks dengan penetrasi.

Fingering vagina sendiri bisa jadi cara yang baik untuk kembali melakukan hubungan seks dengan penetrasi. Karena biasanya setelah menunggu berminggu-minggu pasca operasi caesar, tubuh mungkin merasa tidak nyaman untuk melakukan hubungan intim.

Ada baiknya Mama memulai hubungan seks secara perlahan, mulai dari meraba, hingga mencoba beberapa posisi seks baru. Mencoba beberapa posisi seks setelah melahirkan, bisa jadi lebih menyenangkan serta membuat nyaman Mama dan pasangan lho.

4. Tips melakukan fingering vagina yang aman dan nggak bikin lecet

4. Tips melakukan fingering vagina aman nggak bikin lecet
Pixabay/Tumisu

Tak hanya sekedar memasukkan jari ke vagina untuk memberikan rangsangan, fingering juga harus dilakukan dengan tepat ya Ma. Selain itu, perhatikan beberapa faktor keselamatan dan kesehatan vagina juga ya, mengingat organ perempuan yang satu ini sangatlah sensitif.

Berikut beberapa tips melakukan fingering vagina yang aman setelah operasi caesar.

  • Pastikan Papa telah memotong kuku. Kuku yang sudah terpotong rapi akan mengurangi kemungkinan lecet dan luka pada vagina.
  • Cuci tangan dengan bersih sebelum memulai fingering vagina. Mencuci tangan akan menghindari kemungkinan risiko vagina terinfeksi oleh bakteri dan kotoran yang ada di tangan.
  • Tentukan spot agar lebih nyaman. Saat melakukan fingering vagina, Mama boleh kok memberi tahu dan menentukan spot mana yang ingin dijangkau oleh Papa. Dengan begitu, Papa juga bisa menghindari area yang dirasa kurang nyaman.
  • Lakukan dengan perlahan. Karena baru memulainya kembali, lakukan fingering vagina dengan perlahan ya Ma. Nikmati saja setiap ritme yang diberikan oleh pasangan.
  • Jangan ragu untuk berhenti. Jika Mama merasa tidak nyaman dengan aktivitas fingering vagina, jangan ragu meminta pasangan untuk menghentikannya.

Nah itulah tadi Ma, informasi mengenai kapan boleh dilakukan fingering vagina setelah operasi caesar. Jangan buru-buru ya, pastikan dulu fisik dan mental Mama sudah benar-benar siap. Jika waktunya sudah tepat, Mama boleh kok minta Papa untuk melakukannya segera!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk