Membantu pembentukan tulang dan gigi bayi sejak dalam kandungan.
Menguatkan tulang ibu serta mencegah risiko gangguan tulang pada calon bayi.
Mencegah risiko berat badan lahir rendah (BBLR).
Mendukung pertumbuhan jaringan ibu dan janin, termasuk terhadap suplai darah hingga perkembangan organ.
Mendukung perkembangan sistem saraf bayi.
Menyalurkan oksigen dan nutrisi, baik bagi ibu maupun janin.
Bolehkah Ibu Hamil Buka Puasa dengan Minum Susu? Ini Penjelasannya

Minum susu saat berbuka puasa membantu mengganti kebutuhan cairan dan energi yang hilang setelah seharian berpuasa penuh.
Ibu hamil disarankan untuk membatalkan puasa dengan kurma atau air putih terlebih dahulu sebelum minum susu agar tidak mengganggu pencernaan.
Meskipun boleh, ibu hamil perlu waspada terhadap efek samping langsung dari minum susu saat berbuka puasa, seperti asam lambung, diare, perut kembung, dan begah.
Setelah menjalani puasa seharian penuh, tubuh mama tentu membutuhkan cairan serta asupan makanan yang cukup guna mengembalikan energi saat waktu berbuka puasa tiba.
Dari berbagai pilihan hidangan untuk berbuka puasa, segelas susu hangat dapat menjadi pilihan untuk berbuka.
Susu hangat berfungsi untuk mengembalikan cairan yang hilang sekaligus memberikan asupan nutrisi penting, seperti protein dan kalsium, dalam menjaga kesehatan tulang ibu serta pertumbuhan tulang dan gigi janin.
Walaupun begitu, Mama tidak dapat sembarangan langsung mengonsumsi susu begitu saja saat berbuka. Lalu, bolehkah ibu hamil berbuka puasa dengan minum susu?
Di bawah ini, Popmama.com telah merangkum jawaban dari pertanyaan tersebut. Yuk, Ma, simak penjelasan selengkapnya.
Table of Content
Berbuka Puasa dengan Susu

Minum susu menjadi salah satu pilihan minuman saat berbuka puasa bagi ibu hamil.
Susu mengandung protein dan kalsium untuk mengganti kebutuhan cairan serta energi yang hilang setelah seharian berpuasa penuh sehingga Mama kembali merasa lebih bertenaga.
Walaupun begitu, sebaiknya Mama tidak menjadikan susu sebagai hidangan berbuka utama. Mama tetap dianjurkan untuk membatalkan puasa dengan kurma atau segelas air putih terlebih dahulu agar tubuh dapat mencerna secara perlahan setelah berpuasa penuh.
Mama dapat mengonsumsi susu sekitar 15–30 menit setelah minum air putih agar perut tidak terlalu kosong saat menikmati susu hangat.
Porsi Minum Susu bagi Ibu Hamil

Idealnya, ibu hamil perlu memenuhi kebutuhan asupan nutrisinya dengan minum susu sebanyak 2 gelas setiap hari. Adapun porsi yang direkomendasikan pada setiap konsumsi satu gelas susu pun sekitar 200–250 ml.
Walaupun begitu, Mama tetap dapat minum susu saat bulan Ramadhan dengan membaginya ke dalam dua waktu, yaitu satu gelas saat sahur dan satu gelas lagi saat berbuka.
Manfaat Susu bagi Ibu Hamil

Susu khusus ibu hamil tentu mengandung beragam nutrisi penting sesuai dengan kondisi kehamilan. Nutrisi yang terdapat pada susu tersebut di antaranya adalah kalsium, protein, asam folat, zat besi, dan berbagai vitamin lainnya.
Dengan adanya nutrisi tersebut tentu mendukung perkembangan janin sekaligus menjaga kondisi tubuh Mama agar tetap optimal. Berikut merupakan beberapa manfaat dari konsumsi susu bagi ibu hamil.
Selain mengonsumsi susu, Mama juga perlu menerapkan pola makan yang sesuai dengan anjuran gizi harian agar kebutuhan asupan nutrisi selama kehamilan terpenuhi dengan optimal.
Jenis Susu untuk Ibu Hamil

Di sekitar kita, terdapat berbagai pilihan dan jenis susu untuk dikonsumsi. Namun, Mama harus selektif dalam mengonsumsi susu yang cocok saat kehamilan, seperti susu rendah lemak dan susu pasteurisasi.
Susu rendah lemak atau tanpa lemak membantu menjaga kesehatan pembuluh darah sekaligus mengontrol kadar kolesterol selama kehamilan. Hindari susu dengan kandungan lemak jenuh tinggi karena meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi tubuh mama, seperti asam lambung, diabetes gestasional, hingga preeklamsia.
Selain itu, Mama juga dapat mengonsumsi susu pasteurisasi atau susu UHT karena kedua jenis susu tersebut telah melalui banyak proses untuk menghilangkan mikroorganisme dan bakteri patogen sehingga lebih aman untuk dikonsumsi selama kehamilan.
Sementara itu, mungkin Mama juga akan bertanya terkait konsumsi SKM bagi ibu hamil. Biasanya susu tersebut digunakan dalam makanan sebagai penambah rasa manis. Mama juga perlu membatasi konsumsi makanan yang mengandung SKM karena kadar gulanya cukup tinggi.
Efek Samping Langsung Minum Susu saat Buka Puasa bagi Ibu Hamil

Meskipun ibu hamil boleh minum susu saat berbuka puasa, tetapi ibu hamil tidak dapat langsung mengonsumsinya sebagai hidangan pembuka karena akan memicu reaksi tidak nyaman sebagai berikut.
Heartburn atau asam lambung
Bagi Mama yang memiliki riwayat maag atau GERD, minum susu secara langsung saat berbuka memicu produksi asam lambung karena kandungan protein dalam susu membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga menimbulkan rasa terbakar di dada.
Risiko diare
Mama perlu mengetahui apakah diri Mama memiliki intorelansi laktosa atau tidak. Jika susu langsung diminum saat berbuka, gerakan usus dapat menjadi lebih cepat (peristaltik meningkat) menyebabkan mulas hingga diare.
Perut kembung dan begah
Setelah berpuasa penuh, sistem pencernaan masih dalam kondisi “istirahat”. Konsumsi susu secara langsung mempercepat fermentasi laktosa di dalam usus dan menghasilkan gas. Akibatnya, perut terasa kembung dan begah.
Itu tadi penjelasan terkait ibu hamil buka puasa dengan minum susu. Tetap pastikan untuk mengawali berbuka dengan segelas air putih atau buah kurma, lalu dilanjutkan dengan segelas susu.


















