- Membantu mengurangi hiperpigmentasi: Sekitar 50-70% melasma yang dialami ibu hamil dapat disamarkan karena niacinamide bekerja menghambat perpindahan melanin dalam sel kulit, sehingga membantu memudarkan noda gelap dan warna kulit tidak merata.
- Menenangkan inflamasi: Niacinamide memiliki sifat anti inflamasi yang membantu menenangkan kemerahan dan iritasi akibat perubahan hormon.
- Memperkuat skin barrier: Kandungan niacinamide mampu memperkuat skin barrier, sehingga kelembapan kulit tetap terjaga.
- Mengontrol jerawat: Jerawat hormonal dapat memburuk selama kehamilan karena peningkatan produksi sebum. Niacinamide membantu mengatur produksi minyak menyebabkan kulit kering berlebihan.
- Mendukung elastisitas kulit: Meskipun bukan perawatan langsung untuk stretch mark, niacinamide mendorong sintesis kolagen yang dapat meningkatkan ketahanan kulit secara keseluruhan.
Berapa Persen Niacinamide untuk Ibu Hamil yang Aman Digunakan?

- Niacinamide, dikenal sebagai vitamin B3, berfungsi memperkuat skin barrier, meredakan peradangan, dan membantu meratakan warna kulit dengan efek yang lembut serta minim risiko iritasi.
- Bagi ibu hamil, niacinamide dinilai aman digunakan karena penyerapan ke dalam tubuh sangat minimal dan tidak menunjukkan dampak negatif terhadap perkembangan janin berdasarkan data klinis.
- Konsentrasi niacinamide sekitar 2–5% direkomendasikan selama kehamilan untuk menjaga keamanan kulit sensitif sekaligus tetap memberikan manfaat seperti mencerahkan dan menenangkan kulit.
Selama masa kehamilan, umumnya para ibu hamil menjadi lebih selektif dalam memilih produk skincare. Setiap kandungan yang diaplikasikan ke kulit perlu dipertimbangkan dua kali, termasuk niacinamide yang belakangan ini populer karena manfaatnya untuk mencerahkan dan memperkuat skin barrier.
Itu sebabnya, banyak ibu hamuk yang mempertanyakan, berapa persen niacinamide untuk ibu hamil yang aman digunakan?
Sebelum memasukkan produk dengan kandungan niacinamide ke dalam rutinitas harian, ada baiknya Mama mengetahui rekomendasi konsentrasi yang aman serta hal-hal yang perlu diperhatikan selama kehamilan.
Simak penjelasan lengkapnya telah Popmama.com siapkan melansir dari laman Snuggy Mom.
1. Mengenal niacinamide dan perannya dalam skincare

Niacinamide dikenal juga sebagai vitamin B3 atau niconimadie. Kandungan niacinamide banyak digunakan karena mampu memperbaiki fungsi skin barrier, meredakan peradangan, serta membuat warna kulit tampak lebih merata.
Dibandingkan beberapa bahan aktif lain yang bisa terasa keras atau memicu iritasi, niacinamide menjadi pilihan yang lebih lembut dan efektif untuk mengatasi berbagai masalah kulit seperti jerawat, hiperpigmentasi, kemerahan, hingga garis halus.
2. Apakah ibu hamil moleh menggunakan niacinamide?

Penggunaan niacinamide secara umum dianggap aman untuk ibu hamil. Berbeda dengan kandungan retinoid atau hydroquinone yang lebih rentan bagi ibu hamil, niacinamide cenderung aman digunakan selama dalam konsentrasi normal.
Keamanan ini berkaitan dengan sifat molekul dan cara penyerapannya. Niacinamide merupakan vitamin yang secara alami terdapat dalam berbagai makanan serta jaringan tubuh, termasuk plasenta.
Saat diaplikasikan ke kulit, hanya sebagian kecil yang mampu menembus lapisan kulit, dan jumlah yang masuk ke peredaran darah bahkan lebih sedikit. Penyerapan yang minimal tersebut membuat risiko terhadap perkembangan janin menjadi sangat rendah.
Selain itu, studi klinis mengenai suplemen niacinamide oral dalam dosis yang direkomendasikan juga tidak menunjukkan dampak negatif pada hasil kehamilan.
Meskipun penggunaan oral berbeda dengan topikal, data ini turut memperkuat gambaran bahwa niacinamide memiliki profil keamanan yang baik secara keseluruhan.
3. Berapa persen kandungan niacinamide yang aman untuk ibu hamil?

Sebagian besar produk skincare yang dijual bebas mengandung niacinamide dalam konsentrasi sekitar 2–10%. Para dermatolog menilai kadar 5% niacinamide sebagai pilihan yang aman untuk digunakan oleh kulit sensitif, termasuk pada ibu hamil.
Konsentrasi yang lebih tinggi memang dapat memberikan manfaat tambahan, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko iritasi atau sensitivitas kulit.
Oleh karena itu, penggunaan produk dengan kandungan niacinamide sekitar 2–5% selama kehamilan lebih sering dianjurkan sebagai pilihan yang lebih aman.
4. Manfaat niacinamide untuk ibu hamil

Kehamilan dapat membawa berbagai perubahan kulit yang terkadang terasa mengganggu. Niacinamide menjadi salah satu kandungan yang mampu membantu mengatasi beberapa kondisi tersebut dengan aman.
Berikut manfaat niacinamide bagi ibu hamil, antara lain:
Nah, itu dia ulasan mengenai berapa persen niacinamide untuk ibu hamil yang aman digunakan. Semoga informasinya membantu, ya, Ma.
FAQ Niacinamide untuk Ibu Hamil
| 1. Apakah niacinamide aman digunakan selama kehamilan? | Ya, niacinamide umumnya dianggap aman untuk ibu hamil jika digunakan secara topikal dalam produk skincare. Kandungan ini tidak diketahui memiliki efek berbahaya pada janin dan penyerapannya melalui kulit tergolong sangat minimal. |
| 2. Berapa persen niacinamide yang sebaiknya digunakan ibu hamil? | Konsentrasi niacinamide sekitar 2–5% sering direkomendasikan karena efektif sekaligus lebih rendah risiko iritasi. Produk hingga 10% masih dapat digunakan, tetapi sebaiknya disesuaikan dengan toleransi kulit masing-masing. |
| 3. Apakah niacinamide bisa membantu mengatasi melasma saat hamil? | Bisa. Niacinamide membantu menghambat perpindahan melanin di kulit sehingga dapat membantu menyamarkan flek gelap atau melasma yang sering muncul selama kehamilan. |
| 4. Bolehkah ibu hamil menggunakan serum niacinamide setiap hari? | Pada umumnya boleh, selama kulit tidak menunjukkan tanda iritasi. Jika baru pertama kali mencoba, Mama disarankan memulai dengan frekuensi bertahap untuk melihat respons kulit. |


















