IUD adalah alat kontrasepsi berbahan plastik dengan bentuk huruf T, yang dimasukkan ke dalam rahim untuk mencegah terjadinya kehamilan. Biasanya Intra Uterine Device (IUD) ini disebut juga dengan KB spiral.
Saat ini ada dua jenis KB IUD yang bisa Mama gunakan, yaitu IUD tembaga dan IUD hormonal. Keduanya bisa dibedakan berdasarkan durasi pemakaiannya, mulai dari 3 tahun, 5 tahun atau bahkan 10 tahun.
Namun dalam penggunaanya, Mama perlu berhati-hati dan rutin kontrol. Sebab American College of Obstetricians & Gynecologists menyatakan bahwa, dari setiap seribu pemasangan alat kontrasepsi IUD, terdapat satu kasus komplikasi perforasi uterus. Hal ini umumnya terjadi karena IUD bergerak atau bergeser dari rahim, yang dalam hal medis disebut dengan translokasi IUD.
Guna mengantisipasi hal tersebut, kali ini Popmama.com akan berikan informasi mengenai 7 tanda IUD bergeser dari rahim. Yuk simak dan waspadai ya Ma!
