Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Cara Hitung Usia Kehamilan dari HPHT dengan Mudah dan Tepat

2 min read
Cara Hitung Usia Kehamilan dari HPHT dengan Mudah dan Tepat
Popmama.com/Sofya Wardhani/AI
  • Usia kehamilan umumnya dihitung dari hari pertama haid terakhir (HPHT), dengan menambahkan 7 hari untuk menentukan perkiraan minggu pertama kehamilan.

  • Perhitungan HPHT dapat membantu memperkirakan usia kehamilan dan HPL.

  • Mengetahui usia kehamilan membantu menentukan jadwal pemeriksaan serta persiapan persalinan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Menghitung usia kehamilan penting dilakukan untuk membantu ibu hamil memperkirakan perkembangan kehamilan dan menentukan waktu pemeriksaan yang sesuai. Usia kehamilan juga dapat menjadi acuan untuk memperkirakan hari perkiraan lahir (HPL).

Salah satu cara yang umum digunakan adalah menghitung usia kehamilan berdasarkan hari pertama haid terakhir (HPHT). Cara ini cukup mudah dilakukan, terutama bagi perempuan yang memiliki siklus menstruasi teratur. 

Berikut Popmama.com telah merangkum informasi mengenai cara hitung usia kehamilan dari HPHT.

  1. 1. Apa itu usia kehamilan?

    Apa itu usia kehamilan?
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Usia kehamilan merupakan periode yang digunakan untuk menggambarkan perkembangan kehamilan sejak awal perhitungan hingga mendekati waktu persalinan. Perhitungannya umumnya dimulai dari hari pertama haid terakhir (HPHT), bukan dari waktu terjadinya pembuahan.

    Usia kehamilan biasanya dihitung dalam satuan minggu dan terbagi menjadi tiga trimester, yaitu:

    • Trimester pertama: 0–12 minggu

    • Trimester kedua: 13–27 minggu

    • Trimester ketiga: 28–40 minggu

  2. 2. Bagaimana cara hitung usia kehamilan dari HPHT?

    Cara hitung usia kehamilan dari HPHT
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Cara menghitung usia kehamilan dari HPHT dapat dilakukan dengan mengetahui tanggal hari pertama menstruasi terakhir. Metode ini umumnya digunakan pada perempuan yang memiliki siklus menstruasi teratur, dengan rata-rata 28 hari.

    Sebagai contoh, apabila HPHT jatuh pada 11 September 2026, maka minggu pertama kehamilan diperkirakan dimulai pada 18 September 2026, yaitu dengan menambahkan tujuh hari dari tanggal HPHT.

    Perhitungan berdasarkan HPHT dapat memberikan perkiraan usia kehamilan. Namun, hasilnya tetap perlu disesuaikan dengan pemeriksaan kehamilan untuk mengetahui perkembangan janin secara lebih akurat.

  3. 3. Manfaat mengetahui usia kehamilan

    Manfaat mengetahui usia kehamilan
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Mengetahui usia kehamilan bukan hanya membantu Mama mengetahui sudah berapa minggu kehamilan berlangsung. Informasi ini juga dapat menjadi acuan dalam menentukan berbagai persiapan selama kehamilan. Beberapa manfaat mengetahui usia kehamilan, antara lain:

    1. Menjadwalkan pemeriksaan rutin
      Usia kehamilan membantu menentukan waktu pemeriksaan, termasuk USG untuk memantau perkembangan janin. Selain itu, usia kehamilan menjadi acuan pemeriksaan kadar serum AFP (alpha-fetoprotein) untuk membantu mengidentifikasi risiko kelainan kongenital, yang ideal dilakukan pada usia 12–14 minggu. 

    2. Memperkirakan hari perkiraan lahir (HPL)
      Perhitungan usia kehamilan juga dapat membantu memperkirakan HPL. Informasi ini dapat digunakan dokter untuk memantau apakah persalinan terjadi sebelum atau setelah waktu yang diperkirakan, sekaligus membantu Mama mempersiapkan persalinan.

    3. Membantu menentukan metode persalinan
      Usia kehamilan juga menjadi salah satu informasi yang digunakan dalam merencanakan persalinan. Dokter dapat mempertimbangkan kondisi Mama dan janin untuk menentukan metode persalinan yang sesuai, baik secara pervaginam maupun melalui operasi caesar.

    Nah, sekarang Mama sudah tahu cara hitung usia kehamilan dari HPHT. Jangan lupa tetap rutin melakukan pemeriksaan kehamilan untuk memantau kondisi Mama dan janin, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More