Menggunakan alat kontrasepsi merupakan salah satu cara umum dalam mencegah kehamilan. Melansir dari laman NHS, sebagian besar tingkat efektivitas pada setiap alat kontrasepsi mencapai 91% hingga 99%. Namun, efektivitasnya dapat menurun apabila penggunaannya tidak dilakukan sesuai anjuran atau secara rutin pada alat kontrasepsi tertentu.
Salah satu alat kontrasepsi yang cukup populer digunakan di Indonesia adalah KB suntik dengan presentase sebesar 62,42%. Tingkat efektivitanya cukup tinggi, bahkan kegagalannya hanya sebesar 4%.
Suntik KB bekerja dengan cara menyuntikkan hormon alami progestin ke dalam tubuh untuk mencegah pelepasan sel telur, menipiskan lapisan rahim agar embrio sulit menempel, hingga mengentalkan lendir serviks agar spema sulit masuk.
Meski dikenal efektif, kehamilan tetap dapat terjadi ketika sedang menggunakan KB suntik. Tanda-tanda kehamilannya pun mirip dengan efek samping KB suntik sehingga sering tidak disadari.
Berikut ciri-ciri hamil saat masih KB suntik yang sudah Popmama.com rangkum di bawah ini.
